Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, menegaskan tidak akan mundur setelah 15 Mei, meski masa jabatannya sebagai chairman mendekati akhir.
Pernyataan ini langsung memicu reaksi keras dari mantan Presiden AS Donald Trump dan meningkatkan kekhawatiran di pasar, termasuk sektor kripto.
Powell menyampaikan sikap tersebut dalam konferensi pers yang ia sebut sebagai yang terakhir. Ia mengaku sebelumnya berencana pensiun, namun kondisi dalam beberapa bulan terakhir memaksanya tetap bertahan.
“Saya sudah lama merencanakan untuk pensiun,” kata Powell. “Hal-hal yang terjadi dalam tiga bulan terakhir benar-benar membuat saya tidak punya pilihan selain tetap bertahan setidaknya sampai saya melihat semuanya selesai.”
Powell Bertahan, Bukan Keluar Sepenuhnya
Meski masa jabatannya sebagai ketua akan berakhir, Powell menegaskan tidak akan langsung meninggalkan The Fed. Ia berencana tetap berada di Board of Governors hingga sejumlah isu selesai, termasuk investigasi yang sedang berjalan.
“Saya sudah mengatakan bahwa saya tidak akan meninggalkan dewan sampai investigasi ini benar-benar selesai dengan transparansi dan kepastian akhir, dan saya tetap berpegang pada hal itu,” tegasnya.
Langkah ini berarti Powell tidak benar-benar keluar dari lingkaran pengambil kebijakan, melainkan tetap mempertahankan pengaruhnya dalam arah kebijakan moneter AS.
Di sisi lain, keputusan ini membuka potensi ketegangan baru, terutama karena proses suksesi di tubuh The Fed sudah mulai berjalan.
Baca juga berita terbaru: Kevin Warsh Jadi Ketua Fed Pro Crypto, Mampukah Hentikan Koreksi Bitcoin?
Kevin Warsh Lolos Senat, Sinyal Pergantian Menguat
Pada saat yang sama, kandidat pilihan Trump, Kevin Warsh, berhasil melewati tahap penting dalam proses pencalonannya. Senate Banking Committee menyetujui kelanjutan nominasi Warsh dengan hasil voting tipis 13 berbanding 11.
Persetujuan ini menandakan peluang Warsh untuk menggantikan Powell semakin besar. Powell sendiri turut memberikan ucapan selamat atas perkembangan tersebut, meski ia belum menunjukkan tanda akan segera menyerahkan posisi sepenuhnya.
Situasi ini menciptakan dualitas kepemimpinan potensial di The Fed dalam waktu dekat.
Trump Geram, Tekanan Politik Meningkat
Ketegangan semakin memanas setelah Trump secara terbuka mengancam akan mencopot Powell jika ia tidak mundur sesuai ekspektasi.
Tekanan politik terhadap bank sentral AS ini menjadi sorotan karena The Fed selama ini dikenal sebagai institusi independen. Intervensi politik berpotensi mengganggu stabilitas kebijakan moneter dan memicu ketidakpastian baru di pasar global.
The Fed Tahan Suku Bunga, Tapi Internal Terpecah
Di tengah dinamika tersebut, Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5% hingga 3,75%.
Keputusan ini tidak sepenuhnya solid. Empat pejabat The Fed menyatakan dissent, menandai pertama kalinya dalam beberapa dekade terjadi perpecahan signifikan dalam pengambilan keputusan suku bunga.
Dari sisi inflasi:
- PCE inflation diproyeksikan di 3,5%
- Core PCE berada di 3,2%
- Target jangka panjang tetap di 2%
Powell mengakui bahwa ekspektasi inflasi jangka pendek meningkat, sementara arah kebijakan ke depan masih belum jelas antara potensi kenaikan atau penurunan suku bunga.
Baca selanjutnya: Bitcoin (BTC) Turun ke $75.000 Pasca FOMC, Sinyal Bearish Menguat
Dampaknya ke Pasar dan Kripto
Kombinasi antara:
- Ketidakpastian kepemimpinan The Fed
- Tekanan politik dari Trump
- Perpecahan internal kebijakan
- Inflasi yang masih tinggi
menciptakan sinyal yang kompleks bagi pasar.
Bagi investor kripto, kondisi ini biasanya identik dengan:
- Volatilitas meningkat karena ketidakpastian makro
- Potensi pergerakan besar jika arah kebijakan The Fed berubah
Bitcoin (BTC) dan aset kripto lain cenderung sensitif terhadap kebijakan suku bunga. Ketika arah kebijakan tidak jelas, pasar cenderung bergerak reaktif.
Kesimpulan
Keputusan Jerome Powell untuk tetap bertahan setelah masa jabatannya berakhir bukan sekadar isu personal, tetapi mencerminkan dinamika besar dalam kebijakan moneter AS.
Di saat yang sama, masuknya Kevin Warsh dan tekanan dari Trump mempertegas bahwa The Fed sedang berada dalam fase penuh ketegangan.
Dengan suku bunga ditahan dan inflasi masih di atas target, pasar kini berada dalam posisi menunggu. Ketidakpastian ini menjadi faktor utama yang perlu dicermati, terutama oleh investor kripto yang sangat sensitif terhadap arah kebijakan global.
FAQ
- Kenapa Jerome Powell tidak mundur dari The Fed?
Powell menyebut ada kondisi dalam beberapa bulan terakhir yang membuatnya harus tetap bertahan, termasuk isu dan investigasi yang belum selesai. Ia ingin memastikan semuanya ditangani hingga tuntas sebelum benar-benar keluar. - Siapa Kevin Warsh dan kenapa penting?
Kevin Warsh adalah kandidat yang didukung Trump untuk menggantikan Powell. Ia sudah lolos tahap awal di Senat, yang berarti peluangnya menjadi Ketua The Fed semakin besar. - Apa dampak konflik Trump dan The Fed ke pasar?
Konflik ini meningkatkan ketidakpastian kebijakan moneter. Pasar biasanya merespons dengan volatilitas lebih tinggi karena investor sulit memprediksi arah kebijakan ke depan. - Kenapa keputusan suku bunga The Fed penting untuk kripto?
Suku bunga memengaruhi likuiditas global. Saat suku bunga tinggi, investor cenderung menghindari aset berisiko seperti kripto. Sebaliknya, saat rendah, kripto bisa lebih menarik. - Apakah kondisi ini bisa memicu kenaikan Bitcoin?
Belum tentu langsung naik. Namun ketidakpastian seperti ini sering menjadi pemicu volatilitas besar. Arah pergerakan Bitcoin akan sangat bergantung pada keputusan The Fed berikutnya. - Apa arti perpecahan di internal The Fed?
Perpecahan menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan tidak sepakat soal arah ekonomi. Ini biasanya menjadi sinyal bahwa kondisi ekonomi sedang tidak stabil atau sulit diprediksi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinGape – Breaking: Fed’s Powell Refuses Exit After May 15 Despite Warsh Winning Senate Approval, diakses pada 30 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita The Fed, #Berita Regulasi Crypto






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


