Semi Annually Berapa Bulan? Ini Jawabannya
icon search
icon search

Top Performers

Semi Annually Berapa Bulan? Ini Jawabannya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Semi Annually Berapa Bulan? Ini Jawabannya

Semi Annually Berapa Bulan? Ini Jawabannya

Daftar Isi

Saat membaca istilah keuangan dalam bahasa Inggris, kamu mungkin pernah menemukan frasa “semi annually” di dokumen investasi, obligasi, deposito, laporan perusahaan, atau simulasi bunga. Sekilas istilah ini terlihat sederhana, tetapi cukup banyak orang salah menangkap maknanya karena ada kata “annual” yang identik dengan tahunan.

Padahal, semi annually tidak berarti setahun sekali. Istilah ini merujuk pada periode pembayaran, pelaporan, atau perhitungan yang dilakukan setiap enam bulan sekali. Dalam satu tahun, jadwal semi annually terjadi dua kali.

Pemahaman ini penting karena istilah semi annually sering muncul dalam konteks yang berhubungan langsung dengan uang. Jika kamu salah membaca jadwal bunga, kupon obligasi, dividen, atau perhitungan compound interest, estimasi hasil yang kamu bayangkan bisa berbeda dari kenyataan.

 

Semi Annually Berapa Bulan?

Semi annually artinya setiap 6 bulan sekali. Dengan kata lain, sesuatu yang dilakukan semi annually akan terjadi dua kali dalam satu tahun.

Contohnya, jika pembayaran bunga dilakukan secara semi annually, maka bunga tersebut tidak dibayarkan setiap bulan dan bukan pula hanya sekali setahun. Pembayarannya dilakukan dua kali, misalnya pada Januari dan Juli, atau Maret dan September, tergantung jadwal yang ditentukan dalam kontrak atau produk keuangan tersebut.

Istilah ini berasal dari dua kata. “Semi” berarti setengah, sedangkan “annually” berarti tahunan. Jika digabungkan, semi annually dapat dipahami sebagai setengah tahunan. Karena satu tahun terdiri dari 12 bulan, maka setengah tahun sama dengan 6 bulan.

Dalam penggunaan sehari-hari, istilah ini bisa muncul dalam banyak bentuk kalimat. Misalnya, “interest is paid semi annually” berarti bunga dibayarkan setiap enam bulan sekali. Jika ada kalimat “the report is published semi annually”, artinya laporan tersebut diterbitkan dua kali dalam setahun.

Dari sini, maknanya sudah cukup jelas. Namun, supaya tidak tertukar dengan istilah waktu lain, kamu juga perlu memahami perbedaan semi annually dengan annually, quarterly, monthly, dan biannual.

 

Perbedaan Semi Annually dengan Annually

Annually berarti setahun sekali, sedangkan semi annually berarti setiap enam bulan sekali. Perbedaan ini terlihat kecil, tetapi dampaknya cukup besar dalam konteks finansial.

Jika sebuah produk investasi membayar bunga annually, kamu hanya menerima pembayaran satu kali dalam setahun. Namun jika pembayarannya semi annually, kamu menerima pembayaran dua kali dalam setahun.

Misalnya, sebuah obligasi memiliki kupon tahunan 10 persen. Jika kupon tersebut dibayar annually, investor menerima pembayaran satu kali sebesar 10 persen dalam setahun. Namun jika dibayar semi annually, kupon tersebut biasanya dibagi menjadi dua periode, sehingga investor menerima pembayaran setiap enam bulan.

Perbedaan ini penting karena berkaitan dengan cash flow dalam investasi dan pengelolaan keuangan. Sebagian investor lebih menyukai pembayaran yang datang lebih sering karena dana tersebut bisa digunakan kembali, disimpan, atau diinvestasikan ulang.

 

Perbedaan Semi Annually dengan Quarterly

Quarterly berarti setiap tiga bulan sekali. Dalam satu tahun, jadwal quarterly terjadi empat kali, sedangkan semi annually hanya dua kali.

Istilah quarterly sering muncul dalam laporan keuangan perusahaan, earnings report, evaluasi bisnis, dan pembagian performa per kuartal. Jika sebuah perusahaan merilis laporan quarterly, artinya laporan tersebut diterbitkan setiap tiga bulan.

Sementara itu, semi annually lebih jarang dibanding quarterly, tetapi tetap umum dalam produk keuangan tertentu seperti obligasi, pembayaran bunga, audit berkala, dan evaluasi setengah tahunan.

Perbandingan sederhananya, quarterly lebih rapat karena berlangsung empat kali setahun, sedangkan semi annually lebih longgar karena berlangsung dua kali setahun. Dalam konteks investasi, frekuensi ini bisa memengaruhi kapan kamu menerima pembayaran dan bagaimana kamu mengatur arus kas.

 

Perbedaan Semi Annually dengan Monthly

Monthly berarti setiap bulan. Jika suatu pembayaran dilakukan monthly, maka pembayaran terjadi 12 kali dalam setahun. Ini jauh lebih sering dibanding semi annually yang hanya terjadi dua kali setahun.

Dalam produk finansial, monthly biasanya digunakan untuk cicilan, tagihan, subscription, gaji, atau bunga produk tertentu. Karena frekuensinya lebih sering, sistem monthly terasa lebih mudah dipahami oleh banyak orang.

Semi annually berbeda karena jarak waktunya lebih panjang. Kamu perlu menunggu enam bulan untuk melihat pembayaran, laporan, atau pembaruan berikutnya. Karena itu, istilah ini lebih sering muncul dalam produk yang membutuhkan periode evaluasi lebih panjang, seperti obligasi, laporan setengah tahunan, dan audit.

Memahami perbedaan monthly dan semi annually membantu kamu membaca jadwal pembayaran dengan lebih akurat. Jangan sampai kamu mengira pembayaran dilakukan setiap bulan, padahal jadwal aslinya hanya dua kali dalam setahun.

 

Perbedaan Semi Annually dengan Biannual

Semi annually dan biannual sering dianggap memiliki arti yang sama, yaitu dua kali dalam setahun. Namun, dalam praktik bahasa Inggris, biannual kadang bisa menimbulkan kebingungan karena sebagian orang mencampuradukkannya dengan biennial.

Biennial berarti sekali setiap dua tahun, sedangkan biannual berarti dua kali dalam setahun. Karena kemiripan bunyi inilah, istilah semi annually sering dianggap lebih jelas dalam dokumen keuangan.

Dalam konteks finansial, semi annually lebih aman digunakan karena langsung menunjukkan periode setengah tahunan. Saat kamu membaca dokumen investasi, kontrak, atau laporan bisnis, istilah ini biasanya dipakai untuk menghindari ambiguitas.

Jadi, jika tujuannya adalah menjelaskan jadwal setiap enam bulan sekali, semi annually adalah istilah yang lebih jelas dibanding biannual.

 

Contoh Semi Annually dalam Investasi dan Keuangan

Istilah semi annually paling sering ditemukan dalam produk investasi berbasis bunga atau kupon. Salah satu contoh paling umum adalah obligasi.

Dalam obligasi, penerbit biasanya membayar kupon kepada pemegang obligasi berdasarkan jadwal tertentu. Ada obligasi yang membayar kupon tahunan, ada yang kuartalan, dan ada juga yang semi annually. Jika kupon dibayar semi annually, investor menerima pembayaran setiap enam bulan sekali.

Misalnya, kamu memiliki obligasi dengan nilai pokok Rp10.000.000 dan kupon 10 persen per tahun yang dibayarkan semi annually. Secara sederhana, total kupon tahunan sebesar Rp1.000.000 akan dibagi menjadi dua pembayaran. Artinya, kamu menerima sekitar Rp500.000 setiap enam bulan, sebelum memperhitungkan pajak atau ketentuan lain.

Istilah ini juga bisa ditemukan pada deposito, pembagian dividen saham, terutama dalam penjelasan bunga atau simulasi hasil. Dalam beberapa kasus, bunga dapat dihitung atau dibayarkan dengan periode tertentu, termasuk setiap enam bulan.

Selain itu, semi annually juga muncul dalam pembagian dividen, laporan keuangan, review performa investasi, audit internal, hingga evaluasi bisnis. Meski bentuk penggunaannya berbeda-beda, inti waktunya tetap sama, yaitu dua kali dalam setahun.

