Di tengah tekanan pasar kripto global, pergerakan whale justru mengarah ke satu altcoin tertentu. Saat sebagian besar aset utama melemah, data on-chain menunjukkan Chainlink (LINK) menjadi sasaran akumulasi besar-besaran.
Data dari Santiment mencatat, sejak awal November, whale telah menambah lebih dari 20 juta LINK ke dalam portofolio mereka.

Sumber: Santiment via CoinPedia
Nilainya setara sekitar $263 juta, menjadikan Chainlink salah satu aset dengan aktivitas whale paling menonjol saat pasar sedang tertekan.
Whale Masuk Saat Harga Tertekan
Still not a single day of outflows for $LINK ETFs.
Chainlink ETFs saw $2.02M in net inflows yesterday. ? pic.twitter.com/5Ji4PFA8Hd
— Altcoin Buzz (@Altcoinbuzzio) December 16, 2025
Aksi ini terjadi ketika harga LINK turun dari area $27 ke kisaran $12, menghapus hampir seluruh kenaikan sejak awal tahun. Secara historis, fase seperti ini sering menarik minat investor besar yang mencari harga diskon.
Whale cenderung mengakumulasi saat sentimen negatif, bukan ketika harga sedang tinggi. Pola ini kerap muncul menjelang perubahan tren, meski tidak selalu langsung diikuti reli cepat.
Baca juga: Arah Harga XRP 6 Bulan ke Depan: Analis Sebut Menuju ke $9,50
Support $12 Jadi Titik Kunci Chainlink
Secara teknikal, area $12 kini menjadi basis penting bagi Chainlink. Harga beberapa kali tertahan di level ini, menandakan adanya minat beli yang konsisten.
Indikator RSI pada timeframe pendek sempat masuk zona jenuh jual, sementara MACD menunjukkan tekanan jual mulai melemah.
Kombinasi ini sering dibaca sebagai sinyal bahwa penurunan mulai kehilangan tenaga, meski tren besar masih belum sepenuhnya berbalik.
Kenapa Bukan Ethereum atau XRP?
Saat Bitcoin, Ethereum, dan XRP masih bergerak mengikuti tekanan pasar makro, Chainlink justru menunjukkan karakter defensif.
Selain akumulasi whale, arus masuk institusional terkait produk investasi berbasis LINK juga tercatat masih positif bulan ini.
Chainlink dikenal sebagai infrastruktur data kripto, bukan sekadar aset spekulatif. Ini membuatnya sering dilirik saat pasar memasuki fase selektif, di mana modal besar mulai memilih aset dengan utilitas nyata.
Kesimpulan
Aksi whale yang memborong Chainlink saat pasar tertekan menunjukkan bahwa sebagian pelaku besar melihat nilai di level harga saat ini.
Meski risiko penurunan lanjutan tetap ada, akumulasi di fase lemah sering menjadi fondasi pergerakan besar berikutnya.
Chainlink mungkin belum siap reli agresif, tetapi data menunjukkan aset ini sedang diposisikan untuk fase selanjutnya, bukan ditinggalkan.
FAQ
- Kenapa whale membeli kripto saat harga turun?
Whale biasanya mencari harga diskon untuk jangka menengah hingga panjang. Mereka masuk saat sentimen negatif karena risiko relatif lebih terukur dibanding membeli di puncak. - Apakah akumulasi whale menjamin harga akan naik?
Tidak selalu. Akumulasi menunjukkan minat, tetapi pergerakan harga tetap dipengaruhi kondisi pasar, likuiditas, dan sentimen global. - Kenapa Chainlink menarik dibanding altcoin lain?
Chainlink berperan sebagai penyedia data untuk ekosistem blockchain, membuatnya punya fungsi nyata di luar spekulasi harga. - Apa arti support $12 bagi harga LINK?
Support adalah area harga di mana minat beli muncul. Jika bertahan, peluang stabilisasi lebih besar, tetapi jika jebol, tekanan lanjutan bisa terjadi. - Apakah ini tanda bull market baru?
Belum. Pola ini lebih mencerminkan fase akumulasi, bukan konfirmasi pasar bullish secara keseluruhan.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinPedia – Crypto Market Tanks, but Whales Are Loading Up on This Altcoin—A Major Breakout May Be Near, diakses pada 16 Desember 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Whale Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
