Bank hingga Raksasa Teknologi Berebut Aset Kripto, Ada Apa di Korea Selatan?
icon search
icon search

Top Performers

Bank hingga Raksasa Teknologi Berebut Aset Kripto, Ada Apa di Korea Selatan?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Bank hingga Raksasa Teknologi Berebut Aset Kripto, Ada Apa di Korea Selatan?

Bank hingga Raksasa Teknologi Berebut Aset Kripto, Ada Apa dengan Korea Selatan?

Daftar Isi

Industri kripto Korea Selatan sedang memasuki fase baru. 

Jika sebelumnya pasar didominasi investor ritel yang aktif memperdagangkan aset digital, kini bank, perusahaan sekuritas, perusahaan pembayaran, hingga raksasa teknologi mulai berlomba menguasai infrastruktur kripto.

Berikut fakta penting yang menjelaskan mengapa institusi Korea Selatan semakin agresif masuk ke industri kripto berdasarkan laporan Tiger Research.

 

1. Institusi Mulai Borong Saham Perusahaan Kripto

institution player

Sumber: Tiger Research

 

Sejumlah institusi keuangan Korea Selatan mulai mengakuisisi saham perusahaan kripto dalam jumlah besar.

Hana Bank membeli sekitar 6,55% saham Dunamu senilai sekitar $720 juta, sementara Hanwha Investment Securities dan beberapa perusahaan keuangan lain juga menambah kepemilikan mereka di sektor ini.

Langkah tersebut menunjukkan meningkatnya keyakinan bahwa aset digital akan menjadi bagian penting dari sistem keuangan masa depan.

 

Baca juga: Token AI Jadi Bintang Baru Saat Bitcoin (BTC) Anjlok, Tapi Sampai Kapan?

 

2. Stablecoin Jadi Rebutan Baru

stablecoin maps

Sumber: Tiger Research

 

Persaingan tidak lagi hanya soal Bitcoin atau aset kripto lainnya.

Bank, perusahaan fintech, dan perusahaan pembayaran kini berlomba membangun ekosistem stablecoin, yaitu aset digital yang nilainya dipatok pada mata uang fiat seperti won Korea atau dolar AS.

Banyak pelaku industri menilai stablecoin akan menjadi fondasi pembayaran digital generasi berikutnya.

 

3. STO Diprediksi Jadi Pasar Bernilai Besar

sto maps

Sumber: Tiger Research

Institusi juga mulai fokus pada Security Token Offering (STO).

Teknologi ini memungkinkan aset dunia nyata seperti properti, obligasi, hingga karya seni diterbitkan dalam bentuk token digital sehingga lebih mudah diperdagangkan.

Sejumlah perusahaan sekuritas besar Korea saat ini sedang membangun infrastruktur STO sambil menunggu regulasi resmi diterbitkan.

 

4. Infrastruktur Kripto Lokal Mulai Berkembang

Sebelumnya banyak perusahaan Korea bergantung pada teknologi blockchain dari luar negeri.

Kini perusahaan seperti LG CNS, DSRV, dan Altus mulai mengembangkan infrastruktur lokal yang dirancang khusus untuk kebutuhan regulasi dan sistem keuangan Korea Selatan.

Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada teknologi asing dalam jangka panjang.

 

5. Investor Ritel Mulai Kehilangan Dominasi

Menurut Tiger Research, volume perdagangan gabungan di lima bursa kripto terbesar Korea Selatan turun sekitar 48% dibandingkan tahun sebelumnya.

Di saat aktivitas ritel melemah, institusi justru mempercepat ekspansi mereka melalui investasi, pembangunan infrastruktur, dan akuisisi perusahaan.

Perubahan ini menandai pergeseran besar dari pasar yang sebelumnya digerakkan investor individu menuju ekosistem yang semakin didominasi institusi.

 

Kesimpulan

Korea Selatan sedang memasuki fase baru industri kripto. Fokus pasar kini bergeser dari perdagangan ritel menuju pembangunan infrastruktur seperti stablecoin, STO, kustodian, dan jaringan pembayaran digital

Ketika regulasi selesai dan modal institusional mulai mengalir lebih besar, persaingan tidak lagi soal siapa yang memiliki token terbanyak, melainkan siapa yang menguasai infrastruktur keuangan digital di belakangnya.

gambar logo Perpajakan Aset Kripto di Asia: Bullish atau Bearish?

Artikel ini hasil Kolaborasi antara INDODAX x Tiger Research

 

FAQ

1. Mengapa institusi Korea Selatan ramai masuk ke kripto?
Karena mereka melihat aset digital sebagai bagian penting dari sistem keuangan masa depan, terutama di sektor stablecoin, STO, dan kustodian.

2. Apa yang paling diperebutkan institusi saat ini?
Fokus utama berada pada stablecoin, Security Token Offering (STO), kustodian aset digital, dan infrastruktur pembayaran berbasis blockchain.

3. Apa itu STO?
STO adalah aset investasi yang diterbitkan dalam bentuk token digital di blockchain, seperti token yang mewakili properti atau obligasi.

4. Mengapa stablecoin penting bagi institusi?
Stablecoin dapat digunakan untuk pembayaran digital, transfer dana, dan penyelesaian transaksi yang lebih cepat dibanding sistem tradisional.

5. Apakah investor ritel masih mendominasi pasar kripto Korea?
Tidak sepenuhnya. Laporan Tiger Research menunjukkan aktivitas ritel menurun, sementara peran institusi terus meningkat.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi CS Indodax

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Alo 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Kripto Asia

Lebih Banyak dari Berita

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.228
116.96%
BP/IDR
Backpack
5.049
62.87%
SYN/IDR
Synapse
2.177
60.07%
WLD/IDR
Worldcoin
9.964
37.97%
CHT/IDR
CyberHarbo
4
33.33%
Nama Harga 24H Chg
MYX/IDR
MYX Financ
4.417
-28.75%
ALITAS/IDR
Alitas
3
-25%
STIK/IDR
Staika
3.201
-21.1%
RVM/IDR
Realvirm
4
-20%
EVER/IDR
Everscale
108
-20%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Bank hingga Raksasa Teknologi Berebut Aset Kripto, Ada Apa di Korea Selatan?
03/06/2026
Bank hingga Raksasa Teknologi Berebut Aset Kripto, Ada Apa di Korea Selatan?

Industri kripto Korea Selatan sedang memasuki fase baru.  Jika sebelumnya

03/06/2026
Saham MSTR Ambles 9% Usai Aksi Jual Bitcoin (BTC) Strategy
03/06/2026
Saham MSTR Ambles 9% Usai Aksi Jual Bitcoin (BTC) Strategy

Saham Strategy (MSTR) kembali tertekan pada Rabu (3/6) dengan penurunan

03/06/2026
Jelang ETF HYPE Grayscale Diluncurkan, Harga Hyperliquid Malah Anjlok 7%
03/06/2026
Jelang ETF HYPE Grayscale Diluncurkan, Harga Hyperliquid Malah Anjlok 7%

Token Hyperliquid (HYPE) baru saja mendapatkan sentimen positif jelang peluncuran

03/06/2026