 

Apa Itu Compound Interest Semi Annually?

Compound interest semiannually berarti bunga majemuk dihitung setiap enam bulan sekali. Dalam sistem compound interest atau bunga majemuk, bunga tidak hanya dihitung dari modal awal, tetapi juga dari akumulasi bunga yang sudah terbentuk sebelumnya..

Contohnya, jika sebuah investasi memiliki bunga tahunan 12 persen dan dihitung semi annually, maka periode perhitungannya dibagi menjadi dua. Setiap enam bulan, bunga dihitung berdasarkan tingkat bunga per periode.

Secara sederhana, bunga tahunan 12 persen dibagi menjadi 6 persen per enam bulan. Setelah periode pertama selesai, bunga yang terbentuk bisa ikut masuk dalam dasar perhitungan periode berikutnya, tergantung aturan produk tersebut.

Hal ini membuat frekuensi compounding menjadi penting. Semakin sering bunga digabungkan, potensi hasil akhirnya bisa berbeda. Compounding bulanan biasanya menghasilkan nilai akhir yang sedikit berbeda dari compounding semi annually, karena bunga dihitung lebih sering.

Namun, bukan berarti semi annually buruk. Banyak produk keuangan menggunakan sistem ini karena lebih sederhana, lebih stabil, dan lebih mudah dikelola oleh penerbit maupun investor.

 

Mengapa Semi Annually Banyak Dipakai dalam Produk Finansial?

Semi annually banyak digunakan karena memberikan keseimbangan antara efisiensi dan keteraturan pembayaran. Bagi penerbit produk keuangan, pembayaran setiap enam bulan membantu mengatur arus kas tanpa harus terlalu sering melakukan distribusi.

Bagi investor, jadwal semi annually tetap memberikan pemasukan berkala tanpa harus menunggu satu tahun penuh. Ini membuat investor bisa memperkirakan cash flow dengan lebih baik, terutama jika mereka mengandalkan kupon atau bunga sebagai sumber pendapatan pasif.

Dalam obligasi, misalnya, pembayaran semi annually sudah cukup umum karena memberi ruang bagi penerbit untuk mengelola dana secara lebih terencana. Di sisi lain, investor tetap mendapatkan kepastian jadwal pembayaran dua kali dalam setahun.

Sistem ini juga mudah dipahami dalam perencanaan keuangan. Karena satu tahun dibagi menjadi dua periode, perhitungan bunga, laporan, atau evaluasi menjadi lebih rapi dan tidak terlalu kompleks.

 

Apakah Semi Annually Lebih Menguntungkan?

Semi annually bisa menguntungkan dalam konteks tertentu, tetapi tidak selalu berarti paling besar hasilnya. Keuntungan utamanya terletak pada jadwal pembayaran yang lebih cepat dibanding sistem tahunan.

Jika bunga dibayarkan annually, kamu menunggu satu tahun penuh untuk menerima hasil. Namun jika dibayarkan semi annually, kamu menerima pembayaran setiap enam bulan. Dana yang diterima lebih cepat ini bisa digunakan untuk kebutuhan lain atau diinvestasikan kembali.

Namun, jika dibandingkan dengan compounding bulanan atau harian, semi annually biasanya memiliki frekuensi perhitungan yang lebih rendah. Dalam bunga majemuk, frekuensi perhitungan dapat memengaruhi nilai akhir investasi.

Karena itu, untuk menilai apakah semi annually menguntungkan, kamu tidak cukup hanya melihat istilahnya. Kamu juga perlu membaca tingkat bunga tahunan, metode perhitungan, pajak, biaya, tenor, dan aturan pencairan.

Dalam investasi, detail kecil seperti frekuensi pembayaran bisa memengaruhi hasil. Jadi, memahami istilah semi annually membantu kamu membaca produk keuangan dengan lebih kritis.

 

GooglXIDR - XStocks 2

 

Kesalahan Umum Saat Memahami Semi Annually

Kesalahan paling umum adalah mengira semi annually berarti setahun sekali. Ini biasanya terjadi karena orang langsung fokus pada kata “annually” tanpa memperhatikan kata “semi” di depannya.

