Bank multinasional asal Inggris, Standard Chartered, menilai Bitcoin (BTC) kemungkinan telah mencapai titik terendah dalam siklus koreksi saat ini.
Dalam catatan riset kepada klien, Geoff Kendrick, Head of Digital Assets Research Standard Chartered, menyebut level US$59.000 sebagai bottom terbaru Bitcoin.
“Kami meyakini harga aset kripto telah mencapai titik terendah pada siklus saat ini. Untuk Bitcoin, level tersebut berada di US$59.000 atau sekitar 53% di bawah rekor tertinggi sebelumnya di US$126.000,” tulis Kendrick pada Jumat (13/6) dikutip dari Cointelegraph.
Standard Chartered Pantau Tiga Sinyal Konfirmasi
Kendrick mengatakan ada tiga indikator yang dapat mengonfirmasi bahwa Bitcoin telah membentuk bottom. Salah satunya adalah aktivitas pembelian BTC oleh Strategy.
Perhatian pasar tertuju pada unggahan Michael Saylor di X pada Minggu (15/6) yang bertuliskan “Still adding dots”, frasa yang sering digunakan sebelum perusahaan mengumumkan pembelian Bitcoin baru.

Sumber Gambar: X.com
Unggahan tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa Strategy kemungkinan kembali menambah kepemilikan BTC.
Baca juga berita terkait: Harga Bitcoin (BTC) Belum Aman! Trump Ancam Iran Lagi Pasca Deal Damai
ETF Bitcoin Kembali Catat Arus Dana Masuk
Sinyal kedua yang dipantau Standard Chartered berasal dari pasar ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.
Data SoSoValue menunjukkan ETF Bitcoin mencatat net inflow sebesar US$85,84 juta pada perdagangan Jumat lalu.

Sumber Gambar: SoSoValue
Lima ETF menerima aliran dana masuk, sementara delapan ETF lainnya tidak mengalami perubahan posisi bersih.
Arus dana positif ini dianggap penting karena menunjukkan investor institusional masih memiliki minat untuk menambah eksposur terhadap Bitcoin meski pasar sempat mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir.
Harga Minyak Turun Jadi Faktor Pendukung
Faktor ketiga yang diperhatikan Kendrick adalah pergerakan harga minyak dunia. Harga minyak mentah tercatat turun selama dua hari berturut-turut hingga Jumat.
Menurut Standard Chartered, pelemahan harga energi berpotensi membantu menurunkan tekanan inflasi global.
Jika inflasi mereda, bank sentral seperti Federal Reserve (The Fed) memiliki ruang yang lebih besar untuk memangkas suku bunga. Kondisi tersebut biasanya mendukung aset berisiko, termasuk saham teknologi dan aset kripto.
Karena itu, penurunan harga minyak dinilai sebagai salah satu faktor makro yang dapat membantu memperkuat tren pemulihan Bitcoin.
Baca selanjutnya: Apa yang Diharapkan Pasar Crypto dari FOMC Perdana Kevin Warsh Pekan Ini?
Bitcoin Sudah Turun Lebih dari 50% dari Puncaknya
Dalam catatannya, Kendrick menyebut Bitcoin telah mencapai titik terendah siklus di sekitar US$59.000.
Level tersebut merepresentasikan koreksi sekitar 53% dari rekor tertinggi Bitcoin sebelumnya di US$126.000.
Berdasarkan pola historis, koreksi sebesar itu dinilai cukup dalam untuk membentuk dasar harga sebelum pasar memasuki fase pemulihan berikutnya.
Kendrick menutup catatannya dengan kalimat, “Winter is over. Welcome back to crypto Spring,” yang mencerminkan keyakinannya bahwa fase terburuk pasar kripto telah berlalu.
Kesimpulan
Standard Chartered menilai Bitcoin kemungkinan telah membentuk bottom di level US$59.000 setelah mengalami koreksi sekitar 53% dari puncak siklus sebelumnya.
Pandangan tersebut didukung oleh tiga indikator utama, yakni potensi pembelian Bitcoin lanjutan oleh Strategy, kembali positifnya arus dana ETF Bitcoin spot, serta pelemahan harga minyak yang dapat memperbaiki sentimen aset berisiko.
Meski belum menjadi jaminan dimulainya bull run baru, ketiga faktor tersebut menunjukkan bahwa minat institusional terhadap Bitcoin masih bertahan.
FAQ
- Apa yang dimaksud dengan bottom Bitcoin?
Bottom Bitcoin adalah titik harga terendah dalam suatu siklus pasar sebelum aset tersebut mulai pulih dan bergerak naik kembali. Investor biasanya menggunakan istilah ini untuk mengidentifikasi akhir fase bearish. - Mengapa Strategy dianggap penting bagi pasar Bitcoin?
Strategy merupakan perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia. Setiap pembelian baru yang dilakukan perusahaan tersebut sering dianggap sebagai indikator kepercayaan institusional terhadap Bitcoin. - Apa pengaruh ETF Bitcoin terhadap harga BTC?
ETF Bitcoin memungkinkan investor institusional mendapatkan eksposur ke Bitcoin tanpa harus membeli aset secara langsung. Arus dana masuk ke ETF umumnya mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap Bitcoin. - Mengapa harga minyak bisa memengaruhi Bitcoin?
Harga minyak berkaitan erat dengan inflasi. Ketika harga energi turun, tekanan inflasi dapat mereda sehingga peluang penurunan suku bunga meningkat. Kondisi tersebut umumnya mendukung aset berisiko seperti Bitcoin. - Apakah koreksi lebih dari 50% pada Bitcoin termasuk normal?
Ya. Dalam beberapa siklus sebelumnya, Bitcoin pernah mengalami koreksi lebih dari 50% sebelum kembali melanjutkan tren kenaikan. Karena itu, volatilitas besar masih dianggap bagian dari karakteristik pasar kripto. - Apa saja indikator yang sering digunakan untuk mengidentifikasi bull run Bitcoin?
Beberapa indikator yang umum dipantau antara lain arus dana ETF Bitcoin, aktivitas pembelian oleh institusi besar, kondisi makroekonomi, volume perdagangan, serta sentimen pasar secara keseluruhan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


