Analis sekaligus co-founder Fundstrat dan kepala Bitmine, Tom Lee, kembali mengemukakan pandangan bullish terhadap Bitcoin dan Ethereum.
Dalam sebuah program yang ia hadiri, Lee tidak hanya membahas perjalanan kariernya, tetapi juga membagikan salah satu kerangka prediksi harga paling agresif yang pernah ia sampaikan mengenai aset kripto utama.
Menurut Lee, struktur pasar saat ini membuka peluang besar bagi reli kuat di tahun mendatang. Ia menegaskan bahwa Bitcoin berpotensi mencapai $200,000, level yang mewakili kenaikan sekitar 122% dari harga BTC saat ini yang berada di sekitar $90,069.
Namun, Lee menyebut ada momen penting yang menjadi kunci pembuktian prediksinya: Januari 2026.
Jika Bitcoin Tembus $126,000 di Januari, Siklus Empat Tahun Bisa “Berakhir”
Tom Lee expects Bitcoin to break into a fresh all-time high by the end of January 2026. pic.twitter.com/kB0gh1d3ee
— unusual_whales (@unusual_whales) December 6, 2025
Lee menjelaskan bahwa jika Bitcoin berhasil menutup Januari di atas $126,000, maka narasi klasik empat tahun yang selama ini menjadi acuan investor dapat dianggap selesai. Menurutnya, penutupan di atas level tersebut akan menunjukkan bahwa pasar telah memasuki dinamika baru.
Ia bahkan menilai bahwa 2026, yang secara teori seharusnya menjadi tahun “lemah” menurut pola empat tahunan, justru berpotensi menjadi tahun yang sangat kuat bagi aset kripto. Faktor utamanya adalah pergeseran cerita besar Bitcoin.
“Ini bukan lagi sekadar soal ‘digital gold’,” kata Lee.
Baca juga: 3 Altcoin Ini Selangkah Lagi dari ATH, Siap Meledak Sebelum Natal 2025?
Prediksi Bullish untuk Ethereum: Dari $16,000 hingga $250,000?
Selain Bitcoin, Lee memberikan proyeksi agresif untuk Ethereum. Ia menyoroti bahwa rasio historis ETH/BTC berada di sekitar 0.08. Jika Bitcoin benar-benar menuju $200,000, maka Ethereum hanya perlu kembali ke rata-rata rasio tersebut untuk mencapai harga sekitar $16,000.
Sebagai skenario lanjutan yang lebih ekstrem, Lee menyebut kemungkinan nilai jaringan Ethereum dapat menyamai Bitcoin. Jika itu terjadi, harga ETH secara teoritis bisa berada di sekitar $250,000.
Lee juga mengaitkan pandangannya dengan valuasi teknologi besar. Ia mencontohkan OpenAI, yang menurutnya akan bernilai sekitar $1 triliun jika IPO sekarang. Dengan logika serupa, ia menilai Ethereum juga memiliki ruang untuk mencapai valuasi beberapa triliun dolar jika menjadi infrastruktur dominan di dunia blockchain.
Volatilitas Oktober Disebut “Glitch”
Lee juga membahas penurunan tajam yang terjadi pada Oktober 2025. Ia menyebut volatilitas ekstrem pada 10 Oktober sebagai sebuah glitch, bukan refleksi pasar yang sebenarnya.
Menurutnya, mekanisme automatic deleverage (ADL) di salah satu stablecoin sempat aktif karena kesalahan harga di satu bursa, padahal harga stablecoin tersebut tetap stabil di platform lain. “Jika harga itu bersifat komposit, tidak ada yang akan likuidasi,” jelas Lee.
Ia mengatakan bahwa aktivasi ADL dari satu exchange menyebar menjadi gelombang likuidasi global.
Namun ia melihat sisi positifnya: Bitcoin bertahan di rentang $86,000–$92,000 dan Ethereum di sekitar $3,100, membentuk base kuat mirip titik rendah bear market 2022.
Bitmine Gandakan Pembelian ETH, Sebut Asetnya “Permanen”
Lee juga menegaskan posisi Bitmine terhadap Ethereum. Menurutnya, perusahaan kini memegang sekitar 3.7 juta ETH, jumlah yang lebih besar dari seluruh Digital Asset Treasuries (DATs) lainnya.
Ia menegaskan bahwa Bitmine tidak melihat alasan untuk menjual, terutama karena adanya imbal hasil dari staking. ETH yang dimiliki perusahaan disebut sebagai aset permanen dalam neraca mereka.
Dengan landasan tersebut, Lee menyimpulkan bahwa Ethereum sudah mencapai titik terendahnya.
Kesimpulan
Tom Lee kembali tampil dengan salah satu proyeksi paling optimistis untuk pasar kripto, menempatkan Bitcoin di target $200,000 dan menjadikan Januari 2026 sebagai bulan penentu arah siklus berikutnya.
Dukungan narasi baru seperti tokenisasi, base harga kuat setelah volatilitas Oktober, serta agresifnya akumulasi ETH oleh Bitmine memperkuat pandangan bullish Lee.
Jika level-level yang ia soroti, mulai dari $126,000 hingga rata-rata rasio ETH/BTC tercapai maka pasar kripto bisa memasuki fase ekspansi yang berbeda dari pola empat tahunan tradisional.
FAQ
- Mengapa Tom Lee memprediksi Bitcoin bisa naik hingga $200,000?
Karena menurutnya pasar telah memasuki fase berbeda dari siklus klasik, dan narasi tokenisasi akan menciptakan permintaan serta utilitas baru bagi Bitcoin. - Mengapa Januari 2026 menjadi bulan penting?
Jika BTC menutup bulan tersebut di atas $126,000, Lee menilai narasi klasik siklus empat tahun akan runtuh, membuka fase baru dalam pergerakan harga. - Apa alasan Lee optimistis terhadap Ethereum?
Rasio historis ETH/BTC menunjukkan potensi harga $16,000, dan jika nilai jaringan Ethereum menyamai Bitcoin, harga teoritis bisa mencapai $250,000. - Apa yang terjadi pada volatilitas 10 Oktober?
Lee menyebutnya “glitch” akibat kesalahan harga di satu exchange yang memicu ADL global, bukan kondisi fundamental pasar. - Kenapa Bitmine tidak berencana menjual ETH?
Karena mereka menganggap ETH sebagai aset strategis permanen dan mendapatkan imbal hasil melalui staking, sehingga tidak ada insentif untuk menjual.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Bitcoin Sistemi – Big Bull Tom Lee Shares New Predictions for Bitcoin and Ethereum Prices – “Everyone Expects a Drop, But…”, diakses pada 11 Desember 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
