Bitcoin tidak lagi hanya dimiliki oleh investor ritel atau perusahaan teknologi. Beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan publik menjadikan Bitcoin sebagai aset utama dalam neraca keuangan mereka.
Tren tersebut berkembang dari sekadar membeli Bitcoin sebagai diversifikasi menjadi membangun model bisnis yang memang berpusat pada kepemilikan Bitcoin.
Salah satu nama yang paling menarik perhatian adalah Twenty One Capital (NYSE: XXI). Perusahaan ini hadir dengan pendekatan yang berbeda karena sejak awal memang dibentuk sebagai perusahaan yang berfokus pada Bitcoin, bukan perusahaan konvensional yang kemudian menambahkan Bitcoin ke dalam cadangan asetnya.
Di balik perusahaan ini terdapat Jack Mallers, sosok yang dikenal sebagai pendiri Strike sekaligus salah satu tokoh yang cukup vokal mendorong adopsi Bitcoin secara global.
Kehadiran Twenty One Capital memperlihatkan bahwa Bitcoin kini mulai diposisikan sebagai fondasi bisnis, bukan hanya instrumen investasi.
Apa Itu Twenty One Capital?
Twenty One Capital adalah perusahaan publik yang berfokus pada kepemilikan dan pengembangan produk keuangan berbasis Bitcoin. Saham perusahaan ini diperdagangkan di New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode XXI.
Berbeda dengan perusahaan teknologi, manufaktur, atau jasa yang memperoleh keuntungan dari aktivitas operasional utama, Twenty One Capital dibangun dengan misi mengoptimalkan nilai perusahaan melalui akumulasi Bitcoin dalam jumlah besar serta pengembangan berbagai layanan keuangan yang berkaitan dengan aset tersebut.
Karena itu, banyak analis menyebut Twenty One Capital sebagai salah satu Bitcoin Treasury Company yang sejak awal memiliki identitas sebagai perusahaan berbasis Bitcoi
Siapa Pendirinya?
Perusahaan ini didirikan oleh Jack Mallers, entrepreneur asal Amerika Serikat yang telah lama dikenal dalam industri Bitcoin.
Nama Jack Mallers mulai mendapat perhatian setelah mendirikan Strike, aplikasi pembayaran yang memanfaatkan Lightning Network untuk mengirim dana secara cepat dengan biaya renda
Strike juga menjadi salah satu perusahaan yang berperan dalam implementasi Bitcoin di El Salvador ketika negara tersebut menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.
Pengalaman tersebut membuat Mallers memahami bahwa Bitcoin bukan hanya aset investasi, tetapi juga infrastruktur keuangan yang dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan.
Melalui Twenty One Capital, ia mencoba membawa gagasan tersebut ke pasar modal sehingga investor dapat memperoleh eksposur terhadap Bitcoin melalui perusahaan publik.
Mengapa Twenty One Capital Dibentuk?
Dalam beberapa tahun terakhir, muncul fenomena perusahaan yang mengumpulkan Bitcoin sebagai aset treasury.
Strategy (sebelumnya MicroStrategy) menjadi contoh paling terkenal. Kesuksesan strategi tersebut membuat banyak perusahaan mulai mempertimbangkan pendekatan serupa.
Namun Twenty One Capital memilih jalur yang berbeda. Alih-alih mengubah strategi perusahaan yang sudah ada, Twenty One Capital memang didirikan dengan tujuan utama mengakumulasi Bitcoin dan membangun ekosistem produk keuangan di atasnya.
Pendekatan ini memberi keleluasaan karena seluruh strategi bisnis sejak awal telah disesuaikan dengan karakteristik Bitcoin, mulai dari pengelolaan modal hingga arah pertumbuhan perusahaan.
Bagaimana Model Bisnis Twenty One Capital?
Model bisnis Twenty One Capital dapat dipahami melalui beberapa fokus utama.
- Pertama, perusahaan mengumpulkan Bitcoin sebagai aset inti perusahaan.
