Ray Dalio Sebut Tatanan Dunia Runtuh, Bagaimana Nasib Crypto?
icon search
icon search

Top Performers

Ray Dalio Sebut Tatanan Dunia Runtuh, Bagaimana Nasib Crypto?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Ray Dalio Sebut Tatanan Dunia Runtuh, Bagaimana Nasib Crypto?

Ray Dalio Sebut Tatanan Dunia Runtuh, Bagaimana Nasib Crypto?

Daftar Isi

Investor miliarder dan pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio menilai tatanan global yang terbentuk setelah Perang Dunia II mulai retak. 

Pendiri Bridgewater Associates itu menyebut dunia kini memasuki “Stage 6” dalam teori Big Cycle, fase ketika kekuatan besar saling berhadapan tanpa aturan yang benar-benar mengikat.

Pernyataan tersebut kembali memicu perdebatan soal dampaknya terhadap pasar keuangan, termasuk Bitcoin (BTC) dan aset kripto.

 

Dunia Masuk “Stage 6” Versi Ray Dalio

Dalio menggambarkan sejarah sebagai siklus panjang kebangkitan dan kejatuhan kekuatan besar. Dalam fase akhir, negara dominan melemah sementara rivalnya menguat. Ketegangan meningkat, dan hubungan internasional lebih ditentukan oleh kekuatan daripada aturan.

“Dalam istilah saya, kita berada di Stage 6 dari Big Cycle, di mana muncul kekacauan besar karena tidak ada aturan yang benar-benar ditegakkan. Yang berlaku adalah kekuatan, dan terjadi benturan antar kekuatan besar,” tulisnya dikutip dari Be(in)crypto.

Menurut Dalio, berbeda dengan sistem politik domestik yang memiliki hukum dan lembaga penegak aturan, hubungan internasional tidak memiliki otoritas netral yang benar-benar mengikat. Ketika satu negara melemah dan rivalnya menguat, konflik hampir tak terhindarkan.

Ia mengidentifikasi lima bentuk konflik yang biasanya meningkat pada fase ini: 

  • Perang dagang dan ekonomi, 
  • Perang teknologi, 
  • Perang modal melalui sanksi dan pembatasan finansial, 
  • Perebutan pengaruh geopolitik dan aliansi,
  • Konflik militer.

Dalio menekankan bahwa konflik besar jarang dimulai dengan tembakan pertama. Tekanan ekonomi biasanya muncul lebih dulu.

Ia juga menyoroti dilema strategis antarnegara besar. “Pilihan yang dihadapi negara-negara yang saling berseberangan—bertarung atau mundur—sama-sama sulit. Bertarung mahal dari sisi nyawa dan uang. Mundur mahal dari sisi reputasi dan kekuatan politik,” tulisnya.

Dalio menambahkan bahwa ketika dua kekuatan sama-sama memiliki kemampuan saling menghancurkan, tingkat kepercayaan yang sangat tinggi dibutuhkan untuk menghindari eskalasi. Namun, menurutnya, situasi seperti itu jarang terjadi dalam sejarah.

Meski demikian, Dalio tidak secara eksplisit memprediksi perang. Ia menilai kondisi struktural yang biasanya muncul sebelum transisi kekuatan global kini sudah terlihat, terutama dalam rivalitas Amerika Serikat dan China, termasuk isu Taiwan.

 

Baca selanjutnya: Utang AS US$9,6 Triliun Jatuh Tempo, Bitcoin (BTC) Siap Bull Run?

 

Dampak Geopolitik ke Pasar Keuangan

Peningkatan risiko geopolitik biasanya mendorong pasar ke fase risk-off. Investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih stabil ketika ketidakpastian meningkat.

Dalam beberapa bulan terakhir, emas mencetak rekor harga tertinggi baru. Di sisi lain, pasar kripto sempat mengalami tekanan setelah gejolak akibat kebijakan tarif pada Oktober lalu.

 

 

Analis pasar Ted Pillows menyebut meningkatnya risiko global dapat memperbesar volatilitas.

“Untuk saham, ini kemungkinan berarti volatilitas lebih tinggi, valuasi lebih rendah, dan pergerakan harga yang lebih tajam seiring naiknya risiko geopolitik. Untuk kripto, melemahnya kepercayaan terhadap uang tradisional bisa mendorong minat jangka panjang, tetapi tekanan jangka pendek tetap bisa memicu gejolak harga yang ekstrem,” jelasnya

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa posisi crypto saat ini berada di persimpangan antara narasi lindung nilai dan statusnya sebagai aset berisiko tinggi.

 

Di Mana Posisi Crypto?

Fragmentasi sistem keuangan global berpotensi mengubah peran aset kripto. Jika sanksi, pembekuan aset, dan pembatasan transaksi lintas negara semakin sering terjadi, jaringan terdesentralisasi seperti Bitcoin bisa dipandang sebagai jalur alternatif di luar sistem perbankan konvensional.

