Tom Lee kembali menarik perhatian pasar setelah menyebut Bitcoin berpeluang mencetak rekor tertinggi baru sebelum Januari 2026.
Pernyataan ini muncul saat harga Bitcoin masih berada di kisaran $80.000-an, cukup jauh dari ATH Oktober 2025 di sekitar $126.000.
Target waktu yang singkat ini langsung memicu perdebatan. Pasar menimbang apakah optimisme Lee kali ini didukung data kuat, atau kembali mengulang pola prediksi agresif sebelumnya.
Alasan di Balik Prediksi Tom Lee
?BREAKING:
TOM LEE PREDICTS BITCOIN WILL HIT A NEW ALL-TIME HIGH BEFORE THE END OF JANUARY 2026. pic.twitter.com/AqFoalnXIg
— Crypto Rover (@cryptorover) December 18, 2025
Lee mendasarkan pandangannya pada potensi permintaan yang belum tergarap, terutama dari investor tradisional.
Menurutnya, masih banyak individu dan institusi besar yang belum memiliki eksposur Bitcoin, meski akses kini makin mudah lewat produk keuangan arus utama.
Ia menyoroti perbandingan mencolok antara jutaan dompet Bitcoin aktif dan ratusan juta akun pensiun serta broker di sistem keuangan tradisional.
Jika sebagian kecil saja dari kelompok kedua mulai masuk, permintaan bisa meningkat signifikan, meski tanpa perubahan teknologi besar.
Bagi pembaca awam, intinya sederhana. Bukan soal siapa yang sudah beli, melainkan siapa yang belum dan berpotensi masuk berikutnya.
Baca juga: Bitcoin (BTC) Cetak Golden Cross Kelima, Ada Potensi Rally 45%
Rekam Jejak Prediksi Lee Jadi Sorotan
Optimisme Lee bukan hal baru. Sepanjang 2025, ia konsisten bersikap bullish meski pasar sempat bergejolak, dan Bitcoin memang berhasil mencetak rekor tertinggi baru pada Oktober.
Namun, masalahnya ada pada waktu dan skala. Sejumlah target ambisiusnya, termasuk ekspektasi harga jauh di atas $150.000 pada 2025, tidak terwujud karena reli gagal bertahan dan berbalik melemah menjelang akhir tahun.
Dengan kata lain, arah besar prediksi Lee kerap tepat, tetapi detail waktu dan angka sering meleset. Hal ini membuat pasar kini lebih berhati-hati menilai proyeksi terbarunya.
Pasar Hadapi Realitas Volatilitas
Menjelang 2026, Bitcoin berada di persimpangan. Di satu sisi, narasi akses yang makin luas masih relevan.
Di sisi lain, pengalaman 2025 menunjukkan bahwa sentimen positif tidak selalu berujung tren berkelanjutan.
Pergerakan harga juga semakin sensitif terhadap data makro dan likuiditas. Lonjakan singkat bisa terjadi, tetapi penurunan tajam juga kerap menyusul, bahkan setelah kabar yang tampak positif.
Kesimpulan
Prediksi Bitcoin mencetak ATH sebelum 2026 mencerminkan keyakinan Tom Lee pada potensi jangka panjang, bukan kepastian jangka pendek.
Rekam jejaknya menunjukkan Lee sering benar soal arah, tetapi pasar berulang kali membuktikan bahwa waktu dan besaran pergerakan sulit ditebak.
Bagi investor, pernyataan ini lebih relevan sebagai kerangka berpikir, bukan patokan waktu yang pasti.
FAQ
- Apa yang dimaksud ATH Bitcoin?
ATH adalah harga tertinggi yang pernah dicapai Bitcoin sepanjang sejarah perdagangannya. - Mengapa Tom Lee yakin Bitcoin bisa naik lagi?
Ia melihat banyak investor besar belum masuk, sehingga potensi permintaan masih terbuka. - Apakah prediksi Tom Lee selalu akurat?
Tidak selalu. Arah sering tepat, tetapi target harga dan waktunya kerap meleset. - Faktor apa yang paling memengaruhi Bitcoin menjelang 2026?
Likuiditas, data makro, dan arus dana institusional menjadi penentu utama. - Apakah prediksi ini bisa dijadikan patokan investasi?
Lebih tepat dipandang sebagai pandangan analis, bukan jaminan pergerakan harga.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CCN – Tom Lee Calls Bitcoin’s Next ATH Before Jan 2026 — Check Out How Many Times His BTC Forecasts Came True!, diakses pada 19 Desember 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
