Suku Bunga Diprediksi Tinggi hingga 2027, Bitcoin Makin Mati Kutu?
icon search
icon search

Top Performers

Suku Bunga Diprediksi Tinggi hingga 2027, Bitcoin Makin Mati Kutu?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Suku Bunga Diprediksi Tinggi hingga 2027, Bitcoin Makin Mati Kutu?

Suku Bunga Diprediksi Tinggi hingga 2027, Bitcoin Makin Mati Kutu?

Daftar Isi

Harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Amerika Serikat kembali mundur. 

Goldman Sachs kini memperkirakan Federal Reserve (The Fed) baru akan memangkas suku bunga pada Juni dan Desember 2027, lebih lambat dibanding proyeksi sebelumnya yang memperkirakan pemangkasan dimulai pada akhir 2026.

Dalam laporannya, Kepala Ekonom AS Goldman Sachs, David Mericle, mengatakan kondisi ekonomi AS masih cukup kuat untuk membuat The Fed mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama.

Goldman Sachs memperkirakan tingkat pengangguran AS hanya naik tipis dari 4,3% pada Mei menjadi 4,4% hingga akhir tahun. Sementara itu, inflasi inti PCE diproyeksikan tetap berada di atas 3% sepanjang 2026 sebelum mendekati target 2% pada 2027.

“Data aktivitas ekonomi dan pasar tenaga kerja dalam beberapa bulan terakhir lebih kuat dari perkiraan kami,” tulis Mericle dalam laporan tersebut.

 

unemployment rate chart image

Sumber Gambar: Goldman Sach

 

Baca berita lainnya: Grayscale Rilis 5 Altcoin DeFi Berfundamental Kuat, HYPE hingga AAVE Masuk List

 

Pasar Mulai Menghapus Harapan Rate Cut

Ekspektasi Goldman Sachs sejalan dengan pergerakan pasar futures suku bunga AS.

Berdasarkan data CME FedWatch per Jumat (19/6), peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada level saat ini dalam pertemuan Juli 2026 berada di 63,7%, sementara peluang kenaikan suku bunga mencapai 36,3%.

Probabilitas kenaikan tersebut meningkat menjadi 70,4% pada pertemuan September, 78,2% pada Oktober, dan mencapai 87,3% pada Desember 2026.

Data tersebut menunjukkan pasar semakin yakin bahwa era suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama dibanding ekspektasi sebelumnya.

Selain itu, sejumlah pejabat The Fed dalam beberapa pekan terakhir juga mulai membuka peluang kenaikan suku bunga apabila inflasi kembali memburuk. 

Meski belum menjadi skenario utama, perubahan nada komunikasi tersebut memperkuat pandangan bahwa bank sentral AS masih memprioritaskan pengendalian inflasi.

 

Dampaknya ke Bitcoin

Prospek suku bunga tinggi yang bertahan hingga 2027 menjadi tantangan bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin (BTC).

Selama beberapa tahun terakhir, pergerakan Bitcoin kerap dipengaruhi ekspektasi kebijakan moneter AS. Ketika pasar memperkirakan suku bunga turun, aset kripto biasanya mendapat sentimen positif karena likuiditas berpotensi meningkat.

Sebaliknya, suku bunga tinggi membuat investor cenderung memilih instrumen yang menawarkan imbal hasil tetap seperti obligasi pemerintah AS dibanding aset yang lebih berisiko.

Kondisi tersebut dapat membatasi aliran dana baru ke pasar kripto dan membuat reli Bitcoin lebih sulit terjadi dalam jangka pendek.

Tekanan juga datang dari faktor ekonomi global lainnya. 

Goldman Sachs menilai kombinasi dampak tarif perdagangan, harga minyak yang lebih tinggi, konflik di Timur Tengah, dan tingginya investasi kecerdasan buatan (AI) masih berpotensi mempertahankan tekanan inflasi dalam beberapa waktu ke depan.

 

Baca juga: Worldcoin Terbang 180% Saat OpenAI Bersiap IPO, Kebetulan atau Sinyal Besar?

 

The Fed Masih Fokus ke Inflasi

Goldman Sachs memperkirakan inflasi inti PCE masih akan bertahan di atas target The Fed sepanjang 2026. Kondisi ini membuat bank sentral belum memiliki alasan kuat untuk segera melonggarkan kebijakan moneternya.

