Harga Cardano (ADA) terus berada di bawah tekanan setelah anjlok sekitar 71% setahun terakhir dan menyentuh $0,19, level terendah sejak Januari 2021.
Penurunan ini terjadi di tengah peringatan dari pendiri Cardano, Charles Hoskinson, yang menyebut lebih banyak proyek DeFi dan aplikasi terdesentralisasi di jaringan Cardano berpotensi tutup melalui X.
Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran baru di kalangan investor. Apalagi, dalam waktu kurang dari dua minggu, dua proyek yang cukup dikenal di ekosistem Cardano, yakni TapTools dan marketplace JPG.Store, menghentikan operasionalnya.
Charles Hoskinson: Banyak Proyek Bisa Tumbang
TapTools https://t.co/Z2EjQXUBKQ
— Charles Hoskinson (@IOHK_Charles) June 2, 2026
Kekhawatiran terhadap kondisi Cardano meningkat setelah TapTools, platform analitik terbesar di jaringan tersebut, mengumumkan penghentian operasional setelah empat tahun berjalan.
Dalam unggahan di media sosial X, Hoskinson mengatakan komunitas Cardano perlu bersiap menghadapi fase konsolidasi yang kemungkinan akan membuat lebih banyak proyek DeFi dan dApps tidak mampu bertahan.
“The second half of the year for Cardano, we are probably going to see more dApps and DeFi die. And consolidation happens,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi pasar kripto yang kembali melemah setelah aksi likuidasi senilai lebih dari $1,8 miliar pada Selasa (2/6) telah memperburuk situasi.
Saat dana baru semakin sulit masuk ke pasar, proyek-proyek yang memiliki aktivitas rendah menjadi lebih rentan untuk tutup.
Selain itu, sentimen negatif ini juga terlihat dari data Open Interest (OI) Cardano yang turun dari $583 juta pada 13 Mei menjadi $404 juta pada Kamis lalu.
Baca juga: Michael Saylor Unggah ‘Back to Work’, Siap Borong Bitcoin (BTC) Lagi?
Aktivitas DeFi Cardano Terus Menyusut

Sumber: DefiLlama via CoinGape
Tekanan tidak hanya datang dari sisi harga. Data DeFiLlama menunjukkan Total Value Locked (TVL) atau total dana yang tersimpan di ekosistem DeFi Cardano turun menjadi $123,53 juta, level terendah dalam empat bulan terakhir.
Penurunan aktivitas juga terlihat dari biaya transaksi yang dibayarkan pengguna. Dalam periode sejak 28 Mei, pendapatan biaya jaringan turun sekitar 50%, dari $88.183 menjadi $32.920.
Sementara itu, data TokenTerminal menunjukkan pendapatan jaringan Cardano hanya mencapai sekitar $12.500. Angka tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang semakin melemah di dalam ekosistem.
Harga ADA Masih Berisiko Turun

Sumber: TradingView
Dari sisi teknikal, tekanan jual masih mendominasi pergerakan ADA. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 37 yang menandakan tren turun.
Data historis menunjukkan RSI ADA pernah turun di bawah level 30 saat pasar berada dalam tren bearish yang kuat.
Saat ini harga ADA pada Kamis (4/6) berada di sekitar $0,19 dan perlu kembali menembus $0,25 untuk menunjukkan bahwa pembeli mulai kembali menguasai pasar.
Kesimpulan
Tekanan yang dialami Cardano saat ini tidak hanya berasal dari pelemahan harga, tetapi juga dari menyusutnya aktivitas DeFi, turunnya minat trader, hingga tutupnya sejumlah proyek penting di ekosistemnya. Pernyataan Charles Hoskinson yang memperingatkan kemungkinan lebih banyak proyek tumbang semakin memperkuat kekhawatiran tersebut.
Meski belum dapat disimpulkan bahwa Cardano berada dalam fase kemunduran permanen, data yang ada menunjukkan jaringan ini sedang menghadapi salah satu periode paling menantang dalam beberapa tahun terakhir.
Fokus pasar kini tertuju pada kemampuan Cardano mempertahankan aktivitas ekosistemnya dan menjaga level harga penting di atas $0,20.
FAQ
1. Kenapa harga Cardano turun?
Harga ADA tertekan akibat melemahnya pasar kripto, turunnya aktivitas DeFi, dan penutupan beberapa proyek di ekosistem Cardano.
2. Apa itu TVL di Cardano?
TVL (Total Value Locked) adalah total aset yang tersimpan di protokol DeFi. TVL sering digunakan untuk mengukur aktivitas dan kepercayaan pengguna.
3. Apakah proyek DeFi di Cardano masih aktif?
Masih ada sejumlah proyek yang berjalan, meski beberapa platform telah menghentikan operasionalnya dalam beberapa waktu terakhir.
4. Apa arti Open Interest yang menurun?
Penurunan Open Interest menunjukkan semakin sedikit trader yang membuka posisi baru di pasar derivatif.
5. Apakah Cardano sedang mengalami krisis?
Cardano sedang menghadapi tekanan dari sisi harga dan aktivitas ekosistem, tetapi masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa jaringan ini berada dalam krisis permanen.
6. Apa maksud konsolidasi proyek di Cardano?
Konsolidasi berarti proyek yang kuat akan bertahan, sementara proyek dengan pengguna atau pendanaan terbatas berisiko tutup.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinGape – Cardano Price Crashes to 2021 Lows as Charles Hoskinson Predicts ADA’s DeFi Collapse, diakses pada 4 Juni 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Cardano





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
