STRC Anjlok 25%, Apakah Michael Saylor Mengulang Kasus Terra LUNA?
icon search
icon search

Top Performers

STRC Anjlok 25%, Apakah Michael Saylor Mengulang Kasus Terra LUNA?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

STRC Anjlok 25%, Apakah Michael Saylor Mengulang Kasus Terra LUNA?

STRC Anjlok 25%, Apakah Michael Saylor Mengulang Kasus Terra LUNA?

Daftar Isi

STRC, salah satu instrumen preferred stock milik Strategy yang dipimpin Michael Saylor, kembali menjadi sorotan setelah anjlok sekitar 25% dan diperdagangkan di kisaran $76,2. 

 

Harga STRC

Sumber Gambar: X.com/Arkham

 

Penurunan ini memicu kekhawatiran pasar, dengan sebagian investor membandingkannya secara ekstrem dengan kasus kolapsnya Terra LUNA di masa lalu.

 

STRC Turun Tajam, Sentimen Pasar Memburuk

 

STRC

Sumber Gambar: X.com/Arkham

 

STRC merupakan perpetual preferred stock yang menawarkan dividen sekitar 11,5% dari nilai par $100 per saham. 

Dengan total sekitar 104,89 juta saham beredar, kewajiban dividen tahunan Strategy diperkirakan mencapai sekitar $1,2 miliar.

 

STRC Market

Sumber Gambar: X.com/Arkham

 

Di sisi lain, data Arkham juga menunjukkan Strategy masih memiliki cadangan kas sekitar $1,4 miliar. 

Kondisi ini membuat ruang likuiditas masih tersedia untuk menopang pembayaran dividen dalam jangka pendek, meski tekanan tetap meningkat jika kondisi pasar berlanjut melemah.

Penurunan harga STRC sendiri lebih mencerminkan perubahan sentimen investor, bukan gangguan sistemik langsung.

 

Baca juga berita terkait: 3 Saham Crypto yang Paling Diuntungkan Jika CLARITY Act AS Disahkan Tahun Ini

 

Berbeda dengan Kasus Terra LUNA

Kekhawatiran bahwa STRC akan mengikuti jejak Terra LUNA dinilai kurang tepat. 

Terra LUNA runtuh akibat mekanisme algoritmik stablecoin yang menciptakan spiral kematian (death spiral) ketika kepercayaan hilang.

Sementara itu, STRC adalah instrumen ekuitas preferen di perusahaan publik, bukan aset algoritmik dengan mekanisme mint-burn otomatis yang saling memperkuat tekanan harga.

Selain itu, dalam struktur STRC tidak terdapat mekanisme likuidasi otomatis yang memaksa perusahaan menjual aset secara paksa ketika harga turun, seperti yang terjadi pada ekosistem Terra.

 

Beban Dividen Jadi Fokus Utama Pasar

Tekanan utama STRC bukan berasal dari mekanisme runtuhnya sistem, melainkan dari keberlanjutan pembayaran dividen.

Dengan kewajiban sekitar $1,2 miliar per tahun, pasar mulai mempertanyakan kemampuan Strategy untuk terus menjaga arus kas, terutama di tengah volatilitas Bitcoin yang menjadi basis kekuatan neraca perusahaan.

Arkham mencatat bahwa tekanan harga STRC mencerminkan ekspektasi investor terhadap kemampuan perusahaan dalam menjaga pendanaan di masa depan, bukan tanda kegagalan struktural.

 

Baca lainnya: Harga Saham MSTR Terjun Bebas, Apakah Akan Mempengaruhi Bitcoin?

 

Tidak Ada Risiko Likuidasi Otomatis

Berbeda dengan Terra LUNA, tidak ada mekanisme yang memaksa Michael Saylor atau Strategy untuk mempertahankan harga STRC melalui penjualan aset secara otomatis.

Perusahaan juga tidak memiliki kewajiban hukum absolut untuk terus membayar dividen dalam kondisi ekstrem, sehingga risiko “death spiral” sistemik seperti LUNA tidak terjadi dalam struktur ini.

“Strategy secara hukum tidak wajib membayar dividen ini. Jika Strategy mengalami kesulitan, Saylor tidak harus memprioritaskan dividen untuk pemegang saham STRC. Berbeda dengan Terra LUNA, Saylor tidak bisa ‘dilikuidasi’ jika nilai STRC turun,” tulis Arkham.

Namun, tekanan tetap bisa berdampak pada strategi pendanaan jangka panjang, terutama jika investor mulai menghindari saham utama Strategy (MSTR) karena kekhawatiran dana hanya digunakan untuk membayar dividen.

 

Kesimpulan

STRC memang sedang berada dalam fase tekanan harga yang cukup tajam, tetapi kondisi ini tidak bisa disamakan dengan Terra LUNA.

Risiko yang muncul lebih bersifat finansial dan persepsi pasar, bukan risiko runtuhnya mekanisme sistem. Dengan kata lain, STRC bukan “LUNA berikutnya”, melainkan instrumen yield tinggi yang sangat sensitif terhadap sentimen investor dan keberlanjutan arus pendapatan perusahaan.

 

FAQ

  • Apa itu STRC dalam Strategy milik Michael Saylor?
    STRC adalah perpetual preferred stock yang diterbitkan oleh Strategy dengan imbal hasil dividen sekitar 11,5% dari nilai par $100 per saham.
  • Kenapa harga STRC bisa turun 25%?
    Penurunan terjadi karena sentimen pasar yang melemah terhadap kemampuan perusahaan mempertahankan pembayaran dividen di masa depan.
  • Apakah STRC bisa kolaps seperti Terra LUNA?
    Tidak. STRC bukan aset algoritmik seperti LUNA, sehingga tidak memiliki mekanisme spiral kematian yang otomatis menghancurkan harga.
  • Berapa total biaya dividen STRC?
    Berdasarkan data, total kewajiban dividen STRC diperkirakan sekitar $1,2 miliar per tahun.
  • Apakah Strategy wajib membayar dividen STRC?
    Tidak sepenuhnya wajib secara absolut dalam kondisi ekstrem, sehingga perusahaan masih memiliki fleksibilitas dalam situasi tekanan finansial.
  • Apa dampak STRC ke Michael Saylor dan MSTR?
    Jika kepercayaan investor turun, minat terhadap saham utama MSTR bisa ikut tertekan karena kekhawatiran struktur pendanaan jangka panjang.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER: Seluruh informasi yang disampaikan oleh Indodax terkait kinerja aset kripto, baik di masa lalu maupun saat ini, merupakan informasi yang bersifat historis. Informasi tersebut tidak menjamin kinerja di masa depan dan terdapat kemungkinan perbedaan hasil yang dapat diperoleh. Sebelum melakukan transaksi jual atau beli aset kripto, pengguna disarankan untuk melakukan riset secara mandiri (DYOR) guna memahami seluruh risiko dan informasi yang relevan.
 

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Michael Saylor, #Berita Tokoh Kripto Dunia

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
2
100%
DVI/IDR
Dvision Ne
3
50%
RDNT/IDR
Radiant Ca
19
46.15%
DLC/IDR
Diverge Lo
57
42.5%
BEAT/IDR
Audiera
42.756
34.66%
Nama Harga 24H Chg
KUNCI/IDR
Kunci Coin
1
-50%
EDENA/IDR
Edena
499
-36.03%
CHT/IDR
CyberHarbo
2
-33.33%
UNMD/IDR
Utility Ne
2.163
-27.63%
VOLT/USDT
Volt Inu
0
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

STRC Anjlok 25%, Apakah Michael Saylor Mengulang Kasus Terra LUNA?
26/06/2026
STRC Anjlok 25%, Apakah Michael Saylor Mengulang Kasus Terra LUNA?

STRC, salah satu instrumen preferred stock milik Strategy yang dipimpin

26/06/2026
Inflasi AS Sentuh Level Tertinggi 3 Tahun, Bitcoin Nyaris Turun ke Rp1 Miliar
26/06/2026
Inflasi AS Sentuh Level Tertinggi 3 Tahun, Bitcoin Nyaris Turun ke Rp1 Miliar

Bitcoin (BTC) kembali berada di bawah tekanan setelah data inflasi

26/06/2026
XRP Lanjutkan Koreksi, Pasar Khawatir Level Psikologis $1 Jebol
25/06/2026
XRP Lanjutkan Koreksi, Pasar Khawatir Level Psikologis $1 Jebol

XRP kembali berada di bawah tekanan jual dan melanjutkan koreksinya

25/06/2026