Saham Strategy (MSTR) kembali tertekan pada Rabu (3/6) dengan penurunan harga sekitar 9,15% ke $136,08.
Pelemahan ini memperpanjang tren penurunan saham perusahaan yang dalam satu tahun terakhir telah terkoreksi sekitar 63%.
Tekanan terhadap MSTR terjadi usai keputusan Strategy untuk menjual 63 BTC dan melemahnya harga Bitcoin pada Senin (1/6) waktu setempat.
Kapitalisasi Pasar Strategy Turun Drastis

Sumber: Strategy.com
Data terbaru Strategy pada Selasa (3/6) menunjukkan kapitalisasi pasar Strategy kini berada di kisaran $47,97 miliar.
Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding valuasi perusahaan yang sempat melampaui $160 miliar sekitar 11 bulan lalu. Artinya, lebih dari $111 miliar nilai pasar telah menguap dalam periode tersebut.
Penurunan ini terjadi seiring koreksi Bitcoin dari rekor tertingginya sekitar $126.000 pada Oktober 2025 menuju area $66.000-$70.000 dalam beberapa pekan terakhir.
Karena sebagian besar narasi investasi Strategy berpusat pada akumulasi Bitcoin, pergerakan saham perusahaan cenderung sangat sensitif terhadap perubahan harga BTC.
Baca juga: Saylor Ingkari Janji Tak Akan Pernah Jual Bitcoin, Strategy Resmi Jual 32 BTC
Kepemilikan Bitcoin Masih Jadi Sorotan
BREAKING: $MSTR is down -6% today and has crashed -70% in the last year.
Strategy built its entire identity around one trade, buy Bitcoin, never sell.
Yesterday, for the first time in 41 months, Saylor sold 32 BTC worth $2.5M, just 0.0038% of his total holdings.
The company… pic.twitter.com/SEnBfiYDz6
— Bull Theory (@BullTheoryio) June 2, 2026
Strategy saat ini tercatat memiliki sekitar 843.706 BTC. Berdasarkan unggahan analis X @BullTheoryio, posisi perusahaan Saylor dilaporkan mencatat sekitar $6 miliar unrealized loss atau kerugian yang belum direalisasikan.
Pasar juga menyoroti langkah perusahaan yang menjual 32 BTC pekan lalu. Meski jumlahnya sangat kecil dibanding total kepemilikan, transaksi tersebut menjadi penjualan Bitcoin pertama sejak Desember 2022.
Namun sebagian analis menilai pelemahan saham MSTR lebih banyak dipengaruhi oleh koreksi Bitcoin dan kekhawatiran investor terhadap valuasi perusahaan dibanding transaksi penjualan tersebut.
Investor Menunggu Arah Bitcoin Berikutnya
Pergerakan MSTR saat ini masih sangat bergantung pada arah Bitcoin.
Jika Bitcoin mampu pulih dari tekanan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, sentimen terhadap saham Strategy berpotensi membaik.
Sebaliknya, apabila BTC melanjutkan tren penurunan, tekanan terhadap MSTR kemungkinan akan tetap berlanjut.
Data terbaru juga menunjukkan volatilitas saham MSTR masih sangat tinggi, dengan historical volatility 1 tahun mencapai 70% dan implied volatility sekitar 85%, menandakan pasar masih memperkirakan pergerakan harga yang agresif dalam waktu dekat.
Kesimpulan
Penurunan saham Strategy (MSTR) sebesar 9% menunjukkan bahwa investor semakin sensitif terhadap pelemahan harga Bitcoin dan kondisi fundamental perusahaan.
Meski penjualan 32 BTC menjadi perhatian pasar, faktor yang lebih besar adalah anjloknya valuasi perusahaan yang telah kehilangan lebih dari $111 miliar nilai pasar dalam waktu kurang dari setahun.
Selama Bitcoin masih berada dalam fase koreksi, saham MSTR kemungkinan akan tetap menjadi salah satu instrumen dengan volatilitas tertinggi di pasar.
FAQ
1. Berapa jumlah Bitcoin yang dimiliki Strategy saat ini?
Berdasarkan data terbaru, Strategy memiliki sekitar 843.706 BTC, menjadikannya salah satu pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia.
2. Mengapa penjualan 32 BTC menjadi perhatian pasar?
Karena transaksi tersebut merupakan penjualan Bitcoin pertama yang dilakukan perusahaan sejak Desember 2022.
3. Apa itu unrealized loss pada investasi Bitcoin?
Unrealized loss adalah kerugian yang masih berupa perhitungan di atas kertas karena aset belum dijual. Nilainya bisa berubah mengikuti pergerakan harga pasar.
4. Apakah Strategy masih bullish terhadap Bitcoin?
Hingga saat ini perusahaan masih memegang lebih dari 843 ribu BTC. Namun investor akan terus memantau apakah ada penjualan tambahan setelah transaksi terbaru ini.
5. Mengapa saham MSTR sering bergerak mengikuti Bitcoin?
Sebagian besar nilai perusahaan terkait dengan kepemilikan Bitcoin yang sangat besar. Karena itu, perubahan harga BTC sering memengaruhi sentimen terhadap saham MSTR.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Mohon untuk berhati-hati jika ada pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Customer Support Indodax.
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #berita terkini saham hari ini, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
