Coinbase menyoroti Algorand (ALGO) dan Aptos (APT) sebagai dua blockchain yang dinilai lebih siap menghadapi potensi ancaman dari quantum computing, dalam laporan terbaru yang dirilis dewan penasihat independen mereka pada Selasa.
Laporan tersebut menilai kedua jaringan layer-1 ini telah mengambil langkah awal untuk mengadopsi sistem kriptografi yang dirancang tahan terhadap serangan quantum, di tengah kekhawatiran bahwa teknologi tersebut suatu hari dapat membobol keamanan blockchain.
Coinbase: Quantum Bisa Pecahkan Sistem Kriptografi Blockchain

Sumber Gambar: X.com
Coinbase memperingatkan bahwa komputer quantum dengan kapasitas cukup besar berpotensi memecahkan algoritma kriptografi yang saat ini digunakan untuk mengamankan aset digital di berbagai jaringan blockchain.
“Komputer quantum yang cukup kuat suatu hari nanti dapat memecahkan kriptografi yang mengamankan aset digital,” tulis Coinbase dalam laporan tersebut.
Meski demikian, Coinbase menegaskan ancaman ini belum terjadi dalam waktu dekat. Komputer quantum yang mampu melakukan serangan tersebut diperkirakan masih membutuhkan waktu setidaknya satu dekade untuk dikembangkan.
Baca juga berita terbaru: Ripple Siapkan XRP Hadapi Serangan Quantum, Target Rampung 2028
Algorand Sudah Mulai Implementasi Quantum-Resistant
Dalam penilaian Coinbase, Algorand menjadi salah satu jaringan yang paling progresif dalam menghadapi risiko ini. Blockchain tersebut disebut telah memiliki roadmap bertahap menuju kesiapan penuh terhadap quantum.
Algorand juga telah mengimplementasikan sistem kriptografi yang memungkinkan pembuatan akun dengan perlindungan quantum-resistant tanpa perlu perubahan besar pada protokol.
Selain itu, jaringan ini dilaporkan telah menyelesaikan transaksi pertama yang diklaim tahan terhadap serangan quantum di mainnet. Namun, Coinbase mencatat bahwa beberapa komponen seperti mekanisme voting validator dan proposal blok masih perlu diperkuat.
Aptos Tawarkan Transisi Tanpa Pindah Aset
Selain Algorand, Aptos juga dinilai berada dalam posisi kuat untuk beralih ke sistem keamanan berbasis post-quantum.
Coinbase menyoroti desain arsitektur Aptos yang memungkinkan pengguna memperbarui sistem autentikasi tanpa harus memindahkan aset ke alamat baru.
Pengguna hanya perlu memperbarui authentication key ke versi yang lebih aman melalui transaksi, tanpa mengganggu kepemilikan aset. Pendekatan ini dinilai lebih praktis dibandingkan skema migrasi di jaringan lain.
Ethereum dan Solana Dinilai Lebih Rentan, Tapi Sudah Siapkan Upgrade
Di sisi lain, Coinbase memperingatkan bahwa sejumlah blockchain berbasis proof-of-stake, termasuk Ethereum (ETH) dan Solana (SOL), berpotensi lebih rentan terhadap ancaman quantum, terutama karena skema tanda tangan digital yang digunakan validator.
Meski begitu, kedua jaringan tersebut telah mulai menyiapkan solusi. Solana diketahui telah mengembangkan skema signature baru yang memungkinkan pengguna memindahkan aset ke alamat yang lebih aman.
Sementara itu, Ethereum disebut memiliki roadmap untuk meningkatkan sistem kriptografi agar lebih tahan terhadap quantum dalam waktu dekat.
Baca berita serupa: TRON Klaim Punya Senjata Lawan Quantum Saat Bitcoin & Ethereum Belum Siap
Industri Kripto Mulai Antisipasi Risiko Jangka Panjang
Laporan Coinbase juga membahas kemungkinan langkah mitigasi di masa depan, termasuk migrasi ke wallet yang tahan terhadap quantum.
Dalam skenario tertentu, pengguna dapat diminta memindahkan aset ke alamat baru yang lebih aman. Wallet yang tidak diperbarui bahkan berpotensi kehilangan akses jika dianggap rentan terhadap serangan di masa depan.
Meski ancaman tersebut belum nyata saat ini, Coinbase menilai persiapan sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan ekosistem kripto dalam jangka panjang.
Kesimpulan
Laporan Coinbase menunjukkan bahwa isu quantum computing mulai diperhitungkan dalam pengembangan keamanan blockchain.
Algorand dan Aptos menjadi contoh jaringan yang bergerak lebih awal dalam mengantisipasi potensi risiko tersebut.
Sementara itu, blockchain besar lainnya juga mulai menyesuaikan arah pengembangan untuk meningkatkan ketahanan sistem.
FAQ
- Apa itu ancaman quantum dalam crypto?
Ancaman quantum dalam crypto merujuk pada potensi komputer quantum untuk memecahkan sistem kriptografi yang melindungi transaksi dan wallet di blockchain. - Apakah quantum computing sudah bisa membobol blockchain?
Belum. Saat ini belum ada komputer quantum yang cukup kuat untuk menyerang sistem blockchain secara nyata. - Kenapa Algorand dan Aptos disebut lebih siap?
Karena keduanya sudah mulai mengembangkan dan mengimplementasikan sistem kriptografi yang dirancang tahan terhadap serangan quantum. - Apakah Ethereum dan Solana dalam bahaya?
Tidak dalam waktu dekat. Namun, keduanya masih perlu melakukan upgrade untuk meningkatkan ketahanan terhadap potensi ancaman di masa depan. - Apa itu quantum-resistant cryptography?
Quantum-resistant cryptography adalah metode enkripsi yang dirancang tetap aman meski diserang oleh komputer quantum. - Apakah pengguna perlu memindahkan aset sekarang?
Belum diperlukan saat ini. Namun, di masa depan migrasi ke wallet yang lebih aman bisa menjadi langkah yang dibutuhkan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Cointelegraph – Coinbase highlights Algorand, Aptos’ work to mitigate quantum threat, diakses pada 22 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Blockchain






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


