Harga Bitcoin (BTC) dan XRP bergerak terbatas menjelang pembahasan CLARITY Act, rancangan undang-undang yang akan menentukan arah regulasi aset kripto di Amerika Serikat.
Pelaku pasar memilih bersikap wait and see sambil menunggu hasil pertemuan Presiden Donald Trump dengan sejumlah senator dan pejabat Gedung Putih.
Di tengah ketidakpastian tersebut, kapitalisasi pasar kripto global turun sekitar 1,35% dalam 24 jam terakhir menjadi US$2,2 triliun, meski minat investor institusi terhadap Bitcoin masih tetap terjaga.
Trump Bahas CLARITY Act Bersama Senator AS
HUGE: ?? President Trump is set to meet with U.S. senators today to discuss the crypto market structure bill, better known as the CLARITY Act. https://t.co/SxeSNkMYzZ pic.twitter.com/P7cewbrVdn
— Crypto Rover (@cryptorover) July 16, 2026
Pertemuan yang digelar pada Kamis waktu setempat akan membahas CLARITY Act, RUU yang bertujuan memberikan kepastian regulasi bagi industri aset kripto di Amerika Serikat.
Agenda tersebut akan dihadiri Presiden Donald Trump bersama sejumlah pejabat dan senator, termasuk Cynthia Lummis, Bernie Moreno, Patrick Witt, Susie Wiles, serta Presiden Solana Policy Institute, Kristin Smith.
Namun, pembahasan RUU tersebut masih diwarnai perdebatan politik. Sejumlah anggota Partai Demokrat menyoroti dugaan konflik kepentingan terkait keterlibatan finansial Trump di industri kripto dan meminta aturan yang lebih ketat bagi pejabat pemerintah.
Akibat ketidakpastian tersebut, peluang CLARITY Act disahkan pada 2026 turun menjadi sekitar 41%, atau hampir 25 poin persentase lebih rendah dibandingkan sebelumnya.
Baca juga berita terkait: FOMO XRP Meningkat, Sentimen Bullishnya Lampaui Bitcoin dan Ethereum
Bitcoin dan XRP Bergerak Hati-Hati
Ketidakpastian seputar CLARITY Act membuat pergerakan Bitcoin dan XRP masih cenderung terbatas.
Melansir CoinGape, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$64.000 dengan area support utama di US$64.100.
Jika level tersebut bertahan, BTC berpeluang naik menuju US$65.500–66.000. Namun, jika ditutup di bawah US$64.000, harga berisiko terkoreksi ke area US$61.800–62.000.
Di sisi lain, XRP turun sekitar 1,37% dalam 24 jam terakhir ke kisaran US$1,10. Bertahannya level tersebut dapat membuka peluang kenaikan menuju US$1,15 hingga US$1,20. Sebaliknya, jika support US$1,10 ditembus, XRP berpotensi melemah ke sekitar US$1,06.
ETF Bitcoin Masih Catat Arus Dana Positif
Di tengah kehati-hatian pasar, minat investor institusi terhadap Bitcoin masih terlihat melalui produk ETF spot.
According to SoSoValue data, U.S. spot Bitcoin ETFs recorded total net inflows of USD 108 million on July 15, with BlackRock’s IBIT posting the largest single-day inflow at USD 80.82 million. Spot Ethereum ETFs drew USD 53.83 million, led by BlackRock’s ETHA with USD 45.29… pic.twitter.com/4YrMd19EDs
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) July 16, 2026
Berdasarkan data SoSoValue, spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat mencatat arus masuk dana bersih sebesar US$108 juta pada 15 Juli.
BlackRock melalui produk IBIT menjadi penyumbang terbesar dengan net inflow sekitar US$80,82 juta, menunjukkan bahwa permintaan dari investor institusi masih tetap terjaga meskipun pasar sedang menunggu kepastian regulasi.
Di sisi lain, spot Ethereum ETF juga mencatat arus masuk dana bersih sebesar US$53,83 juta, dengan produk ETHA milik BlackRock menyumbang sekitar US$45,29 juta.
Berbeda dengan Bitcoin, produk spot XRP ETF tidak mencatat tambahan arus dana bersih pada hari yang sama.
Meski demikian, total akumulasi dana yang telah masuk ke seluruh ETF XRP di Amerika Serikat masih mencapai sekitar US$1,48 miliar, dengan Bitwise menjadi pengelola dana terbesar.
Perkembangan CLARITY Act kini menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan pelaku pasar kripto.
Baca juga berita terbaru: Bitcoin, Ethereum, dan XRP Kompak Turun Saat Trump Bikin Pengumuman Besar Ini
Kesimpulan
Pasar kripto masih bersikap wait and see menjelang pembahasan CLARITY Act di Amerika Serikat. Hasil pertemuan tersebut berpotensi memengaruhi sentimen terhadap Bitcoin, XRP, dan aset kripto lainnya.
Sementara itu, arus dana yang masih masuk ke Bitcoin ETF menunjukkan minat investor institusi tetap kuat, meski pelaku pasar masih menunggu kepastian arah regulasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
FAQ
- Apa itu CLARITY Act?
CLARITY Act adalah rancangan undang-undang di Amerika Serikat yang bertujuan memberikan kepastian mengenai regulasi pasar aset kripto, termasuk pembagian kewenangan pengawasan terhadap aset digital. - Mengapa CLARITY Act penting bagi Bitcoin dan XRP?
Regulasi yang lebih jelas dapat meningkatkan kepercayaan investor dan institusi terhadap industri kripto. Sebaliknya, ketidakpastian regulasi sering memicu volatilitas harga Bitcoin, XRP, maupun aset digital lainnya. - Mengapa pasar kripto menunggu hasil pembahasan CLARITY Act?
Pelaku pasar ingin mengetahui apakah RUU tersebut memiliki peluang besar untuk disahkan. Hasil pembahasan dapat memengaruhi sentimen investor terhadap pasar kripto dalam jangka pendek hingga menengah. - Apa hubungan ETF Bitcoin dengan pergerakan harga BTC?
Arus masuk dana ke spot Bitcoin ETF sering dianggap sebagai indikator minat investor institusi. Semakin besar dana yang masuk, semakin besar pula potensi meningkatnya permintaan terhadap Bitcoin, meski bukan jaminan harga akan langsung naik. - Apakah XRP juga memiliki ETF di Amerika Serikat?
Ya. Saat ini terdapat beberapa produk spot XRP ETF di Amerika Serikat. Namun, berdasarkan data terbaru, ETF XRP belum mencatat tambahan arus dana bersih pada periode yang sama ketika Bitcoin ETF masih menerima inflow positif. - Apakah hasil pembahasan CLARITY Act langsung memengaruhi harga kripto?
Tidak selalu. Hasil pembahasan lebih banyak memengaruhi sentimen pasar. Pergerakan harga Bitcoin, XRP, dan aset kripto lainnya juga dipengaruhi faktor lain seperti kondisi makroekonomi, kebijakan suku bunga, arus dana ETF, serta aktivitas investor institusi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Pergerakan Harga Crypto, #Berita Regulasi Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
