Dua bank investasi besar di Wall Street, JPMorgan dan Morgan Stanley, mengeluarkan pandangan berbeda mengenai prospek saham kecerdasan buatan (AI).
Perbedaan tersebut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi sentimen di sektor teknologi hingga aset kripto seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
JPMorgan menilai pelemahan harga saham chip AI sebagai peluang beli. Sebaliknya, Morgan Stanley melihat investor mulai mengalihkan dana ke perusahaan teknologi besar yang terus meningkatkan investasi AI.
JPMorgan dan Morgan Stanley Beda Pendapat
JPMORGAN: BUY THE CHIP STOCK DIP
JPMorgan says the recent pullback in semiconductor stocks is a buying opportunity, arguing the AI-driven chip cycle remains strong and meaningful new supply is unlikely before 2028.
The bank favors semiconductors over hyperscalers, expects…
— *Walter Bloomberg (@DeItaone) July 6, 2026
JPMorgan meyakini permintaan chip AI masih kuat, sementara kapasitas produksi baru diperkirakan belum bertambah secara signifikan hingga 2028. Kondisi ini dinilai masih menguntungkan perusahaan semikonduktor karena pasokan tetap terbatas.
Sebaliknya, Chief Investment Officer Morgan Stanley, Michael Wilson, menilai momentum saham chip mulai melemah setelah memimpin reli pasar sepanjang 2026.
“The momentum unwind is happening in some of the larger companies in the index,” ucap Wilson dikutip dari Bloomberg.
Wilson juga menyoroti besarnya belanja AI perusahaan hyperscaler seperti Microsoft, Amazon, dan Meta yang diperkirakan mencapai $805 miliar pada 2026 dan meningkat menjadi $1,116 triliun pada 2027.
Baca juga: Investor Ramai Borong PAX Gold (PAXG), Aktivitas Wallet Pecahkan Rekor Baru
Nvidia Jadi Penentu Arah Selanjutnya
Investor kini menunggu laporan keuangan Nvidia untuk melihat apakah permintaan chip AI masih tetap kuat.
Selain itu, pasar juga akan mencermati apakah perusahaan hyperscaler mempertahankan belanja AI mereka atau mulai menguranginya.
Perkembangan tersebut penting bagi investor crypto karena saham teknologi dan aset seperti Bitcoin serta Ethereum sering bergerak searah ketika sentimen terhadap sektor AI berubah.
Kesimpulan
Perbedaan pandangan JPMorgan dan Morgan Stanley menunjukkan bahwa pasar AI masih memiliki prospek positif.
Namun, saat ini investor mulai memperdebatkan sektor mana yang akan memimpin pertumbuhan berikutnya.
Bagi investor crypto, laporan Nvidia dan belanja AI perusahaan teknologi besar menjadi faktor yang layak dipantau karena dapat memengaruhi sentimen terhadap Bitcoin, Ethereum, dan aset digital lainnya.
FAQ
- Mengapa JPMorgan dan Morgan Stanley berbeda pendapat soal saham AI?
JPMorgan melihat koreksi saham chip sebagai peluang beli, sedangkan Morgan Stanley menilai momentumnya mulai melemah. - Mengapa Nvidia menjadi perhatian investor?
Karena Nvidia merupakan produsen chip AI terbesar yang menjadi indikator permintaan AI global. - Apa itu perusahaan hyperscaler?
Hyperscaler adalah perusahaan teknologi besar yang mengoperasikan layanan cloud dan berinvestasi besar dalam pengembangan AI. - Apa hubungan saham AI dengan Bitcoin dan Ethereum?
Keduanya sering dipengaruhi sentimen pasar teknologi sehingga pergerakannya kerap saling berkaitan. - Mengapa investor crypto perlu mengikuti perkembangan saham AI?
Karena perubahan sentimen di sektor AI dapat memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin dan Ethereum.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – JPMorgan Says Buy the AI Chip Dip But Morgan Stanley Pushes a Different Bet, diakses pada 7 Juli 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #berita terkini saham hari ini, #Harga Saham NVIDIA XStocks Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