Di sisi lain, pasar tenaga kerja yang masih kuat juga mengurangi tekanan bagi The Fed untuk memberikan stimulus melalui penurunan suku bunga.

Menurut Goldman Sachs, kombinasi inflasi yang belum sepenuhnya terkendali dan ekonomi yang masih tangguh menjadi alasan utama mengapa pemangkasan suku bunga kemungkinan baru akan terjadi pada 2027.

 

Kesimpulan

Prediksi Goldman Sachs yang memundurkan pemangkasan suku bunga hingga 2027 memperkuat pandangan bahwa kebijakan moneter ketat masih akan bertahan lebih lama. 

Sejalan dengan itu, data CME FedWatch menunjukkan pasar juga mulai mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

Bagi Bitcoin, kondisi ini dapat menjadi tantangan karena suku bunga tinggi umumnya membatasi likuiditas dan minat investor terhadap aset berisiko.

Selama The Fed masih fokus menekan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi, pasar kripto kemungkinan akan tetap sensitif terhadap setiap perubahan arah kebijakan moneter AS.

 

FAQ

  • Mengapa suku bunga tinggi berdampak pada Bitcoin?
    Suku bunga tinggi membuat instrumen seperti obligasi pemerintah AS menjadi lebih menarik bagi investor. Akibatnya, sebagian dana yang biasanya mengalir ke aset berisiko seperti Bitcoin dapat berpindah ke instrumen yang menawarkan imbal hasil lebih stabil.
  • Kapan Goldman Sachs memperkirakan The Fed mulai memangkas suku bunga?
    Goldman Sachs memperkirakan Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga pada Juni 2027 dan kembali melakukan pemangkasan pada Desember 2027. Proyeksi ini lebih lambat dibanding perkiraan sebelumnya yang mengarah ke akhir 2026.
  • Apa yang membuat The Fed belum menurunkan suku bunga?
    Menurut Goldman Sachs, ekonomi AS masih cukup kuat, terutama dari sisi pasar tenaga kerja. Selain itu, inflasi inti PCE diperkirakan masih berada di atas target The Fed sebesar 2% sepanjang 2026 sehingga bank sentral belum memiliki alasan kuat untuk segera melonggarkan kebijakan moneternya.
  • Apakah Bitcoin pasti turun jika suku bunga tetap tinggi?
    Tidak selalu. Suku bunga merupakan salah satu faktor yang memengaruhi harga Bitcoin, tetapi bukan satu-satunya. Arus masuk dana institusional, perkembangan ETF Bitcoin spot, regulasi, dan sentimen pasar juga dapat memengaruhi pergerakan harga aset kripto.
  • Apa yang ditunjukkan data CME FedWatch saat ini?
    Data CME FedWatch menunjukkan pasar semakin memperkirakan suku bunga AS akan bertahan pada level tinggi sepanjang 2026. Probabilitas kenaikan suku bunga bahkan meningkat dalam beberapa pertemuan The Fed mendatang, menandakan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang masih ketat.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita The Fed, #Berita Regulasi Crypto

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
BICO/IDR
Biconomy
777
118.87%
MET/IDR
Meteora
2.562
37.3%
STRM/IDR
StreamCoin
8
33.33%
SPK/IDR
Spark
308
27.8%
CAT/IDR
Simon's Ca
0
22.23%
Nama Harga 24H Chg
TLM/IDR
Alien Worl
17
-69.09%
DODO/IDR
DODO
284
-63.59%
EPIC/IDR
Epic Chain
7.188
-28.42%
UB/IDR
Unibase
1.480
-27.38%
H2O/IDR
H2O DAO
6
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Suku Bunga Diprediksi Tinggi hingga 2027, Bitcoin Makin Mati Kutu?
20/06/2026
Suku Bunga Diprediksi Tinggi hingga 2027, Bitcoin Makin Mati Kutu?

Harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Amerika Serikat kembali mundur. 

20/06/2026
Gap Bitcoin (BTC) dan Ethereum Kian Besar, Ini 5 Penyebab ETH Terus Kalah

Perbedaan performa antara Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) kembali melebar

SpaceX vs Bitcoin: Mana Investasi yang Lebih Menguntungkan Saat Ini?
20/06/2026
SpaceX vs Bitcoin: Mana Investasi yang Lebih Menguntungkan Saat Ini?

Perbandingan dua aset populer, SpaceX (SPCX) dan Bitcoin (BTC), menunjukkan

20/06/2026