- Kedua, perusahaan mengembangkan produk dan layanan yang berkaitan dengan Bitcoin sehingga tidak hanya mengandalkan kenaikan harga aset.
- Ketiga, perusahaan memanfaatkan statusnya sebagai perusahaan publik untuk memperoleh akses pendanaan yang lebih luas apabila diperlukan.
Dengan kombinasi tersebut, perusahaan berusaha meningkatkan nilai pemegang saham melalui pertumbuhan kepemilikan Bitcoin sekaligus pengembangan bisnis di sektor keuangan digital.
Mengapa Investor Memperhatikan Twenty One Capital?
Ada beberapa alasan mengapa Twenty One Capital menjadi sorotan.
Pertama, perusahaan dipimpin oleh tokoh yang telah memiliki reputasi kuat dalam ekosistem Bitcoin.
Kedua, fokus bisnis perusahaan sangat jelas sehingga investor dapat memahami arah strateginya sejak awal.
Ketiga, perusahaan hadir ketika minat institusi terhadap Bitcoin sedang meningkat.
Masuknya ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat serta semakin banyaknya perusahaan yang memiliki cadangan Bitcoin membuat model bisnis seperti Twenty One Capital memperoleh perhatian lebih besar dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Selain itu, saham XXI dapat menjadi alternatif bagi investor yang ingin memperoleh eksposur terhadap perusahaan berbasis Bitcoin melalui pasar saham.
Mengapa Model Bitcoin Treasury Company Semakin Populer?
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan publik mulai mempertimbangkan Bitcoin sebagai bagian dari strategi pengelolaan aset (treasury).
Langkah ini didorong oleh pandangan bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai aset jangka panjang yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kas atau instrumen investasi konvensional.
Perusahaan seperti Twenty One Capital bahkan menjadikan Bitcoin sebagai fondasi utama model bisnisnya, bukan sekadar aset tambahan di neraca keuangan. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menyelaraskan strategi pendanaan, pengembangan produk, hingga arah pertumbuhan dengan perkembangan ekosistem Bitcoin.
Meningkatnya adopsi ETF Bitcoin spot, bertambahnya partisipasi investor institusi, serta semakin berkembangnya infrastruktur aset digital juga menjadi faktor yang mendorong munculnya perusahaan dengan model bisnis serupa.
Kondisi tersebut memperluas pilihan bagi investor yang ingin memperoleh eksposur terhadap Bitcoin melalui pasar modal.
Meski demikian, model Bitcoin Treasury Company juga memiliki tantangan tersendiri.
Perusahaan perlu mengelola volatilitas harga Bitcoin, menjaga struktur pendanaan tetap sehat, serta memastikan strategi bisnis mampu bertahan dalam berbagai kondisi pasar.
Apa Risiko Berinvestasi pada Perusahaan Berbasis Bitcoin?
Meskipun menawarkan peluang pertumbuhan yang menarik, perusahaan seperti Twenty One Capital juga memiliki sejumlah risiko.
Harga saham perusahaan dapat mengalami volatilitas yang tinggi karena dipengaruhi oleh harga Bitcoin.
Ketika Bitcoin mengalami penurunan tajam, nilai aset perusahaan juga ikut berkurang sehingga sentimen pasar terhadap saham dapat berubah dengan cepat.
Selain itu, regulasi mengenai aset digital masih berkembang di berbagai negara. Perubahan kebijakan dapat memengaruhi strategi perusahaan maupun persepsi investor.
Risiko lain berasal dari pendanaan. Jika perusahaan menggunakan instrumen utang atau penerbitan saham baru untuk memperoleh tambahan modal membeli Bitcoin, investor perlu memahami dampaknya terhadap struktur kepemilikan dan kesehatan keuangan perusahaan.
Dampak bagi Industri Bitcoin
Kehadiran Twenty One Capital menunjukkan bahwa pasar modal mulai memberikan ruang yang lebih besar bagi perusahaan yang sepenuhnya berorientasi pada Bitcoin.