Kesalahan berikutnya adalah menganggap semi annually sama dengan quarterly. Padahal quarterly terjadi empat kali setahun, sedangkan semi annually hanya dua kali setahun. Dalam jadwal pembayaran, perbedaan ini sangat terasa karena quarterly memberi pembayaran lebih sering.

Ada juga yang menyamakan semi annually dengan biennial. Ini lebih keliru lagi karena biennial berarti sekali setiap dua tahun. Jika istilah ini muncul dalam dokumen kontrak atau investasi, kesalahan membaca bisa membuat ekspektasi waktu menjadi jauh berbeda.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tidak membedakan antara bunga tahunan dan periode pembayaran. Misalnya, sebuah produk menampilkan bunga 12 persen per tahun dengan pembayaran semi annually. Angka 12 persen tetap angka tahunan, tetapi pembayarannya dibagi ke dalam dua periode.

Karena itu, saat membaca dokumen finansial, kamu perlu melihat dua hal sekaligus, yaitu tingkat bunga tahunan dan frekuensi pembayaran atau perhitungan. Dua hal ini tidak selalu sama.

 

Cara Membaca Istilah Semi Annually di Dokumen Keuangan

Saat menemukan istilah semi annually, langkah pertama adalah mengidentifikasi konteksnya. Apakah istilah itu merujuk pada pembayaran bunga, pembagian dividen, laporan keuangan, audit, atau perhitungan bunga majemuk.

Jika konteksnya pembayaran bunga, berarti kamu perlu melihat kapan bunga akan dibayarkan. Jika tertulis semi annually, maka pembayaran dilakukan setiap enam bulan sekali.

Jika konteksnya compound interest, berarti bunga dihitung dua kali dalam setahun. Dalam hal ini, kamu perlu memperhatikan bagaimana bunga tahunan dibagi per periode dan apakah bunga yang terbentuk ikut dihitung pada periode berikutnya.

Jika konteksnya laporan atau audit, semi annually berarti kegiatan tersebut dilakukan dua kali dalam setahun. Misalnya, perusahaan melakukan audit semi annually untuk memastikan kondisi operasional dan keuangannya tetap terpantau.

Dengan membaca konteksnya, kamu bisa menghindari salah tafsir. Satu istilah yang sama bisa muncul di banyak bidang, tetapi arti waktunya tetap konsisten, yaitu enam bulan sekali.

 

Kenapa Istilah Ini Penting untuk Investor Pemula?

Investor pemula sering fokus pada angka return, tetapi melewatkan jadwal pembayaran. Padahal, waktu pembayaran bisa memengaruhi cara kamu mengatur dana.

Misalnya, dua produk sama-sama menawarkan imbal hasil tahunan. Produk pertama membayar annually, sedangkan produk kedua membayar semi annually. Secara angka tahunan mungkin terlihat mirip, tetapi pengalaman cash flow yang kamu dapatkan berbeda.

Dengan pembayaran semi annually, kamu menerima hasil lebih cepat. Ini bisa membantu jika kamu ingin mendapatkan pemasukan berkala dari instrumen investasi tertentu.

Selain itu, memahami istilah ini juga membuat kamu lebih siap membaca dokumen berbahasa Inggris. Banyak istilah finansial internasional yang digunakan apa adanya, termasuk semi annually, quarterly, annually, maturity, yield, coupon, dan compounding.

Semakin baik kamu memahami istilah dasar seperti ini, semakin kecil risiko salah membaca produk keuangan.

 

Kesimpulan

Semi annually berarti setiap enam bulan sekali atau dua kali dalam setahun. Istilah ini sering digunakan dalam keuangan, investasi, obligasi, deposito, dividen, compound interest, laporan perusahaan, dan audit berkala.

Makna utamanya sederhana, tetapi dampaknya penting. Dalam investasi, semi annually dapat menentukan kapan kamu menerima bunga, bagaimana kupon dibayarkan, dan bagaimana bunga majemuk dihitung.

