Bitcoin (BTC) kembali menjadi perhatian investor menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang dijadwalkan pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 01.00 WIB.
Selain keputusan suku bunga, pasar juga menantikan pernyataan ketua The Fed baru, Kevin Warsh, dalam FOMC perdananya yang dinilai dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter The Fed ke depan.
Pasar Menunggu Sinyal Baru dari The Fed

Sumber Gambar: CME Fedwatch
Pasar secara luas memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,50% hingga 3,75% pada rapat FOMC kali ini.
Data CME FedWatch menunjukkan pasar hampir sepenuhnya yakin The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% pada rapat FOMC. Probabilitas suku bunga tetap tercatat sebesar 99,6%, sedangkan peluang kenaikan hanya 0,4%.
Karena keputusan tersebut telah diantisipasi pasar, fokus investor kini tertuju pada petunjuk Federal Reserve terkait inflasi dan prospek suku bunga ke depan.
Sikap yang lebih hawkish berpotensi menekan Bitcoin, sementara sinyal pelonggaran kebijakan dapat mendukung sentimen positif di pasar kripto.
Baca juga berita terkait: Standard Chartered Sebut Bitcoin Sudah Bottom, Bull Run Segera Mulai?
Bitcoin Kerap Bergejolak Saat FOMC Berlangsung
Data historis menunjukkan bahwa Bitcoin sering mengalami volatilitas tinggi di sekitar periode FOMC.
Melansir CoinPedia, Bitcoin sempat mengalami koreksi signifikan setelah beberapa pertemuan FOMC sebelumnya, di antaranya:
- Oktober: turun sekitar 30%
- Desember: turun sekitar 10%
- Januari: turun sekitar 33%
- Maret: turun sekitar 14%
- April: turun sekitar 28%
Data tersebut menunjukkan Bitcoin beberapa kali mengalami koreksi signifikan di sekitar periode FOMC.
Pergerakan tersebut terjadi seiring meningkatnya perhatian investor terhadap prospek suku bunga, inflasi, dan kebijakan moneter Amerika Serikat.
Inflasi Masih Menjadi Faktor Utama
Inflasi tetap menjadi fokus utama pasar menjelang FOMC. The Fed selama ini menargetkan inflasi di level 2%, sehingga investor akan mencermati setiap petunjuk terkait prospek inflasi dan arah suku bunga ke depan.
Komentar Federal Reserve mengenai tekanan harga dan kebijakan moneter selanjutnya berpotensi memengaruhi sentimen pasar, termasuk terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.
Bitcoin Mendekati Area Penentu
Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini berada di area yang dianggap penting.

Sumber Gambar: TradingView via CoinPedia
Setelah berhasil bangkit dari zona support US$60.000 hingga US$61.000, BTC kembali bergerak di atas level US$65.000.
Namun reli tersebut membawa harga ke area resistance kuat di kisaran US$66.000 hingga US$68.000.
Zona tersebut sebelumnya menjadi area yang memicu aksi jual dan menghentikan kenaikan harga.
Selain itu, data volume perdagangan menunjukkan bahwa area tersebut memiliki likuiditas yang cukup besar, sehingga berpotensi menjadi medan pertarungan antara pembeli dan penjual.
Jika Bitcoin mampu menembus level US$68.000, momentum bullish dapat semakin menguat dengan target berikutnya berada di kisaran US$78.000 hingga US$83.000.
Sebaliknya, kegagalan menembus resistance berpotensi memicu koreksi dan membawa harga kembali menguji area support US$60.000 hingga US$61.000.
Baca lainnya: 10 Meme Coin Terpopuler 2026, Ada Token yang Naik Ribuan Persen
Tiga Hal yang Akan Dipantau Investor
Menjelang pengumuman FOMC, investor akan mencermati tiga hal utama:
- Keputusan suku bunga. Meski pasar memperkirakan suku bunga tetap di kisaran 3,50%-3,75%, perubahan tak terduga berpotensi memicu volatilitas pasar.
- Konferensi pers Federal Reserve. Investor akan mencari petunjuk terkait inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan prospek kebijakan moneter ke depan.
- Forward guidance. Pandangan The Fed mengenai arah suku bunga dalam beberapa bulan mendatang akan menjadi perhatian utama pelaku pasar.
Ketiga faktor tersebut diperkirakan akan memengaruhi sentimen investor dan arah pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.
Kesimpulan
Pasar kripto kini menantikan hasil rapat FOMC yang berpotensi menjadi katalis pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek. Meski suku bunga diperkirakan tetap, investor akan mencermati setiap sinyal dari Federal Reserve terkait inflasi dan arah kebijakan moneter ke depan.
Di sisi lain, Bitcoin sedang berada di area teknikal penting setelah kembali bergerak di atas US$65.000. Jika sentimen dari The Fed mendukung aset berisiko, BTC berpeluang melanjutkan penguatan dan menembus resistance berikutnya.
Namun, sikap yang lebih hawkish dapat memicu tekanan jual dan meningkatkan volatilitas pasar.
FAQ
- Apa itu FOMC dan mengapa penting bagi Bitcoin?
FOMC atau Federal Open Market Committee adalah komite di Federal Reserve yang menentukan kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Keputusan dan pernyataannya dapat memengaruhi likuiditas global sehingga berdampak pada harga Bitcoin dan aset kripto lainnya. - Mengapa harga Bitcoin sering bergerak saat FOMC?
Investor menggunakan hasil FOMC untuk memperkirakan arah kebijakan moneter ke depan. Ketika ekspektasi suku bunga berubah, pasar biasanya melakukan penyesuaian yang dapat memicu volatilitas Bitcoin. - Apa hubungan suku bunga The Fed dengan pasar kripto?
Suku bunga yang tinggi cenderung mengurangi minat terhadap aset berisiko karena biaya modal meningkat. Sebaliknya, ekspektasi penurunan suku bunga sering dianggap positif bagi Bitcoin dan pasar kripto. - Apa yang dimaksud kebijakan hawkish dan dovish?
Hawkish mengacu pada kebijakan yang lebih ketat untuk menekan inflasi, biasanya melalui suku bunga tinggi. Dovish mengacu pada kebijakan yang lebih longgar dan lebih terbuka terhadap pemangkasan suku bunga. - Level harga Bitcoin mana yang paling diperhatikan saat ini?
Banyak analis memantau area resistance US$66.000 hingga US$68.000 dan support US$60.000 hingga US$61.000. Pergerakan di sekitar level tersebut dapat menentukan arah tren Bitcoin berikutnya. - Apakah Bitcoin pasti naik jika The Fed menurunkan suku bunga?
Tidak selalu. Meski pemangkasan suku bunga sering dianggap positif bagi aset berisiko, harga Bitcoin juga dipengaruhi faktor lain seperti arus dana ETF Bitcoin, kondisi ekonomi global, sentimen investor, dan perkembangan regulasi kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita The Fed, #Berita Kevin Warsh






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


