Chairman Bitmine, Tom Lee, menilai pasar kripto kemungkinan sedang memasuki tahap akhir dari fase pelemahan yang ia sebut sebagai mini crypto winter.
“Kami masih percaya bahwa harga kripto saat ini berada pada tahap akhir dari mini crypto winter,” ujar Lee dikutip dari CCN.
Pernyataan ini muncul setelah perusahaan tersebut menambah akumulasi Ethereum (ETH) senilai sekitar US$120 juta di tengah sentimen pasar yang masih rapuh.
Langkah tersebut menarik perhatian karena dilakukan saat sebagian indikator on-chain justru menunjukkan permintaan terhadap Ethereum masih melemah, terutama dari investor Amerika Serikat.
Bitmine Tambah Akumulasi Ethereum US$120 Juta
Dalam sepekan terakhir, Bitmine membeli sekitar 60.976 ETH, meningkat dibandingkan pembelian sebelumnya yang berada di kisaran 45.000 hingga 50.000 ETH per minggu.
Dengan tambahan ini, total kepemilikan Ethereum perusahaan diperkirakan mencapai sekitar US$9,21 miliar, atau lebih dari 3,75% dari total suplai ETH yang beredar di pasar.
Sebagian besar aset tersebut juga telah digunakan dalam mekanisme staking jaringan Ethereum.
Sekitar US$6,18 miliar ETH milik Bitmine saat ini berada dalam staking, setara dengan lebih dari 2,5% dari total suplai Ethereum global.
Lee mengatakan perusahaan meningkatkan laju akumulasi karena sulit menentukan kapan pasar benar-benar mencapai titik terendah.
“Tidak ada yang benar-benar membunyikan bel saat harga mencapai titik terendah. Karena itu, strategi Bitmine adalah sedikit meningkatkan kecepatan akumulasi ETH saat ini,” tulisnya.
Ia menilai strategi akumulasi bertahap lebih realistis dibanding menunggu sinyal dasar pasar yang sering kali baru terlihat setelah tren berubah.
Baca juga berita terkait: Wallet Bitmine Tiba-Tiba Kirim 5.300 Ethereum ke Exchange, Mau Jual?
Tom Lee: Pasar Kripto Mendekati Titik Balik
Lee menyatakan harga Ethereum mulai menunjukkan ketahanan meskipun tekanan makroekonomi masih tinggi, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik dan kenaikan harga minyak global.
“Harga Ethereum menunjukkan ketahanan minggu ini, bahkan di tengah meningkatnya kekhawatiran konflik dan lonjakan harga minyak,” tambah Lee.
Menurutnya, stabilitas harga dalam situasi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa pasar sedang mendekati fase akhir dari periode pelemahan jangka pendek.
Pandangan tersebut diperkuat oleh analisis teknikal dari Tom DeMark, penasihat Bitmine sekaligus pendiri DeMark Analytics.
DeMark menemukan pola pergerakan Ethereum pada 2026 memiliki kemiripan dengan dua periode historis di pasar saham Amerika Serikat, yakni penurunan pasar tahun 2011 dan crash pasar 1987.
Tingkat korelasi terhadap pola historis tersebut diperkirakan mencapai 89% dan 93%. Jika pola tersebut berlanjut, Ethereum diperkirakan dapat mencapai titik terendah antara 8 hingga 14 Maret 2026, sedikit di bawah level terendah sebelumnya di sekitar US$1.740.
Sentimen Ethereum Masih Lemah Menurut Data On-Chain
Meski optimisme dari pihak institusional meningkat, data on-chain menunjukkan kondisi pasar belum sepenuhnya pulih.
Analis CCN, Abiodun Oladokun, menilai sejumlah indikator perilaku investor masih menunjukkan permintaan yang melemah.
“Data on-chain secara konsisten menunjukkan gambaran bearish untuk ETH,” katanya.
Salah satu indikator yang sering digunakan adalah Coinbase Premium Index, yang mengukur selisih harga Ethereum antara bursa Coinbase dan Binance. Indeks ini sering dijadikan indikator permintaan dari investor Amerika Serikat.
Saat indeks berada di wilayah positif, Ethereum biasanya diperdagangkan dengan harga lebih tinggi di Coinbase, menandakan tekanan beli dari investor AS. Sebaliknya, nilai negatif menunjukkan permintaan dari pasar Amerika melemah.
Saat ini, indeks tersebut berada di sekitar -0,0087, yang menunjukkan Ethereum diperdagangkan sedikit lebih murah di Coinbase dibandingkan Binance.
Kondisi ini mengindikasikan sebagian investor kemungkinan sedang mengurangi eksposur terhadap ETH atau melakukan realisasi keuntungan.
Penurunan permintaan dari pasar Amerika berpotensi mengurangi tekanan beli terhadap Ethereum dalam jangka pendek.
Baca berikutnya: Pasar Memantau! Co-Founder Ethereum Transfer Lebih dari 70 Ribu ETH
Akumulasi Institusi dan Sentimen Pasar Berjalan Berlawanan
Situasi ini mencerminkan perbedaan pandangan antara investor institusional dan sebagian pelaku pasar.
Di satu sisi, perusahaan seperti Bitmine terus menambah kepemilikan Ethereum dalam jumlah besar sebagai strategi jangka panjang.
Di sisi lain, data on-chain menunjukkan investor masih berhati-hati, terutama di pasar Amerika Serikat.
Perbedaan ini sering muncul ketika pasar berada dalam fase transisi sebelum tren baru terbentuk.
Jika permintaan kembali meningkat dalam beberapa minggu mendatang, optimisme bahwa mini crypto winter hampir berakhir bisa mendapatkan konfirmasi dari pergerakan pasar.
Kesimpulan
Pernyataan Tom Lee tentang berakhirnya mini crypto winter muncul bersamaan dengan langkah agresif Bitmine yang menambah akumulasi Ethereum senilai US$120 juta.
Sementara institusi mulai meningkatkan eksposur terhadap ETH, data on-chain menunjukkan permintaan dari sebagian investor masih melemah.
Kondisi ini menunjukkan pasar kripto kemungkinan sedang berada di fase penentuan arah, ketika sebagian pelaku pasar mulai mengakumulasi aset sementara yang lain masih menunggu sinyal pemulihan yang lebih kuat.
FAQ
- Apa yang dimaksud dengan mini crypto winter?
Mini crypto winter adalah periode penurunan atau stagnasi harga kripto dalam jangka waktu relatif singkat. Fase ini biasanya ditandai dengan volatilitas tinggi, sentimen pasar melemah, dan aktivitas perdagangan yang menurun. - Siapa Tom Lee dalam industri kripto?
Tom Lee adalah analis pasar dan investor yang dikenal sebagai pendiri Fundstrat Global Advisors. Ia sering memberikan analisis mengenai tren makro, pasar saham, dan aset kripto. - Mengapa perusahaan institusional membeli Ethereum dalam jumlah besar?
Institusi biasanya mengakumulasi aset ketika pasar masih berada dalam fase ketidakpastian. Strategi ini dilakukan untuk memperoleh harga lebih rendah sebelum potensi kenaikan pada siklus pasar berikutnya. - Apa itu Coinbase Premium Index dalam analisis kripto?
Coinbase Premium Index adalah indikator yang mengukur selisih harga Ethereum antara Coinbase dan Binance. Nilai positif menunjukkan permintaan kuat dari investor Amerika, sedangkan nilai negatif menunjukkan minat beli yang melemah. - Apakah akumulasi institusi dapat memengaruhi harga Ethereum?
Akumulasi dalam jumlah besar dapat mengurangi suplai yang tersedia di pasar dan meningkatkan kepercayaan investor. Dalam jangka panjang, kondisi ini sering dianggap sebagai faktor yang dapat mendukung kenaikan harga Ethereum. - Apakah Ethereum sudah mencapai titik terendah harga?
Belum ada kepastian. Beberapa analis memperkirakan Ethereum dapat mencapai titik terendah dalam waktu dekat, tetapi arah pasar tetap bergantung pada sentimen investor dan kondisi ekonomi global.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


