Bitcoin (BTC) masih menghadapi tekanan meski sempat menunjukkan pemulihan setelah turun ke area US$60.000.
Sejumlah analis pasar menilai titik terendah atau bottom siklus saat ini belum terbentuk dan kemungkinan baru akan muncul pada kuartal keempat (Q4) 2026.
Pandangan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, ekspektasi perubahan kebijakan suku bunga Amerika Serikat, hingga sentimen pasar kripto yang kembali jatuh ke level ketakutan ekstrem.
Trader Prediksi Bottom Bitcoin Masih Berbulan-Bulan Lagi
Saat ini, Bitcoin berhasil mempertahankan area psikologis US$60.000 setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Namun, sebagian analis menilai pemulihan jangka pendek tidak serta-merta menandakan pasar bearish telah berakhir.
Trader kripto Mark Cullen mengatakan Bitcoin kemungkinan masih memiliki ruang untuk bergerak naik atau berkonsolidasi sepanjang Juni.
“Saya melihat harga masih berpotensi bergerak sideways dan mengalami kenaikan terbatas hingga sisa bulan Juni,” tulis Cullen.
Meski demikian, ia memperkirakan titik terendah utama pasar baru akan terbentuk pada pertengahan hingga akhir kuartal ketiga 2026.
“Saya belum memperkirakan titik terendah utama pasar akan terbentuk sebelum pertengahan hingga akhir kuartal ketiga (Q3) 2026. Meski begitu, mengingat situasi geopolitik yang masih tidak menentu, berbagai kemungkinan tetap bisa terjadi, sehingga investor perlu tetap waspada,” jelasnya.

Sumber Gambar: X.com/mark_cullen
Pandangan serupa disampaikan analis ColinTalksCrypto. Menurutnya, Bitcoin baru saja ditutup di bawah salah satu indikator teknikal penting, yakni rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 200 minggu.
“Q4 memiliki peluang yang cukup tinggi untuk menjadi titik terendah siklus Bitcoin, dengan harga yang mencetak level lebih rendah dari sebelumnya,” tulis Colin.
Ia memperkirakan harga dapat mengalami pantulan selama satu hingga tiga bulan sebelum kembali mencetak level terendah baru pada Q4 2026.
Baca juga berita terkait: Bitcoin Sudah Anjlok 50% dari ATH, Apakah Ini Kesempatan Buy The Dip?
Konflik AS-Iran Masih Membayangi Sentimen Risiko
Ketegangan geopolitik juga menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan investor.
Meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan optimisme terkait peluang tercapainya kesepakatan damai, pasar belum menunjukkan respons yang sepenuhnya positif.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bahkan kembali bergerak di atas US$95 per barel. Kenaikan harga energi sering kali menjadi sinyal meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap stabilitas ekonomi global.
Situasi tersebut membuat sebagian investor masih berhati-hati terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.
Indikator On-Chain Mulai Beri Sinyal Positif
Di tengah prediksi bahwa bottom belum terbentuk, sejumlah indikator on-chain justru mulai menunjukkan tanda-tanda meredanya tekanan jual.
Platform analitik CryptoQuant mencatat beberapa metrik yang secara historis sering muncul mendekati fase akhir pasar bearish.
Salah satunya adalah rasio Spent Output Profit Ratio (SOPR) untuk investor jangka panjang dan jangka pendek yang mengalami penurunan signifikan.
“Rasio LTH-SOPR / STH-SOPR telah turun secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pemegang Bitcoin jangka panjang tidak lagi merealisasikan keuntungan besar seperti yang terjadi selama bull market sebelumnya,” tulis analis CryptoQuant, XWIN Japan.

Sumber Gambar: CryptoQuant
Selain itu, persentase pasokan Bitcoin yang masih berada dalam kondisi untung juga turun drastis. Saat ini hanya sekitar 47% pasokan Bitcoin yang masih mencatat keuntungan.
“Lebih dari setengah pemegang Bitcoin saat ini berada di posisi impas atau merugi. Kondisi ini sangat berbeda dibandingkan fase bull market, ketika lebih dari 90% pasokan Bitcoin biasanya berada dalam kondisi untung,” jelas XWIN Japan.

Sumber Gambar: CryptoQuant
Menurut CryptoQuant, kondisi tersebut mengindikasikan bahwa sebagian besar ekses spekulasi telah tersapu dari pasar dan investor mulai memasuki fase akumulasi yang lebih sabar.
Baca lainnya: Bitcoin Bisa Anjlok ke US$50.000 dalam 30 Hari Jika Skenario Ini Terjadi
Ketakutan Pasar Sentuh Level Ekstrem
Sentimen investor kripto juga menunjukkan kondisi yang jarang terjadi. Crypto Fear & Greed Index tercatat berada di level 8 dari 100 pada awal pekan ini.
Skor tersebut masuk kategori Extreme Fear dan menjadi salah satu level terendah yang pernah tercatat.
Firma analitik Santiment menyebut pesimisme terhadap pasar kripto saat ini telah mencapai titik tertinggi sejak Februari.
“Secara historis, momen-momen keputusasaan yang meluas ini sering muncul mendekati titik terendah pasar,” kata Santiment.
Sumber Gambar: Santiment
Secara historis, periode ketika mayoritas pelaku pasar menganggap kripto telah kehilangan prospeknya sering kali muncul mendekati area bottom siklus.
Meski sentimen bukan indikator yang mampu memprediksi titik balik secara pasti, data historis menunjukkan bahwa fase ketakutan ekstrem kerap menjadi periode yang menarik bagi investor jangka panjang untuk mulai memperhatikan peluang akumulasi.
Kesimpulan
Meski Bitcoin sempat memantul dari area US$60.000, sejumlah analis menilai titik terendah siklus saat ini kemungkinan belum terbentuk. Beberapa trader bahkan memperkirakan bottom baru muncul pada Q3 hingga Q4 2026.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan sentimen pasar yang masih lemah, investor kini mencermati apakah sinyal positif dari data on-chain mampu mengimbangi tekanan makro yang masih membayangi pasar kripto.
FAQ
- Apa yang dimaksud bottom Bitcoin?
Bottom Bitcoin adalah titik harga terendah dalam suatu siklus pasar sebelum harga mulai membentuk tren kenaikan yang lebih berkelanjutan. - Mengapa banyak analis memprediksi bottom Bitcoin belum terjadi?
Sebagian analis melihat kondisi makroekonomi, kebijakan suku bunga, dan struktur teknikal pasar masih berpotensi menekan harga Bitcoin dalam beberapa bulan ke depan. - Apa itu Crypto Fear and Greed Index?
Crypto Fear and Greed Index adalah indikator sentimen yang mengukur tingkat ketakutan dan keserakahan investor kripto menggunakan berbagai data pasar seperti volatilitas, volume perdagangan, dan aktivitas media sosial. - Apakah sentimen Extreme Fear selalu menandakan harga akan naik?
Tidak selalu. Namun secara historis, periode ketakutan ekstrem sering muncul mendekati fase akhir pasar bearish karena banyak investor telah keluar dari pasar. - Apa arti supply Bitcoin in profit hanya 47%?
Artinya hanya sekitar 47% pasokan Bitcoin yang saat ini berada dalam posisi untung. Sisanya berada pada kondisi impas atau rugi, yang menunjukkan tekanan pasar masih cukup besar. - Faktor apa yang paling memengaruhi harga Bitcoin saat ini?
Selain faktor internal pasar kripto, harga Bitcoin saat ini banyak dipengaruhi data inflasi Amerika Serikat, kebijakan Federal Reserve, kondisi ekonomi global, serta perkembangan geopolitik.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