Jika sebelumnya perusahaan publik hanya menjadikan Bitcoin sebagai salah satu aset cadangan, kini muncul perusahaan yang menjadikan Bitcoin sebagai inti model bisnisnya.
Perubahan ini membuka kemungkinan lahirnya berbagai inovasi baru, mulai dari instrumen investasi, layanan keuangan, hingga produk treasury yang seluruhnya berbasis Bitcoin.
Semakin banyak perusahaan dengan model serupa juga dapat meningkatkan partisipasi investor institusi karena tersedia lebih banyak pilihan investasi yang berada dalam pengawasan pasar modal.
Apakah Layak Diikuti Investor?
Bagi investor yang ingin memahami perkembangan industri Bitcoin, Twenty One Capital merupakan perusahaan yang layak dipantau.
Namun penting dipahami bahwa membeli saham perusahaan berbasis Bitcoin tidak sama dengan membeli Bitcoin secara langsung.
Pergerakan harga saham dipengaruhi banyak faktor, seperti kinerja manajemen, strategi pendanaan, kondisi pasar saham, hingga ekspektasi investor terhadap masa depan perusahaan.
Karena itu, sebelum berinvestasi, lakukan analisis terhadap laporan keuangan, strategi bisnis, jumlah kepemilikan Bitcoin, dan kondisi makroekonomi yang sedang berlangsung.
Kesimpulan
Twenty One Capital merupakan perusahaan publik berbasis Bitcoin yang didirikan bersama oleh Jack Mallers dan sejumlah mitra strategis, termasuk Tether, Bitfinex, serta SoftBank melalui proses business combination dengan Cantor Equity Partners
Berbeda dari perusahaan yang baru menambahkan Bitcoin ke dalam neraca keuangannya, Twenty One Capital memang dirancang sejak awal untuk mengembangkan strategi treasury Bitcoin sekaligus menghadirkan berbagai produk keuangan yang berkaitan dengan aset tersebut.
Kehadirannya menandai perubahan cara pasar modal memandang Bitcoin. Aset yang dulu dianggap hanya sebagai instrumen spekulatif kini mulai menjadi bagian dari strategi korporasi berskala besar.
Meski menawarkan peluang menarik, investor tetap perlu memahami bahwa perusahaan seperti Twenty One Capital memiliki risiko yang erat kaitannya dengan volatilitas harga Bitcoin dan dinamika regulasi.
Itulah informasi menarik tentang Twenty One Capital yang bisa kamu dalami lebih lanjut di kumpulan artikel kripto dari Indodax Academy. Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.
Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru. Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.
Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ
- Apa itu Twenty One Capital?
Twenty One Capital adalah perusahaan publik berbasis Bitcoin yang diperdagangkan di NYSE dengan ticker XXI dan berfokus pada kepemilikan Bitcoin serta pengembangan produk keuangan berbasis Bitcoin.
- Siapa pendiri Twenty One Capital?
Perusahaan ini didirikan oleh Jack Mallers, pendiri Strike dan salah satu tokoh yang aktif mendorong adopsi Bitcoin melalui Lightning Network.
- Apa perbedaan Twenty One Capital dengan Strategy?
Meskipun sama-sama memiliki eksposur besar terhadap Bitcoin, kedua perusahaan tetap menjalankan model bisnis, struktur pendanaan, dan strategi operasional yang berbeda sehingga tidak dapat dibandingkan hanya berdasarkan jumlah kepemilikan Bitcoin
- Apakah membeli saham XXI sama dengan membeli Bitcoin?
Tidak. Saham XXI dipengaruhi oleh berbagai faktor perusahaan dan pasar saham, sedangkan membeli Bitcoin berarti memiliki aset digital tersebut secara langsung.
- Apa risiko utama berinvestasi di Twenty One Capital?
Risiko utamanya meliputi volatilitas harga Bitcoin, perubahan regulasi, strategi pendanaan perusahaan, serta fluktuasi pasar modal.
Author: RZ





Polkadot 2.25%
BNB 0.30%
Solana 4.19%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
