Pendiri Strategy, Michael Saylor, kembali membuat pernyataan agresif soal masa depan Bitcoin.
Ia yakin strategi akumulasi perusahaannya mampu mendorong harga Bitcoin hingga $1 juta per koin, atau setara sekitar Rp16,6 miliar, bahkan berpotensi mencapai $10 juta dalam skenario ekstrem.
Pernyataan ini disampaikan Saylor di Bitcoin MENA Conference pada Senin (8/12) lalu, di tengah meningkatnya peringatan analis soal risiko siklus bear market baru.
Strategy Klaim Jadi Mesin Penggerak Adopsi Bitcoin
NEW??- DOES MSTR OWNING 3% OF THE BITCOIN SUPPLY CREATE ANY CONCENTRATION RISK?
MICHAEL SAYLOR: pic.twitter.com/BtrNbfUkE9
— Neil Jacobs | Bitcoin | FOMO21 (@NeilJacobs) December 8, 2025
Saylor menyebut partisipasi korporasi kini menjadi pendorong utama monetisasi Bitcoin secara global. Menurutnya, struktur saham dan pendanaan Strategy telah memberi eksposur Bitcoin ke sekitar 15 juta penerima manfaat, mulai dari dana pensiun hingga investor ritel.
Ia menilai jumlah tersebut berpotensi melonjak hingga 100 juta orang dalam beberapa tahun ke depan. Dalam pandangannya, semakin tinggi harga Bitcoin, justru tingkat desentralisasi meningkat, karena kepemilikan tersebar luas dan sulit dilacak.
Saylor juga mengklaim arus modal Strategy telah berkontribusi pada kenaikan nilai pasar Bitcoin sekitar $1,8 triliun, yang mayoritas manfaatnya dirasakan pemegang di luar perusahaan.
Baca juga: FOMO Ritel Menguat, Tapi Kenapa Bitcoin Masih Gagal Tembus US$94 Ribu?
Target Harga Ekstrem: Dari Rp166 Juta hingga Rp166 Miliar
Saylor menyatakan jika Strategy mampu menguasai 5% jaringan Bitcoin, harga bisa mencapai $1 juta per koin. Jika kepemilikan naik ke 7,5%, ia menyebut Bitcoin berpotensi menyentuh $10 juta, atau sekitar Rp166,4 miliar per koin.
Ia bahkan menyebut tanpa peran Strategy, Bitcoin kemungkinan hanya berada di $10.000, setara sekitar Rp166 juta. Menurut Saylor, instrumen ekuitas dan kredit yang digunakan Strategy berfungsi sebagai jalur masuk institusional ke Bitcoin.
Terlepas dari pelemahan harga, Strategy terus menambah kepemilikan. Pada 8 Desember, perusahaan membeli 10.624 BTC senilai sekitar $962,7 juta dengan harga rata-rata $90.615 per koin.
Hingga Minggu (7/12), Strategy tercatat memegang 660.624 BTC, dengan total akumulasi sekitar $49,35 miliar dan imbal hasil Bitcoin 24,7% sepanjang 2025.
Analis Wanti-Wanti Risiko Bear Market
Di sisi lain, sejumlah analis melihat sinyal teknikal yang mengkhawatirkan. Valdrin Tahiri menilai Bitcoin telah keluar dari saluran jangka panjang, sebuah pola yang kerap menandai awal pasar bearish besar.
Ia menyebut indikator saat ini mirip dengan kondisi sebelum kejatuhan 2021, dengan momentum negatif yang masih dominan. Level $70.500 disebut sebagai support krusial yang perlu dijaga untuk mencegah penurunan lebih dalam.
Kesimpulan
Keyakinan Michael Saylor terhadap potensi Bitcoin mencerminkan optimisme jangka panjang berbasis adopsi institusional dan skala jaringan.
Namun, di tengah akumulasi agresif Strategy, peringatan analis menunjukkan bahwa jalan menuju Rp16 miliar per BTC masih dibayangi risiko siklus pasar yang tidak bisa diabaikan.
FAQ
- Apa maksud pernyataan Michael Saylor soal Bitcoin tembus Rp16 miliar?
Michael Saylor merujuk pada skenario harga Bitcoin mencapai $1 juta per koin, yang jika dikonversi setara sekitar Rp16,6 miliar. Ini adalah pandangan jangka panjang, bukan target harga dalam waktu dekat. - Kenapa Strategy terus mengakumulasi Bitcoin meski pasar berisiko?
Strategy melihat Bitcoin sebagai aset strategis jangka panjang dan alat lindung nilai nilai uang. Pendekatan ini fokus pada akumulasi, bukan pada fluktuasi harga harian. - Apa arti bear market yang dikhawatirkan analis?
Bear market adalah fase ketika harga aset turun dalam periode panjang disertai sentimen negatif. Dalam konteks Bitcoin, ini sering ditandai penurunan berlapis dan volume jual yang tinggi. - Apakah klaim harga ekstrem Bitcoin bisa dijadikan patokan investasi?
Tidak. Pernyataan Saylor mencerminkan opini dan keyakinan pribadi berbasis strategi korporasi, bukan prediksi pasti atau saran investasi. - Mengapa analis menyoroti level $70.500 sebagai krusial?
Level tersebut dianggap support teknikal penting, yaitu area harga yang jika ditembus ke bawah bisa memicu tekanan jual lanjutan. - Apa dampak akumulasi besar Strategy terhadap pasar Bitcoin?
Akumulasi skala besar dapat mempengaruhi likuiditas dan sentimen, tetapi arah harga tetap ditentukan oleh faktor makro dan perilaku pasar secara luas.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CCN – Michael Saylor Claims Strategy Will Drive Bitcoin Price to $10M, Says BTC Would Be at $10K Without Him, diakses pada 12 Desember 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
