Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi perbincangan setelah analis kripto Alex Mason menyebut area harga saat ini belum menjadi titik beli terbaik.
Menurutnya, pasar masih berpotensi mengalami penurunan lebih dalam sebelum membentuk dasar siklus baru.
Melalui unggahan di X pada Kamis (18/6), Mason memprediksi Bitcoin masih dapat turun menuju $55.000 sebelum akhirnya mencapai area $47.000 yang ia sebut sebagai kemungkinan titik terendah (market cycle bottom).
Analis Sebut Buy Zone Terbaik Ada di Area $47.000

Sumber: x.com/@alexmason
Menurut Mason, pergerakan Bitcoin saat ini masih berada dalam fase yang sering muncul menjelang akhir bull trap atau kondisi ketika pasar terlihat mulai pulih tetapi akhirnya kembali turun.
Ia menggambarkan skenario harga Bitcoin bergerak dari $59.000, naik ke $65.000, kembali turun ke $62.000, lalu berpotensi melemah menuju $55.000 sebelum mencapai area $47.000.
Dalam pandangannya, area tersebut justru berpotensi menjadi zona akumulasi yang lebih menarik dibanding harga saat ini.
Setelah fase tersebut selesai, Mason memperkirakan Bitcoin berpeluang melanjutkan tren naik jangka panjang hingga menuju target $200.000.
Namun perlu dicatat bahwa prediksi tersebut merupakan pandangan pribadi analis dan bukan kepastian arah pasar.
Baca juga: Kenapa Bitcoin (BTC) Belum Bull Run Meski AS-Iran Berdamai? Ini Alasannya
Mengapa Market Bottom Penting bagi Investor?
Market bottom adalah titik ketika tekanan jual mulai melemah dan pasar membentuk dasar sebelum memasuki fase pemulihan berikutnya.
Banyak investor jangka panjang berusaha mengidentifikasi area tersebut karena dianggap menawarkan rasio risiko dan potensi keuntungan yang lebih menarik dibanding membeli saat harga masih berada dalam tren turun.
Meski demikian, menentukan market bottom bukan hal yang mudah. Dalam praktiknya, dasar harga baru biasanya baru terlihat jelas setelah pasar benar-benar mulai berbalik arah.
Prediksi Besar Selalu Disertai Risiko
Meskipun target $200.000 terdengar menarik, Mason sendiri menilai pasar masih harus melewati fase koreksi terlebih dahulu.
Skenario tersebut menunjukkan bahwa peluang kenaikan besar sering kali datang setelah periode ketidakpastian yang cukup panjang.
Bagi investor, kondisi seperti ini menjadi pengingat bahwa harga yang terlihat murah belum tentu merupakan titik terendah.
Perbedaan antara harga murah dan buy zone ideal sering kali baru terlihat setelah pasar menyelesaikan seluruh siklus koreksinya.
Kesimpulan
Prediksi Alex Mason menambah daftar pandangan yang menilai Bitcoin mungkin belum mencapai titik beli terbaik pada siklus saat ini. Dalam skenarionya, area $47.000 berpotensi menjadi market bottom sebelum BTC memasuki fase pemulihan yang lebih besar.
Terlepas dari apakah prediksi tersebut akan terbukti benar atau tidak, satu pesan yang cukup jelas adalah bahwa banyak analis masih melihat pasar berada dalam fase pencarian dasar.
Bagi investor, fokus utama bukan hanya mencari harga termurah, tetapi memahami di mana keseimbangan antara risiko dan peluang mulai terbentuk.
FAQ
1. Apa yang dimaksud buy zone Bitcoin?
Buy zone adalah area harga yang dianggap menarik untuk melakukan akumulasi karena menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar dibanding risiko yang dihadapi.
2. Apa itu market cycle bottom dalam Bitcoin?
Market cycle bottom adalah titik terendah dalam satu siklus pasar sebelum harga mulai membentuk tren naik baru.
3. Mengapa harga murah belum tentu menjadi buy zone terbaik?
Karena harga masih bisa turun lebih dalam. Banyak aset terlihat murah selama koreksi, tetapi belum tentu telah mencapai titik dasar pasar.
4. Apa itu bull trap dalam pasar kripto?
Bull trap adalah kondisi ketika harga terlihat mulai pulih dan mendorong investor masuk ke pasar, tetapi kemudian kembali turun sehingga menjebak pembeli.
5. Apakah Bitcoin benar-benar bisa turun ke $47.000?
Tidak ada yang bisa memastikan. Angka tersebut merupakan bagian dari skenario yang diprediksi Alex Mason berdasarkan analisis dan pengalaman pribadinya membaca siklus pasar.
6. Mengapa investor mencari market bottom Bitcoin?
Karena membeli di dekat titik dasar berpotensi memberikan rasio risiko dan imbal hasil yang lebih baik dibanding membeli saat harga sudah naik jauh.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