Semi annually berbeda dari annually yang berarti setahun sekali, quarterly yang berarti setiap tiga bulan, monthly yang berarti setiap bulan, dan biennial yang berarti sekali setiap dua tahun. Perbedaan ini perlu dipahami agar kamu tidak salah membaca jadwal pembayaran atau perhitungan hasil.

Jika kamu menemukan istilah semi annually dalam dokumen finansial, ingat prinsip paling dasarnya: satu tahun dibagi menjadi dua periode. Artinya, jadwalnya berlangsung setiap enam bulan sekali.

 

FAQ

1. Semi Annually Berapa Bulan dalam Keuangan?

Semi annually berarti setiap 6 bulan sekali. Dalam konteks keuangan, istilah ini biasanya digunakan untuk menjelaskan jadwal pembayaran bunga, kupon obligasi, dividen, atau perhitungan bunga majemuk.

Jika sebuah produk membayar bunga secara semi annually, kamu akan menerima pembayaran dua kali dalam setahun. Jadwal pastinya bisa berbeda tergantung produk, tetapi jarak antar pembayarannya biasanya enam bulan.

2. Apakah Semi Annually Sama dengan Dua Kali Setahun?

Ya, semi annually sama dengan dua kali setahun. Istilah ini digunakan untuk menjelaskan kegiatan, pembayaran, atau perhitungan yang dilakukan dalam dua periode selama satu tahun.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah jadwalnya tidak selalu harus Januari dan Juli. Bisa saja Maret dan September, April dan Oktober, atau periode lain selama jaraknya tetap enam bulan.

3. Apa Bedanya Semi Annually dan Annually?

Annually berarti setahun sekali, sedangkan semi annually berarti dua kali dalam setahun. Jika pembayaran dilakukan annually, kamu hanya menerima pembayaran satu kali dalam 12 bulan.

Jika pembayaran dilakukan semi annually, kamu menerima pembayaran setiap 6 bulan. Dalam investasi, perbedaan ini dapat memengaruhi cash flow karena pembayaran semi annually datang lebih cepat dibanding pembayaran tahunan.

4. Apa Bedanya Semi Annually dan Quarterly?

Semi annually berarti setiap enam bulan sekali, sedangkan quarterly berarti setiap tiga bulan sekali. Quarterly terjadi empat kali dalam setahun, sementara semi annually terjadi dua kali.

Dalam laporan keuangan, quarterly sering digunakan untuk laporan per kuartal. Dalam obligasi atau bunga tertentu, semi annually sering digunakan untuk pembayaran kupon atau perhitungan bunga setengah tahunan.

5. Apakah Semi Annually Sama dengan Biannual?

Dalam banyak konteks, semi annually dan biannual sama-sama berarti dua kali dalam setahun. Namun, semi annually sering dianggap lebih jelas karena langsung menunjukkan makna setengah tahunan.

Biannual kadang membingungkan karena mirip dengan biennial, yang berarti sekali setiap dua tahun. Karena itu, dalam dokumen keuangan, semi annually lebih aman dan lebih mudah dipahami.

6. Apa Arti Interest Paid Semi Annually?

Interest paid semi annually berarti bunga dibayarkan setiap enam bulan sekali. Jika sebuah obligasi atau produk keuangan memiliki bunga tahunan, pembayaran bunga tersebut bisa dibagi menjadi dua periode.

Misalnya, bunga tahunan 10 persen dibayarkan semi annually. Dalam praktik sederhana, pembayaran bisa dilakukan dua kali, masing-masing untuk periode enam bulan, sesuai ketentuan produk.

7. Apa Arti Compounded Semi Annually?

Compounded semi annually berarti bunga majemuk dihitung dua kali dalam setahun. Dalam sistem ini, bunga dihitung setiap enam bulan dan dapat memengaruhi nilai akhir investasi.

Jika bunga tahunan dibagi ke dalam dua periode, maka setiap periode menggunakan tingkat bunga setengah tahunan. Karena bunga majemuk menghitung akumulasi dari periode sebelumnya, frekuensi compounding dapat memengaruhi hasil akhir.

8. Apakah Semi Annually Lebih Baik daripada Monthly?

Tidak selalu. Monthly berarti pembayaran atau perhitungan dilakukan setiap bulan, sedangkan semi annually dilakukan setiap enam bulan. Jika membahas bunga majemuk, monthly biasanya memiliki frekuensi perhitungan lebih sering.

