Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq
icon search
icon search

Top Performers

Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq

Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq

Daftar Isi

CEO dan Founder Global Makro, Raoul Pal, membantah anggapan bahwa investor telah meninggalkan aset kripto dan beralih sepenuhnya ke saham teknologi.

Pendiri Real Vision itu menilai narasi bahwa “kripto sudah mati” tidak sesuai dengan data pasar yang terjadi sejak titik terendah siklus pada 2022.

Melalui unggahannya di media sosial X, Pal menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) masih mencatat kinerja yang lebih baik dibanding Nasdaq 100 meski sektor teknologi, terutama saham terkait kecerdasan buatan (AI), terus menarik perhatian investor dalam beberapa tahun terakhir.

 

Bitcoin Ungguli Nasdaq Sejak Kejatuhan FTX

Pal menggunakan November 2022 sebagai titik awal perbandingan. Saat itu, runtuhnya bursa kripto FTX membuat harga Bitcoin jatuh hingga sekitar US$15.700 dan memicu salah satu periode paling suram dalam sejarah pasar kripto.

 

BTC vs Nasdaq

Sumber Gambar: X.com/RoulPal

 

Namun sejak titik terendah tersebut, Bitcoin berhasil bangkit signifikan. Data yang dibagikan Pal menunjukkan Bitcoin telah naik sekitar 318% hingga diperdagangkan di kisaran US$65.800.

Sebagai pembanding, indeks Nasdaq 100 yang berisi saham-saham teknologi besar seperti Nvidia, Microsoft, Apple, dan Amazon naik sekitar 187% pada periode yang sama hingga mencapai level sekitar 30.660 poin.

Perbedaan performa tersebut menjadi dasar argumen Pal bahwa investor tidak bisa begitu saja menyimpulkan bahwa modal telah berpindah sepenuhnya dari aset kripto ke saham teknologi.

“Narasi bahwa ‘kripto sudah mati dan semuanya beralih ke saham teknologi’ memang menarik untuk dipercaya. Namun hasil yang terlihat sejak titik terendah siklus likuiditas pada 2022 justru menunjukkan fakta yang berbeda,” kata Pal.

 

Baca juga berita terbaru: Ternyata Ini 3 Penyebab Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Terus Melemah

 

Likuiditas Dinilai Jadi Faktor Utama

Menurut Pal, pergerakan harga aset berisiko lebih banyak dipengaruhi oleh siklus likuiditas dibanding narasi yang berkembang di pasar.

 

Screenshot 2026 06 04 at 13.51.29

Sumber Gambar: X.com

 

Ia telah lama berpendapat bahwa ketika likuiditas global meningkat, aset dengan risiko tinggi seperti Bitcoin dan saham teknologi cenderung memperoleh manfaat terbesar. 

Sebaliknya, ketika kondisi keuangan mengetat dan suku bunga tinggi, aset-aset tersebut biasanya menghadapi tekanan.

Dalam konteks saat ini, Pal menilai pelemahan yang terjadi di pasar kripto masih tergolong koreksi dalam siklus yang lebih besar, bukan tanda bahwa minat investor terhadap aset digital telah berakhir.

 

Bitcoin Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Meski unggul dibanding Nasdaq dalam periode yang dianalisis Pal, harga Bitcoin saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertingginya.

 

Screenshot 2026 06 04 at 13.48.33

Sumber Gambar: CounMarketCap

 

Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$64.000 pada Kamis (4/6), turun sekitar 4,4% dalam 24 jam terakhir. Angka tersebut masih jauh dari rekor tertinggi sebelumnya di kisaran US$126.080.

Koreksi harga yang terjadi belakangan ini muncul bersamaan dengan meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global.

 

Baca berita selanjutnya: 2 Kabar Besar dari AS yang Bisa Jadi ‘Game Changer’ untuk Bitcoin dkk

 

Pasar Saham AS Juga Tertekan

Komentar Pal muncul di tengah pelemahan pasar saham Amerika Serikat. Menurut analis Bull Theory, lebih dari US$500 miliar nilai pasar saham AS menguap hanya dalam waktu sekitar 20 menit setelah pembukaan perdagangan.

 

SnP

Sumber Gambar: X.com/Bulltheoryio

 

“Pasar saham AS mengalami tekanan besar. Lebih dari US$500 miliar nilai pasar lenyap hanya dalam 20 menit setelah perdagangan dibuka, seiring aksi jual yang langsung membayangi bursa sejak awal sesi,” tulis Bull Theory

Tekanan tersebut dipicu oleh kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama dari perkiraan.

Selain itu, pasar juga mencermati minimnya kemajuan dalam pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran.

Data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari ekspektasi turut memperkuat spekulasi bahwa bank sentral masih memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga tinggi guna mengendalikan inflasi.

