Walmart Bersiap Jelajahi Dunia Kripto dan Hadirkan NFT
icon search
icon search

Top Performers

Walmart Bersiap Jelajahi Dunia Kripto dan Hadirkan NFT

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Walmart Bersiap Jelajahi Dunia Kripto dan Hadirkan NFT

nft img article indodax 03

Daftar Isi

Walmart Inc., raksasa pengelola department store yang berbasis di Amerika Serikat, mulai bersiap untuk menjelajahi dunia kripto dan menghadirkan NFT atau non-fungible token. Apa yang terjadi di balik langkah Walmart NFT dan kripto ini? Simak ulasannya di sini.

Pada Senin, 17 Januari 2022, laporan CNBC menyebut bahwa mereka sudah mengetahui bahwa perusahaan department store ini mengajukan sejumlah aplikasi merek dagang dengan United States Patent and Trademark Office atau USPTO pada akhir Desember lalu.

Pengajuan UPSTO ini dilakukan dalam rangka menjual barang virtual. Dalam pengajuan lain, mereka pun menyatakan bakal menyediakan cryptocurrency-nya sendiri dan NFT.

Walmart Jelajahi Dunia Kripto—Walmart NFT

Merujuk pada pengajuan itu, perusahaan swasta terbesar di Amerika ini tampaknya juga bersiap dengan “metaverse-ready”-nya, yakni dengan mencoba memperoleh perlindungan merek dagang untuk sejumlah barang virtual, mulai dari barang elektronik, mainan, perlengkapan olahraga, produk perawatan pribadi, dekorasi, sampai dengan produk perawatan kulit.

Menurut pendiri Gerben Law Firm, Josh Gerben, Walmart sudah melakukan banyak pekerjaan dalam hal cryptocurrency. Ia mengatakan, “Ada banyak bahasa dalam hal ini, yang menunjukkan bahwa ada banyak perencanaan yang terjadi di belakang layar tentang bagaimana mereka akan menangani cryptocurrency, bagaimana mereka akan menangani metaverse dan dunia virtual yang tampaknya akan datang atau itu sudah ada di sini.”

Walmart sendiri pada Oktober 2021 lalu diketahui mulai meng-hosting ATM bitcoin di sejumlah tokonya di Amerika Serikat. Hal itu terjadi usai raksasa ritel yang bermarkas di Bentonville ini secara tidak sengaja terlibat dalam skema pump-and-dump cryptocurrency pada September tahun lalu.

Dalam laporan U.Today, scammers menerbitkan siaran pers palsu mengenai Walmart yang menerima litecoin. Tak ayal, hal itu membuat harga O.G. altcoin melonjak sebelum Walmart akhirnya menyanggah pengumuman palsu tersebut. Namun, lantaran hal itu, Walmart dianggap sudah memulai program percontohan, yakni ketika pelanggan bisa membeli bitcoin di kios Coinstar di sejumlah tokonya.

Adapun pada Agustus lalu, korporasi ritel ini juga sudah mengiklankan lowongan pekerjaan untuk posisi pengembangan mata uang digital dan roadmap produk yang bisa mengidentifikasi investasi terkait kripto dan kemitraan. Dalam hal ini, Walmart diketahui sudah menyiapkan anak usahanya, Connect, yang nantinya akan melakukan pertukaran mata uang virtual dan iklan.

Pengajuan ini pun termasuk merek dagang dalam rangka menerapkan nama Walmart dan logo kembang apinya kepada layanan kesehatan dan pendidikan virtual dan sebuah teknologi yang menggabungkan benda maya, baik dua dimensi dan tiga dimensi, dengan memproyeksikan ke dalam lingkungan nyata, yang dikenal dengan nama augmented reality (AR).

Perwakilan Walmart, melalui email, menyatakan, “Walmart terus mengeksplorasi bagaimana teknologi yang muncul dapat membentuk pengalaman berbelanja di masa depan. Kami secara rutin mengajukan aplikasi merek dagang sebagai bagian dari proses inovasi.”

Sementara itu, pada awal Desember lalu, Brett Biggs selaku Chief Financial Officer Walmart menyebut bahwa pihaknya terbuka dalam mengizinkan pelanggan untuk membayar dengan mata uang kripto—kalau mereka memintanya. Meski demikian, imbuhnya, korporasi ritel ini tidak akan terburu-buru memutuskan hal tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil survei yang diterbitkan oleh Morning Consult, pelanggan Walmart lebih cenderung memegang Bitcoin ketimbang dengan rata-rata orang Amerika.

Walmart NFT: Kelanjutan dari Tren Sebelumnya?

Meski bukanlah hal yang aneh jika Walmart ikut masuk ke dunia kripto atau NFT, tetapi hal ini dianggap sebagai kelanjutan dari tren sebelumnya. Sebagaimana diketahui, usai raksasa media sosial Facebook mengubah nama menjadi Meta dan memberikan sinyalemen bahwa mereka berniat untuk mendorong metaverse, sontak terjadi lonjakan pada merek-merek besar untuk memasuki ruang dengan cryptocurrency, NFT, sampai dengan metaverse.

Nama-nama terkenal di daftar ini adalah Adidas, Nike, Gap, dan seterusnya. Mereka kini sudah mulai menjual NFT dan mengisyaratkan niat untuk menciptakan ruang virtual. Meski Walmart tidak ingin ketinggalan untuk mengikuti tren ini, tetapi mereka raksasa ritel ini tampak tidak ingin terlampau terburu-buru untuk bergabung.

Adapun aplikasi untuk peluncuran NFT sampai dengan membuka toko virtual sebelumnya sudah diajukan oleh para pengecer dan merek dagang terkenal dunia. Menurut laporan Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat, setidaknya ada 7 aplikasi yang diajukan oleh pengecer dan merek dagang terkenal pada akhir tahun lalu.

Di antara merek terkenal itu adalah Nike, GAP, Urban Outfitters, Ralph Lauren, dan Abercrombie & Fitch. Dalam hal ini, Nike diketahui sudah mengajukan banyak aplikasi merek dagang pada awal November lalu. Hal itu mempratinjau rencana mereka untuk menjual sepatu dan pakaian bermerek virtual.

Update Harga Bitcoin

Menarik bukan menyimak kemungkinan Walmart NFT dan terjunnya raksasa ritel ini ke dunia aset kripto?

Namun, di luar kabar dan kemungkinan terjadinya hal itu, jika Anda ingin mengetahui harga terakhir dari Bitcoin (BTC/IDR), Anda bisa mengeceknya melalui market Indodax.

Adapun harga terakhir Bitcoin pada Rabu (19/1/2022) di market Indodax adalah Rp603.000.000.

Silakan klik link berikut ini (https://indodax.com/market/BTCIDR) untuk mengetahui harga terbaru Bitcoin serta update harga dalam 24 jam terakhir.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Indodax Market Signal 30 Januari 2023
30/01/2023
Indodax Market Signal 30 Januari 2023

Halo member Indodax! Memasuki minggu terakhir di bulan januari 2023, ada ALICE dan SNX di jajaran aset kripto bullish nih, baca selangkapnya!

30/01/2023
Mining
26/01/2023
Mining

Mining ini biasa dilakukan untuk menambang melalui aset kripto dengan proses pencatatan sistem transaksi dari satu aset kripto ke aset kripto lainnya.

26/01/2023
Clash of Liliput (COL) Hadir di Indodax!
24/01/2023
Clash of Liliput (COL) Hadir di Indodax!

Clash of Liliput (COL) berjalan bersama jaringan BEP20. Ini adalah game SLG yang berdasarkan pada skenario perlombaan, lho!

24/01/2023