Kepemilikan Bitcoin (BTC) per April 2026 masih terkonsentrasi di tangan segelintir entitas besar. Data terbaru menunjukkan, mulai dari Satoshi Nakamoto hingga institusi seperti BlackRock dan Coinbase mendominasi distribusi aset kripto terbesar ini.
Di tengah suplai Bitcoin yang sudah menembus 20 juta BTC dari batas maksimal 21 juta, komposisi kepemilikan menjadi indikator penting dalam membaca arah pasar. Terlebih, arus dana institusional terus menguat seiring meningkatnya minat terhadap ETF Bitcoin.
Berikut daftar pemegang Bitcoin terbesar berdasarkan data terbaru April 2026.

Sumber Gambar: Arkham Intelligence
1. Satoshi Nakamoto
Satoshi Nakamoto masih menjadi pemegang terbesar dengan sekitar 1.096.361 BTC, setara kurang lebih 5,48% dari total suplai.
Bitcoin ini berasal dari aktivitas mining di masa awal dan hingga kini belum pernah berpindah, menjadikannya salah satu wallet paling signifikan di jaringan.
Baca juga berita lainnya: Apakah Kita Perlu Tahu Siapa Satoshi? Jawabannya Tak Sesederhana Itu
2. Coinbase
Coinbase menyimpan sekitar 976.154 BTC atau sekitar 4,88% dari suplai.
Mayoritas aset ini merupakan dana milik pengguna yang disimpan dalam layanan kustodian, bukan kepemilikan langsung perusahaan.
3. BlackRock
BlackRock menguasai sekitar 799.151 BTC, setara hampir 3,99% dari suplai. Porsi ini terus meningkat seiring tingginya permintaan terhadap produk ETF Bitcoin spot.
4. Binance
Binance memiliki sekitar 631.152 BTC dalam wallet yang teridentifikasi.
Sebagian besar merupakan simpanan pengguna yang disimpan dalam cold storage untuk keamanan.
5. Fidelity Custody
Fidelity mengelola sekitar 454.660 BTC atau sekitar 2,27% dari suplai.
Perusahaan ini menjadi salah satu pemain utama dalam layanan kustodian aset digital untuk institusi.
6. MicroStrategy (Strategy)
MicroStrategy memegang sekitar 445.568 BTC sebagai bagian dari strategi treasury perusahaan.
Perusahaan ini juga baru saja menambah lebih dari 34.000 BTC, mempertegas posisinya sebagai akumulator Bitcoin terbesar dari sektor korporasi.
7. Pemerintah Amerika Serikat
Pemerintah AS tercatat memiliki sekitar 328.361 BTC dari hasil penyitaan kasus kriminal. Aset ini biasanya dilepas secara bertahap melalui mekanisme lelang resmi.
Baca juga berita terbaru: Coinbase Ungkap Algorand dan Aptos Paling Siap Hadapi Quantum
Institusi Makin Dominan, ETF Jadi Pendorong
Dominasi institusi dalam daftar ini tidak lepas dari meningkatnya arus dana ke produk investasi berbasis Bitcoin.

Sumber Gambar: X.com/WuBlockchain
Pada 20 April 2026, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat inflow sebesar US$238 juta dalam satu hari, sekaligus menjadi hari kelima berturut-turut dengan arus masuk positif. Secara kumulatif, aliran dana mendekati US$1 miliar dalam periode terbaru.
Tren ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin dilihat sebagai aset investasi jangka panjang oleh pelaku pasar besar.
Distribusi Kepemilikan Masih Terkonsentrasi
Meski adopsi Bitcoin terus meluas, distribusi kepemilikannya masih belum merata. Sebagian besar suplai masih berada di tangan entitas besar, baik individu awal maupun institusi.
Kondisi ini bisa berdampak pada dinamika pasar, terutama jika terjadi pergerakan dalam jumlah besar.
Namun di sisi lain, masuknya institusi juga memperkuat legitimasi Bitcoin dalam sistem keuangan global.
Kesimpulan
Data April 2026 menegaskan bahwa penguasaan Bitcoin masih didominasi oleh segelintir entitas besar.
Satoshi Nakamoto tetap berada di posisi teratas, sementara institusi seperti BlackRock, Coinbase, dan Fidelity terus memperbesar eksposurnya.
Dengan arus dana ETF yang terus menguat, peran institusi diperkirakan akan semakin besar dalam membentuk arah pasar Bitcoin ke depan.
FAQ
- Siapa pemegang Bitcoin terbesar di April 2026?
Satoshi Nakamoto masih menjadi pemegang terbesar dengan lebih dari 1 juta BTC, sekitar 5% dari total suplai Bitcoin. - Apakah exchange seperti Coinbase benar-benar memiliki Bitcoin tersebut?
Sebagian besar Bitcoin di exchange merupakan dana milik pengguna yang disimpan dalam layanan kustodian, bukan aset perusahaan. - Kenapa institusi seperti BlackRock membeli Bitcoin?
Institusi membeli Bitcoin melalui ETF dan produk investasi untuk memenuhi permintaan investor dan diversifikasi portofolio. - Apa itu Bitcoin rich list?
Bitcoin rich list adalah daftar alamat atau entitas dengan kepemilikan Bitcoin terbesar, yang digunakan untuk melihat distribusi aset. - Apa dampak kepemilikan Bitcoin yang terkonsentrasi?
Konsentrasi tinggi dapat memengaruhi volatilitas jika terjadi transaksi besar, tetapi juga bisa memberikan stabilitas jika dipegang jangka panjang.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinGape – Bitcoin Rich List April 2026: Who Owns the Most BTC Right Now?, diakses pada 23 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Whale Terkini, #Berita Satoshi Nakamoto, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Berita Cryptocurrency Exchange





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