Akibatnya, indeks S&P 500, Nasdaq 100, dan Dow Jones sama-sama bergerak melemah pada sesi perdagangan terbaru.

 

Kesimpulan

Raoul Pal menolak anggapan bahwa investor telah meninggalkan pasar kripto untuk beralih ke saham teknologi. Berdasarkan data sejak titik terendah pasar pada 2022, Bitcoin masih mencatat kenaikan sekitar 318%, lebih tinggi dibanding Nasdaq 100 yang naik sekitar 187%.

Meski Bitcoin masih berada jauh di bawah rekor tertingginya dan pasar menghadapi tekanan makroekonomi, Pal menilai narasi “kripto sudah mati” belum tercermin dalam data kinerja aset tersebut.

 

FAQ

  • Siapa Raoul Pal?
    Raoul Pal adalah mantan eksekutif Goldman Sachs yang pernah memimpin bisnis hedge fund di Eropa. Ia kini dikenal sebagai pendiri Real Vision dan analis makro yang sering membahas Bitcoin, likuiditas global, serta pasar keuangan.
  • Mengapa Raoul Pal membandingkan Bitcoin dengan Nasdaq?
    Nasdaq 100 berisi perusahaan teknologi terbesar di Amerika Serikat dan sering dijadikan acuan aset berisiko. Perbandingan ini digunakan untuk melihat apakah Bitcoin masih mampu memberikan imbal hasil lebih tinggi dibanding saham teknologi.
  • Apa yang dimaksud siklus likuiditas dalam pasar kripto?
    Siklus likuiditas mengacu pada kondisi jumlah uang yang beredar dalam sistem keuangan. Ketika likuiditas meningkat, aset berisiko seperti Bitcoin dan saham teknologi biasanya mendapatkan dorongan kenaikan harga.
  • Apakah Bitcoin masih berkorelasi dengan Nasdaq?
    Ya. Dalam beberapa tahun terakhir, korelasi Bitcoin dengan Nasdaq cenderung meningkat. Karena itu, sentimen negatif maupun positif di pasar saham teknologi sering memengaruhi pergerakan harga Bitcoin.
  • Mengapa Bitcoin belum kembali ke harga tertinggi sepanjang masa?
    Beberapa faktor masih membebani pasar, termasuk kebijakan suku bunga Federal Reserve, kondisi ekonomi global, inflasi, dan sentimen risiko investor terhadap aset berisiko.
  • Apakah Bitcoin benar-benar mengalahkan Nasdaq?
    Berdasarkan data yang digunakan Raoul Pal sejak November 2022, Bitcoin naik sekitar 318%, sedangkan Nasdaq 100 naik sekitar 187%. Namun hasil perbandingan dapat berbeda jika menggunakan periode pengukuran yang berbeda.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi CS Indodax

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER: Seluruh informasi yang disampaikan oleh Indodax terkait kinerja aset kripto, baik di masa lalu maupun saat ini, merupakan informasi yang bersifat historis. Informasi tersebut tidak menjamin kinerja di masa depan dan terdapat kemungkinan perbedaan hasil yang dapat diperoleh. Sebelum melakukan transaksi jual atau beli aset kripto, pengguna disarankan untuk melakukan riset secara mandiri (DYOR) guna memahami seluruh risiko dan informasi yang relevan.
 

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Tokoh Kripto Dunia

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
KUNCI/IDR
Kunci Coin
2
100%
EPIC/IDR
Epic Chain
10.035
26.35%
LOOKS/IDR
LooksRare
5
25%
UW3S/IDR
Utility We
5
25%
MPRO/IDR
Max Proper
5
25%
Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.136
-56.31%
PORTAL/IDR
Portal
319
-32.27%
MYX/IDR
MYX Financ
5.321
-26.1%
DEFI/IDR
DeFi
3
-25%
CHT/IDR
CyberHarbo
3
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Dulu Meremehkan, Kini Peter Brandt Sebut XRP yang Terdepan
04/06/2026
Dulu Meremehkan, Kini Peter Brandt Sebut XRP yang Terdepan

Veteran trader, Peter Brandt, membuat kejutan dengan menyebut XRP sebagai

04/06/2026
Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq
04/06/2026
Raoul Pal Tolak Isu Kripto Sudah Mati, Sebut Bitcoin Masih Kalahkan Nasdaq

CEO dan Founder Global Makro, Raoul Pal, membantah anggapan bahwa

04/06/2026
Michael Saylor Unggah ‘Back to Work’, Siap Borong Bitcoin Lagi?
04/06/2026
Michael Saylor Unggah ‘Back to Work’, Siap Borong Bitcoin Lagi?

Pendiri Strategy, perusahaan pemegang Bitcoin (BTC) Michael Saylor, kembali menjadi

04/06/2026