Namun, semi annually tetap banyak digunakan karena lebih sederhana dan efisien. Dalam obligasi dan produk pendapatan tetap, pembayaran semi annually bisa menjadi pilihan yang stabil karena investor tetap menerima hasil dua kali dalam setahun.

9. Kenapa Obligasi Sering Membayar Kupon Semi Annually?

Obligasi sering menggunakan pembayaran semi annually karena jadwal ini memberi keseimbangan antara kebutuhan penerbit dan investor. Penerbit obligasi bisa mengelola arus kas dengan lebih teratur, sementara investor tetap menerima pendapatan berkala.

Sistem ini juga membuat pembayaran kupon lebih mudah dijadwalkan. Karena hanya terjadi dua kali dalam setahun, administrasinya tidak serumit pembayaran bulanan, tetapi tetap lebih menarik dibanding pembayaran tahunan.

10. Bagaimana Cara Menghitung Pembayaran Semi Annually?

Cara sederhananya adalah membagi tingkat bunga tahunan ke dalam dua periode. Misalnya, jika bunga tahunan 12 persen dibayarkan semi annually, maka setiap periode enam bulan setara dengan 6 persen dari dasar perhitungan.

Namun, hasil akhir tetap bergantung pada aturan produk. Faktor seperti pajak, biaya, nilai pokok, metode compounding, dan tanggal pembayaran bisa membuat angka final berbeda. Karena itu, selalu baca ketentuan produk sebelum mengambil keputusan.

 

Itulah informasi menarik tentang Semi Annually yang bisa kamu eksplorasi lebih dalam di artikel populer Akademi crypto di INDODAX. Selain memperluas wawasan investasi, kamu juga bisa terus update dengan berita crypto terkini dan pantau langsung pergerakan harga aset digital di INDODAX Market.

Untuk pengalaman trading yang lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading kami di INDODAX. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu selalu mendapatkan informasi terkini seputar aset digital, teknologi blockchain, dan berbagai peluang trading lainnya hanya di INDODAX Academy.

 

Kamu juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Maksimalkan juga aset kripto kamu dengan fitur INDODAX Staking/Earn, cara praktis untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset yang kamu simpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!

Dalam praktekknya, transparansi aset kini diadopsi oleh sejumlah platform kripto, salah satunya melalui publikasi data Proof of Reserves (PoR) dari pihak ketiga seperti CoinMarketCap. Di Indonesia, Indodax termasuk platform yang secara rutin memperbarui informasi tersebut agar dapat diakses publik.

 

Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

 

Author : RB

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

Lebih Banyak dari Tutorial

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
SYN/IDR
Synapse
2.997
117.17%
DODO/IDR
DODO
1.349
92.71%
EPIC/IDR
Epic Chain
9.006
40.08%
BP/IDR
Backpack
4.675
39.93%
WLD/IDR
Worldcoin
9.317
28.79%
Nama Harga 24H Chg
RVM/IDR
Realvirm
5
-37.5%
PORTAL/IDR
Portal
337
-25.93%
JST/IDR
JUST
1.237
-25.08%
DEFI/IDR
DeFi
3
-25%
PRCL/IDR
Parcl
160
-23.44%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Cara Beli Saham IHSG, Apakah Bisa Dilakukan Langsung?
03/06/2026
Cara Beli Saham IHSG, Apakah Bisa Dilakukan Langsung?

Banyak investor pemula mencari cara beli saham IHSG karena mengira

03/06/2026
Cara Mendapatkan Centang Biru di TikTok, Ini Syarat Barunya
03/06/2026
Cara Mendapatkan Centang Biru di TikTok, Ini Syarat Barunya

Centang biru TikTok sering dianggap sebagai tanda bahwa sebuah akun

03/06/2026
Cara Mendapatkan 1000 Subscriber Gratis dan Aman
03/06/2026
Cara Mendapatkan 1000 Subscriber Gratis dan Aman

Mendapatkan 1000 subscriber pertama sering menjadi target besar bagi kreator

03/06/2026