Harga minyak global kembali naik tajam setelah belum adanya kepastian pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur distribusi energi penting dunia.
Di tengah tekanan geopolitik tersebut, pasar justru menunjukkan fenomena berbeda, di mana saham teknologi dan tokenized stock ikut menguat.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa sebagian investor mulai mengalihkan fokus ke sektor yang dianggap lebih tahan terhadap ketidakpastian global.
Nvidia dan Google Pimpin Kenaikan

Sumber: Indodax Market
Di pasar saham, sektor teknologi menjadi salah satu yang mencatat kenaikan paling menonjol. Saham tertokenisasi NVDIA (NVDAX) naik sekitar 3.14% mengikuti kondisi positif saham asli yang kembali menyentuh valuasi $5 triliun.
Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada NVDIA, saham tertokenisasi GOOGLE (GOOGLX) juga ikut bergerak naik mengikuti harga saham aslinya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa tokenized stock semakin sensitif terhadap pergerakan aset dasar, terutama saham teknologi besar.
Baca juga: Sisa 1 Minggu, Bitcoin Bisa Kunci April Terkuat dalam 5 Tahun Terakhir
Harga Minyak Naik, Pasar Tetap Terbelah

Sumber: TradingView
Di sisi lain, harga minyak Brent naik sekitar 24% dalam seminggu terakhir, sementara minyak WTI juga ikut menguat sekitar 23%.
Kenaikan ini dipicu oleh kekhawatiran pasokan energi akibat situasi geopolitik yang belum stabil. Namun, tidak semua sektor merespons positif.
Dikutip dari Global Banking and Finance, hanya 3 dari 11 sektor di S&P 500 yang mencatat kenaikan, yaitu teknologi, layanan komunikasi, dan keuangan.
Hal ini menunjukkan bahwa pasar sedang dalam kondisi selektif, di mana investor hanya masuk ke sektor tertentu yang dianggap memiliki potensi pertumbuhan.
Bitcoin dan Aset Lain Justru Melemah

Sumber: TradingView
Berbeda dengan saham teknologi, Bitcoin justru mengalami tekanan dan turun sekitar 3.7% ke sekitar $76.000. Hal ini mengindikasikan bahwa arus dana belum sepenuhnya mengalir ke aset kripto secara keseluruhan.
Pergerakan ini juga memperkuat pola bahwa aset tidak selalu naik bersamaan, melainkan bergerak bergantian sesuai dengan sentimen dan kondisi global.
Cara Beli Saham Tokenisasi di INDODAX
Selain melalui pasar saham konvensional, pergerakan saham NVIDA dan Google juga bisa diakses melalui aset berbasis blockchain dalam bentuk tokenized stock.
Model ini memberi alternatif akses yang lebih fleksibel, terutama bagi pengguna yang sudah terbiasa bertransaksi di platform aset kripto.
Berikut cara beli saham tertokenisasi di INDODAX:
- Lakukan registrasi di INDODAX jika belum memiliki akun, atau login ke akun yang sudah terdaftar
- Lakukan deposit dengan mengikuti panduan yang tersedia di platform
- Setelah saldo masuk, buka market INDODAX
- Cari NVIDA (NVDAX) atau Google (GOOGLX) lalu masuk ke halaman aset tersebut
- Lakukan pembelian menggunakan metode instan sesuai harga pasar atau limit order sesuai harga yang diinginkan
- Setelah pembelian, pergerakan harga dapat dipantau secara berkala
- Jika harga meningkat, aset dapat dijual kembali menggunakan metode instan atau limit order
Kesimpulan
Kenaikan harga minyak akibat ketegangan geopolitik tidak otomatis menekan seluruh pasar. Justru, sektor teknologi seperti Nvidia dan Google menunjukkan ketahanan dengan mencatat kenaikan, termasuk dalam bentuk tokenized stock.
Kondisi ini menegaskan bahwa pasar saat ini semakin kompleks, di mana pergerakan aset dipengaruhi oleh banyak faktor sekaligus.
Bagi investor, memahami perbedaan respons antar sektor menjadi penting untuk membaca arah pergerakan dana di tengah situasi global yang tidak pasti.
FAQ
1. Apa itu tokenized stock?
Tokenized stock adalah representasi digital dari saham yang diperdagangkan di blockchain, dengan nilai yang mengikuti harga saham aslinya.
2. Kenapa tokenized stock Nvidia dan Google ikut naik?
Karena tokenized stock mengikuti pergerakan saham aslinya, sehingga saat saham Nvidia dan Google naik, versi tokenized-nya juga ikut menguat.
3. Apa dampak kenaikan harga minyak ke pasar?
Kenaikan harga minyak biasanya dipicu oleh gangguan pasokan dan bisa mempengaruhi inflasi serta sentimen pasar global.
4. Kenapa Bitcoin tidak ikut naik?
Karena arus dana di pasar tidak selalu bergerak bersamaan, dan saat ini sebagian investor lebih fokus ke saham teknologi.
5. Apa hubungan geopolitik dengan pasar saham dan crypto?
Geopolitik mempengaruhi stabilitas ekonomi global, yang pada akhirnya berdampak pada pergerakan harga saham, komoditas, dan aset kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Timur Tengah Terkini, #Harga Saham NVIDIA XStocks Hari Ini, #Harga Saham Alphabet XStocks Hari Ini, #Berita Tokenized Stock






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