Karakteristik seperti tahan sensor dan tidak dapat dibekukan oleh satu otoritas menjadi relevan dalam konteks ketegangan ekonomi.

Namun, crypto tetap sangat sensitif terhadap likuiditas global. Ketika kebijakan moneter mengetat atau investor menghindari risiko, aset volatil seperti Bitcoin dan altcoin cenderung terkena tekanan lebih dulu.

Dengan kata lain, perubahan tatanan global bisa memperkuat narasi jangka panjang crypto, tetapi dalam jangka pendek, pergerakan harga tetap bergantung pada sentimen risiko global.

 

Baca juga berita terbaru: Daftar Negara Bebas Pajak Kripto di 2026, Ini Detailnya

 

Kesimpulan

Pernyataan Ray Dalio menegaskan bahwa perubahan struktur global bukan lagi isu teoretis, melainkan dinamika yang sedang berlangsung. Rivalitas antar kekuatan besar, perang dagang, serta penggunaan sanksi finansial sebagai instrumen geopolitik menunjukkan sistem internasional memasuki fase tekanan yang lebih kompleks.

Dalam konteks tersebut, pasar kripto berada pada posisi yang tidak sederhana. Fragmentasi keuangan global dapat memperkuat relevansi aset terdesentralisasi seperti Bitcoin dalam jangka panjang, namun sensitivitasnya terhadap likuiditas dan sentimen risiko membuat volatilitas tetap tinggi dalam jangka pendek. 

 

FAQ

  • Apa itu teori Big Cycle Ray Dalio?
    Big Cycle adalah teori yang menjelaskan pola naik-turun kekuatan besar sepanjang sejarah. Siklus ini mencakup fase pertumbuhan, puncak dominasi, penurunan, hingga transisi kekuasaan.
  • Mengapa Dalio menyebut dunia berada di Stage 6?
    Stage 6 adalah fase ketika aturan global melemah dan rivalitas antarnegara besar meningkat. Biasanya ditandai perang dagang, sanksi finansial, serta tekanan geopolitik yang lebih intens.
  • Apakah konflik AS-China bisa memengaruhi harga Bitcoin?
    Ya. Ketegangan geopolitik dapat memicu ketidakpastian pasar dan mengurangi selera risiko investor. Hal ini sering berdampak pada volatilitas Bitcoin dan altcoin.
  • Apakah Bitcoin benar-benar menjadi safe haven saat krisis global?
    Bitcoin sering disebut emas digital karena suplai terbatas dan sifatnya terdesentralisasi. Namun, dalam krisis akut, banyak investor masih memilih emas sebagai lindung nilai utama karena volatilitasnya lebih rendah.
  • Bagaimana sanksi ekonomi bisa meningkatkan relevansi crypto?
    Sanksi dan pembekuan aset lintas negara dapat mendorong penggunaan jaringan terdesentralisasi untuk transfer nilai, karena tidak bergantung pada otoritas tunggal atau sistem perbankan tradisional.
  • Apakah Ray Dalio memprediksi Perang Dunia III?
    Tidak. Dalio tidak membuat prediksi langsung tentang perang global. Ia menilai kondisi historis yang sering mendahului transisi kekuatan besar saat ini mulai terlihat, tetapi hasil akhirnya tetap bergantung pada dinamika politik dan ekonomi ke depan.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
2
100%
DEGEN/IDR
Degen
29
45%
SYN/IDR
Synapse
2.190
36.88%
EPIC/IDR
Epic Chain
11.387
32.82%
LOOKS/IDR
LooksRare
5
25%
Nama Harga 24H Chg
SAPIEN/IDR
Sapien
1.517
-74.72%
ZEN/IDR
Horizen
93.486
-53.52%
STIK/IDR
Staika
1.792
-42.19%
PORTAL/IDR
Portal
317
-28.28%
MORPHO/IDR
Morpho
31.683
-27.99%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Charles Hoskinson Unggah Pesan Perpisahan, Ada Apa dengan Cardano?

Pendiri Cardano (ADA), Charles Hoskinson, mengunggah pesan singkat "TTYL" (Talk

Smart Money Borong Token HYPE Saat Pasar Crypto Dilanda Ketakutan
04/06/2026
Smart Money Borong Token HYPE Saat Pasar Crypto Dilanda Ketakutan

Token HYPE milik Hyperliquid menjadi sorotan setelah data on-chain menunjukkan

04/06/2026
Hati-Hati Klik Link! Scam Kripto Incar Fans FIFA Lewat Tiket Palsu Piala Dunia 2026
04/06/2026
Hati-Hati Klik Link! Scam Kripto Incar Fans FIFA Lewat Tiket Palsu Piala Dunia 2026

Otoritas Amerika Serikat memperingatkan lonjakan scam kripto yang menargetkan penggemar

04/06/2026