Pasar keuangan global langsung menunjukkan tekanan setelah libur Lebaran, dengan saham Asia kompak anjlok dan kripto ikut melemah.
Sentimen negatif dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah serta perubahan ekspektasi suku bunga global.
Bursa Asia Dibuka Merah, Jepang dan Korea Tertekan
Dilansir dari CNBC Indonesia, perdagangan saham Asia pada Senin pagi (23/3) langsung dibuka di zona merah di hampir seluruh kawasan Asia.

Sumber: CNBC
Indeks Straits Times (Singapura) turun sekitar 1,9% ke 4.854,77, sementara Hang Seng (Hong Kong) melemah 1,93% ke 24.789,14.
Tekanan paling dalam terjadi di Jepang dan Korea Selatan. Nikkei Jepang anjlok 4,83% ke 50.762,18, sedangkan Kospi Korea Selatan turun tajam 6,29% ke 5.417,61.
Saham-saham besar ikut terseret. Samsung Electronics turun 5%, SK hynix melemah 5,56%, dan Hyundai Motor turun 4,09%.
Baca juga: Peringatan JPMorgan: Harga Minyak Bisa Membebani Bitcoin, Ini Alasannya
Bitcoin dan Ethereum Ikut Melemah

Sumber: CoinMarketCap
Tekanan tidak hanya terjadi di pasar saham, tetapi juga merambat ke pasar kripto. Berdasarkan data terbaru, Bitcoin (BTC) berada di $68.612, turun sekitar 6,22% dalam 7 hari.
Sementara itu, Ethereum (ETH) berada di $2.054 dengan penurunan 8,35% dalam periode yang sama.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa kripto saat ini masih bergerak searah dengan aset berisiko lainnya.
Ketika pasar global mengalami tekanan, investor cenderung mengurangi eksposur ke aset volatil, termasuk kripto.
Perang dan Suku Bunga Jadi Pemicu Utama
Penyebab utama tekanan pasar datang dari dua arah sekaligus. Pertama, eskalasi konflik Iran dan Amerika Serikat yang meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global.
Selat Hormuz menjadi titik krusial karena jalur ini dilalui sebagian besar distribusi minyak dunia.
Kedua, kenaikan yield obligasi AS tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam 8 bulan. Kenaikan ini mencerminkan ekspektasi bahwa suku bunga global akan tetap tinggi lebih lama. Dampaknya langsung terasa. Investor menjadi lebih berhati-hati dan memilih keluar dari aset berisiko.
Selain itu, lonjakan harga energi berpotensi menekan ekonomi Asia yang banyak bergantung pada impor energi.
Kesimpulan
Penurunan serentak di saham Asia dan kripto menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase risk-off, di mana investor menghindari risiko tinggi.
Kombinasi konflik geopolitik dan tekanan suku bunga menciptakan ketidakpastian yang besar dalam jangka pendek.
Selama dua faktor ini belum mereda, pasar berpotensi tetap volatil dengan kecenderungan defensif.
FAQ
1. Kenapa saham Asia turun hari ini?
Karena meningkatnya konflik geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan yield obligasi AS yang membuat investor lebih berhati-hati.
2. Apakah Bitcoin dan Ethereum terpengaruh kondisi global?
Ya, saat ini kripto sering bergerak searah dengan aset berisiko seperti saham.
3. Apa itu kondisi risk-off di pasar?
Risk-off adalah kondisi ketika investor menghindari aset berisiko dan memilih aset yang lebih aman.
4. Kenapa Selat Hormuz penting bagi pasar?
Karena jalur ini dilalui sekitar 20% pasokan minyak global, sehingga gangguan bisa memicu inflasi dan tekanan ekonomi.
5. Apakah pasar bisa rebound dalam waktu dekat?
Bisa, tetapi sangat tergantung pada perkembangan konflik dan kebijakan suku bunga global.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Ethereum, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
