Pergerakan harga Bitcoin (BTC) ternyata tidak sepenuhnya acak. Data terbaru menunjukkan ada hari dan jam tertentu yang selama beberapa bulan terakhir justru paling sering menjadi sumber kenaikan harga BTC.
Temuan ini muncul dari analisis data perdagangan Bitcoin selama tiga bulan terakhir berdasarkan data Velo yang dilansir dari CoinDesk.
Dalam periode tersebut, Bitcoin berhasil rebound lebih dari 30% dari area bawah US$63.000 hingga kembali menembus US$80.000. Menariknya, kenaikan itu tidak terjadi merata sepanjang hari.
Senin Jadi Hari Paling Bullish untuk Bitcoin
Dari seluruh hari perdagangan dalam sepekan, Senin tercatat sebagai hari dengan performa paling kuat bagi Bitcoin.

Sumber Gambar: Velo via Coindesk
Rata-rata return BTC pada hari Senin mencapai sekitar 1,5%, jauh mengungguli hari lain. Sementara Rabu berada di posisi kedua dengan rata-rata kenaikan sekitar 0,65%.
Sebaliknya, Kamis justru menjadi hari dengan performa terburuk dengan rata-rata penurunan sekitar 0,55%.
Data tersebut juga memperlihatkan perbedaan mencolok antara weekday dan weekend. Selama tiga bulan terakhir:
- Hari kerja (weekday) rata-rata menghasilkan return positif sekitar 0,4%
- Weekend justru rata-rata negatif sekitar 0,25%
Kondisi ini menunjukkan aktivitas institusi dan trader besar masih mendominasi pergerakan pasar Bitcoin, terutama saat jam kerja global aktif.
Baca juga berita terbaru: Breaking! Michael Saylor Umumkan Siap Jual Bitcoin (BTC) Demi Dividen
Asia dan Amerika Jadi Mesin Utama Rally Bitcoin
Selain pola harian, data juga memperlihatkan bahwa rally Bitcoin saat ini lebih banyak didorong oleh sesi perdagangan Asia dan Amerika Serikat.

Sumber Gambar: Velo via Coindesk
Velo membagi sesi perdagangan menjadi tiga wilayah:
- APAC (Asia Pasifik): 00:00–08:00 UTC
- Eropa: 08:00–16:00 UTC
- Amerika Serikat: 16:00–00:00 UTC
Dari total kenaikan sekitar 31% sejak Februari 2026:
- Sesi APAC menyumbang sekitar 13%
- Sesi AS menyumbang sekitar 11,5%
- Eropa hanya sekitar 6,5%
Artinya, sebagian besar momentum kenaikan Bitcoin datang dari aktivitas trader dan institusi di Asia serta Amerika.
Fenomena ini juga memperlihatkan perubahan menarik. Pada Februari hingga Maret, sesi AS sempat cenderung lemah dan negatif. Namun sejak awal April, sesi tersebut mulai berbalik positif dan ikut memperkuat rally BTC.
Jam Ini Jadi Waktu Paling Aktif Bitcoin Pump
Data tersebut juga mengungkap satu jam yang paling sering menghasilkan kenaikan harga Bitcoin, yaitu pukul 00:00–01:00 UTC. Jika dikonversi ke WIB, waktu tersebut berada di sekitar pukul 07.00–08.00 pagi.
Dalam tiga bulan terakhir, jam ini menghasilkan rata-rata return sekitar 0,10%, tertinggi dibanding jam lainnya.
Periode ini dianggap penting karena menjadi momen peralihan antara penutupan market Amerika Serikat dan dimulainya aktivitas trading di Asia.
Saat dua likuiditas besar bertemu, volatilitas dan pergerakan harga Bitcoin cenderung meningkat.
Sebaliknya, pukul 06:00 UTC tercatat sebagai jam dengan performa terburuk selama periode pengamatan.
Baca berita berikutnya: Harga Bitcoin Sentuh $81.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Naik?
Trader Mulai Perhatikan Pola Waktu Market Crypto
Bagi sebagian trader, data seperti ini mulai digunakan untuk menentukan strategi entry hingga manajemen risiko.
Pasalnya, market crypto kini semakin dipengaruhi arus likuiditas institusi, bukan hanya sentimen media sosial atau pergerakan retail.
Meski begitu, pola ini bukan jaminan harga Bitcoin akan selalu naik di jam atau hari tertentu. Data tersebut hanya menunjukkan kecenderungan statistik berdasarkan pergerakan tiga bulan terakhir.
Kesimpulan
Bitcoin ternyata memiliki pola pergerakan yang lebih terstruktur daripada yang diperkirakan banyak trader.
Dalam tiga bulan terakhir, hari Senin menjadi periode paling bullish, sementara sesi Asia dan Amerika mendominasi kenaikan harga BTC.
Di sisi lain, jam sekitar 07.00 WIB juga muncul sebagai salah satu waktu paling aktif untuk pergerakan harga Bitcoin.
Meski tidak bisa dijadikan patokan mutlak, pola ini memperlihatkan bahwa market crypto semakin dipengaruhi ritme likuiditas global dan aktivitas institusi besar.
FAQ
- Hari apa Bitcoin paling sering naik?
Berdasarkan data tiga bulan terakhir dari Velo, hari Senin menjadi hari dengan performa terbaik untuk Bitcoin dengan rata-rata kenaikan sekitar 1,5%. - Jam berapa Bitcoin paling bullish?
Jam 00:00–01:00 UTC atau sekitar 07.00–08.00 WIB tercatat sebagai waktu dengan rata-rata kenaikan tertinggi dalam tiga bulan terakhir. - Kenapa Bitcoin sering bergerak saat pagi hari?
Karena periode pagi WIB bertepatan dengan peralihan antara sesi perdagangan Amerika Serikat dan awal aktivitas market Asia, sehingga likuiditas pasar meningkat. - Apakah waktu trading memengaruhi harga Bitcoin?
Secara statistik, waktu trading tertentu memang menunjukkan volatilitas dan momentum yang lebih tinggi. Namun hal itu tidak menjamin harga Bitcoin akan selalu bergerak sama setiap hari. - Sesi market mana yang paling kuat untuk Bitcoin?
Sesi Asia Pasifik dan Amerika Serikat menjadi penyumbang terbesar rally Bitcoin dalam tiga bulan terakhir dibanding sesi Eropa. - Apakah weekend bagus untuk trading crypto?
Data terbaru menunjukkan performa Bitcoin saat weekend justru cenderung lebih lemah dibanding hari kerja, dengan rata-rata return negatif sekitar 0,25%. - Kenapa trader memperhatikan jam market crypto?
Karena volume transaksi, likuiditas, dan volatilitas sering meningkat di jam tertentu. Hal itu bisa membantu trader menentukan momentum entry maupun exit market.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar

