Harapan pasar terhadap kejelasan regulasi kripto di Amerika Serikat mulai memudar.
Data terbaru dari Polymarket menunjukkan peluang CLARITY Act disahkan pada 2026 kini hanya 39%, yang berarti pasar memperkirakan ada 61% kemungkinan pembahasannya baru rampung setelah tahun ini.
Perubahan ekspektasi tersebut menjadi perhatian karena CLARITY Act selama ini dipandang sebagai salah satu katalis utama bagi adopsi aset kripto oleh institusi, termasuk XRP.
Jika proses legislasi terus tertunda, momentum yang diharapkan pasar berpotensi ikut bergeser.
Mengapa Peluang CLARITY Act Terus Menurun?
Penurunan probabilitas tersebut dipicu oleh sejumlah kendala dalam proses legislasi di Senat AS.
Meski RUU ini telah lolos dari DPR AS pada 2025 dan mendapat persetujuan Senate Banking Committee, pembahasannya belum selesai. Versi yang dibahas oleh beberapa komite masih perlu diselaraskan sebelum dapat diajukan ke sidang pleno Senat.
Selain itu, waktu pembahasan juga semakin sempit menjelang masa reses Senat pada 8 Agustus.
Apabila tidak segera masuk agenda sidang, pembahasannya berisiko bergeser ke periode kampanye politik, ketika peluang pengesahan rancangan undang-undang yang kompleks umumnya semakin kecil.
Di sisi lain, penolakan dari sebagian industri perbankan terhadap aturan stablecoin serta kritik terhadap sejumlah pasal terkait pengawasan aset digital turut memperlambat proses negosiasi.
Baca juga berita terkait: CLARITY Act Kian Sulit Lolos? Pendapatan Crypto Trump Jadi Pemicu Baru
Apa Dampaknya terhadap XRP?
Bagi Ripple, kepastian regulasi di Amerika Serikat dinilai dapat mempercepat adopsi teknologi pembayaran berbasis blockchain oleh bank dan institusi keuangan.
Selama aturan tersebut belum jelas, sebagian pelaku industri diperkirakan masih memilih menunggu sebelum memperluas penggunaan solusi pembayaran Ripple di pasar AS.
Kondisi ini dapat memperlambat pertumbuhan utilitas XRP di dalam negeri, meski tidak mengubah prospek bisnis Ripple secara keseluruhan.
Di luar Amerika Serikat, Ripple masih terus memperluas jangkauan layanannya di berbagai kawasan seperti Dubai, Singapura, dan London. Ekspansi tersebut berpotensi menjaga pertumbuhan jaringan meskipun regulasi di AS belum sepenuhnya rampung.
Bukan Hanya CLARITY Act yang Menentukan Arah XRP
Meski perkembangan regulasi menjadi sorotan, pergerakan XRP tetap dipengaruhi berbagai faktor lain. Harga Bitcoin masih menjadi acuan utama bagi pasar kripto secara keseluruhan.
Selain itu, arus dana ke ETF spot XRP, aktivitas akumulasi whale, hingga kebijakan suku bunga Federal Reserve juga berpotensi memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap pergerakan harga dalam jangka pendek.
Karena itu, penundaan CLARITY Act lebih tepat dipandang sebagai faktor yang dapat memperlambat munculnya sentimen positif, bukan sebagai penentu tunggal arah XRP.
Baca juga: Prediksi XRP Juli 2026: Harga Terancam Jebol US$1, Ini Alasannya
XRP Masih Bertahan di Atas Support Psikologis
Di tengah ketidakpastian tersebut, XRP masih bergerak dalam tren menurun.

Sumber Gambar: TradingView
Menurut data yang dikutip CaptainAltcoin, XRP sempat diperdagangkan di sekitar US$2,40 pada awal 2026 sebelum turun ke kisaran US$1,04, atau melemah hampir 48% sejak awal tahun. Dalam 30 hari terakhir, aset ini juga tercatat turun sekitar 21%.
Secara teknikal, area US$1 kini menjadi level psikologis yang penting. Apabila level tersebut mampu dipertahankan, peluang pemulihan masih terbuka. Namun jika support tersebut ditembus, tekanan jual berpotensi meningkat.
Kesimpulan
Naiknya peluang penundaan CLARITY Act menjadi 61% menunjukkan bahwa pasar mulai mengurangi ekspektasi terhadap lahirnya regulasi kripto baru di Amerika Serikat pada tahun ini.
Bagi XRP, kondisi tersebut dapat menunda percepatan adopsi institusional di AS.
Namun, arah pergerakan harganya tetap akan dipengaruhi kombinasi faktor lain, mulai dari tren Bitcoin, arus investasi institusi, hingga perkembangan bisnis Ripple di pasar global.
FAQ
- Apa itu CLARITY Act?
CLARITY Act adalah rancangan undang-undang di Amerika Serikat yang bertujuan memberikan kepastian regulasi bagi aset kripto, termasuk pembagian kewenangan antara SEC dan CFTC. - Mengapa CLARITY Act penting bagi XRP?
Jika disahkan, CLARITY Act dapat memberikan kepastian hukum yang lebih jelas bagi pelaku industri, sehingga berpotensi mendorong adopsi teknologi Ripple oleh institusi keuangan di Amerika Serikat. - Apakah penundaan CLARITY Act membuat XRP pasti turun?
Tidak. Penundaan regulasi dapat memengaruhi sentimen pasar, tetapi harga XRP juga dipengaruhi oleh pergerakan Bitcoin, kondisi ekonomi global, serta permintaan dari investor institusi. - Mengapa data Polymarket diperhatikan investor kripto?
Polymarket merupakan platform prediction market yang mencerminkan ekspektasi pelaku pasar terhadap suatu peristiwa, termasuk peluang pengesahan regulasi seperti CLARITY Act. - Selain regulasi, apa yang paling memengaruhi harga XRP?
Faktor yang sering menjadi perhatian investor meliputi tren Bitcoin, arus dana ETF XRP, aktivitas whale, kebijakan suku bunga The Fed, dan perkembangan penggunaan jaringan Ripple di berbagai negara.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Regulasi Crypto






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar

