Harga Bitcoin (BTC) turun ke kisaran $75.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru.
Keputusan ini diambil melalui voting yang tidak bulat, memperkuat ketidakpastian pasar dan langsung memicu tekanan jual di aset kripto.
Pada saat yang sama, indikator teknikal menunjukkan perubahan arah momentum. Sinyal bearish mulai terbentuk di tengah melemahnya ekspektasi kenaikan harga dalam jangka pendek.
Bitcoin Tertekan Usai Keputusan The Fed
Bitcoin sempat bergerak di atas $77.000 sebelum akhirnya terkoreksi ke sekitar $75.000. Penurunan ini terjadi tak lama setelah The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga, di tengah perbedaan pandangan internal.
Pasar sebelumnya berharap ada sinyal pelonggaran kebijakan moneter. Namun, bank sentral AS masih berhati-hati terhadap tekanan inflasi dan kondisi global.
Menurut analis crypto, Michaël van de Poppe menilai bahwa pernurunan harga pra dan pasca FOMC adalah hal yang biasa.
“Pergerakan risk-off klasik terjadi saat pidato FOMC dan rilis data. Kalau melihat struktur Bitcoin secara teknikal, belum ada breakdown pada tren naik di timeframe rendah,” tulisnya

Sumber Gambar: X.com/CryptoMichNL
Situasi ini membuat investor cenderung menghindari aset berisiko, termasuk Bitcoin. Akibatnya, tekanan jual meningkat dalam waktu singkat setelah pengumuman FOMC.
Baca berita selanjutnya: Hayes Yakin Bitcoin Capai $125.000 di Akhir 2026, Efek Cetak Uang & Perang
Sinyal Teknikal Mengonfirmasi Pelemahan
Selain faktor makro, tekanan pada harga Bitcoin juga diperkuat oleh sinyal dari analisis teknikal. Data terbaru menunjukkan bahwa indikator MACD pada timeframe harian telah membentuk bearish crossover.

Sumber Gambar: TradingView via Crypto.News
Perubahan ini menandakan bahwa momentum kenaikan yang sebelumnya mendorong reli Bitcoin mulai melemah. Setelah sempat mencatat kenaikan sekitar 21 persen sepanjang April, pergerakan harga kini mulai kehilangan tenaga.
Di sisi lain, Bitcoin juga bergerak turun dari batas atas pola ascending channel. Kondisi ini sering menjadi sinyal awal koreksi, terutama jika tidak diikuti oleh volume beli yang kuat.
Level Kunci: $75.000 Jadi Penentu, $72.000 Jadi Target
Pergerakan harga saat ini berada di area krusial. Level sekitar $75.600 menjadi support terdekat yang sedang diuji oleh pasar.
Jika level ini tidak mampu bertahan, tekanan jual berpotensi mendorong harga turun ke area $72.000. Zona ini menjadi perhatian karena bertepatan dengan beberapa indikator teknikal penting, termasuk SMA 50 dan SMA 100.
Sebaliknya, jika Bitcoin mampu kembali menembus dan bertahan di atas $80.000, struktur bearish saat ini berpotensi batal. Namun, hingga saat ini, peluang tersebut dinilai semakin kecil.
Data Pasar Tunjukkan Sentimen Melemah
Sejumlah data tambahan memperkuat gambaran pelemahan ini. Arus dana keluar dari ETF Bitcoin tercatat sekitar $89 juta dalam satu hari, mengakhiri tren inflow yang sebelumnya berlangsung selama lebih dari sepekan.
Selain itu, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin cenderung mengalami penurunan dalam 48 jam setelah pengumuman FOMC. Pola ini kembali terlihat dalam pergerakan terbaru.
Dari sisi sentimen, peluang Bitcoin untuk kembali ke $80.000 dalam waktu dekat juga menurun drastis. Ekspektasi pasar terhadap kenaikan harga kini berada di level yang jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya.
Baca berita terbaru lainnya: Kevin Warsh Jadi Ketua Fed Pro Crypto, Mampukah Hentikan Koreksi Bitcoin?
Ketidakpastian Bertambah Jelang Pergantian Ketua The Fed
Faktor lain yang ikut membebani pasar adalah perubahan kepemimpinan di The Fed. Masa jabatan Jerome Powell akan segera berakhir, dan posisinya akan digantikan oleh Kevin Warsh.
Perubahan ini menciptakan ketidakpastian baru, terutama terkait arah kebijakan moneter ke depan. Warsh dikenal memiliki pandangan yang cenderung lebih ketat, yang berpotensi menekan likuiditas di pasar.
Di tengah kondisi global yang masih dipengaruhi ketegangan geopolitik dan harga energi yang tinggi, ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter menjadi semakin terbatas.
Kesimpulan
Penurunan Bitcoin ke $75.000 tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipicu oleh kombinasi faktor makro dan teknikal.
Keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga, ditambah sinyal bearish dari indikator teknikal, memperkuat tekanan terhadap harga.
Dalam jangka pendek, pergerakan Bitcoin kini sangat bergantung pada kemampuan bertahan di level support saat ini. Jika tekanan berlanjut, area $72.000 menjadi target yang semakin relevan untuk diuji.
FAQ
- Kenapa harga Bitcoin turun setelah FOMC?
Harga Bitcoin sering turun setelah FOMC karena investor mengurangi risiko. Ketika The Fed tidak menurunkan suku bunga, likuiditas tetap ketat sehingga aset seperti Bitcoin kurang diminati. - Apa itu MACD bearish crossover dalam analisis Bitcoin?
MACD bearish crossover adalah sinyal teknikal ketika garis MACD turun di bawah garis sinyal. Ini menandakan momentum kenaikan melemah dan potensi penurunan harga meningkat. - Apakah Bitcoin bisa turun ke $72.000?
Secara teknikal, area $72.000 menjadi target berikutnya jika support di sekitar $75.000 gagal bertahan. Level ini diperkuat oleh indikator moving average yang sering jadi acuan trader. - Bagaimana dampak suku bunga The Fed ke harga Bitcoin?
Suku bunga tinggi membuat investor lebih memilih aset yang lebih aman. Sebaliknya, saat suku bunga turun, Bitcoin biasanya mendapat dorongan karena likuiditas meningkat. - Apakah sinyal bearish berarti Bitcoin akan terus turun?
Tidak selalu. Sinyal bearish menunjukkan potensi penurunan, tetapi harga tetap bisa berbalik jika ada sentimen positif, seperti inflow besar atau perubahan kebijakan moneter.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Crypto.News – Will Bitcoin price drop to $72,000 as a daily MACD bearish crossover prints on FOMC day?, diakses pada 30 April 2026
- CryptoBriefing – Bitcoin falls to $75,000 as Fed holds rates steady in divided vote, diakses pada 30 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita The Fed, #Berita Regulasi Crypto






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


