Harga XRP dan Solana (SOL) kompak menguat setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) atau Consumer Price Index (CPI) bulan Juni 2026 dirilis lebih rendah dari perkiraan.
Sentimen positif tersebut mendorong Bitcoin (BTC) kembali menembus US$65.000, diikuti kenaikan XRP sekitar 2,4% ke US$1,10 dan Solana (SOL) sekitar 1,5% ke US$77,20.
Selain didorong membaiknya ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed), penguatan kedua aset juga ditopang perkembangan fundamental masing-masing jaringan.
Inflasi AS Melandai, Sentimen Pasar Berubah Positif
Laporan CPI AS menunjukkan inflasi tahunan AS berada di 3,5%, lebih rendah dibandingkan proyeksi ekonom sebesar 3,8%. Sementara itu, Core CPI tercatat 2,6%, di bawah ekspektasi 2,8%.
Secara bulanan, CPI bahkan turun 0,4%, menjadi penurunan bulanan terbesar sejak Mei 2020.
Kondisi ini membuka peluang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneternya lebih cepat apabila tren penurunan inflasi terus berlanjut.
Sentimen tersebut langsung mendorong arus dana kembali ke aset berisiko, termasuk pasar kripto yang bergerak menguat sesaat setelah data diumumkan.
Baca juga berita terkait: Bitcoin Sentuh US$64.000 Setelah CPI AS Melandai, Reli Bisa Berlanjut?
XRP Didukung Aktivitas Jaringan dan Perkembangan Ripple
Selain mengikuti penguatan pasar, XRP memperoleh sentimen positif dari perkembangan ekosistem Ripple.
Melansir dari CaptainAltcoin, perusahaan tersebut resmi bergabung dalam Wholesale Digital Markets Taskforce bentukan UK Treasury yang beranggotakan 54 institusi.
Kelompok kerja ini bertugas menyusun standar tokenisasi untuk pasar keuangan Inggris, yang diperkirakan mampu memberikan kontribusi hingga £33 miliar per tahun terhadap perekonomian pada 2035.
Aktivitas di jaringan XRP Ledger juga meningkat. Volume pembayaran harian melonjak lebih dari 200% hingga mencapai sekitar 291 juta XRP, mengindikasikan penggunaan jaringan yang semakin tinggi.
Di sisi lain, pasar masih mencermati perpindahan XRP senilai sekitar US$64,9 juta ke Binance. Transfer dalam jumlah besar ke bursa kerap dianggap sebagai potensi tekanan jual, meski belum tentu berujung pada aksi pelepasan aset.
Secara teknikal, XRP telah kembali berada di atas level US$1,10. Resistance berikutnya berada di kisaran US$1,12 hingga US$1,15.
Jika area tersebut berhasil ditembus, peluang menuju US$1,18 hingga US$1,25 semakin terbuka. Sebaliknya, support terdekat berada di sekitar US$1,08 dan US$1,05.
Baca berita lainnya: Dogecoin Rebound Usai CPI AS, Bisakah DOGE Bertahan dari Aksi Jual Meme Coin?
Adopsi Solana Terus Bertambah
Solana juga mendapat dorongan dari meningkatnya penggunaan jaringan untuk kebutuhan pembayaran digital.
Perusahaan pembayaran Confirmo bersama firma perdagangan FTMO meluncurkan layanan Subscribe, yang memungkinkan bisnis mengotomatisasi pembayaran berulang menggunakan stablecoin USDC dan USDG di jaringan Solana.
Dari sisi aktivitas blockchain, Solana memproses lebih dari 1 miliar transaksi non-voting dalam sepekan. Jumlah wallet aktif juga meningkat dari sekitar 16,8 juta menjadi 29,7 juta alamat, menunjukkan pertumbuhan partisipasi pengguna.
Sementara itu, nilai aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) yang dibangun di jaringan Solana disebut meningkat dari sekitar US$1,4 miliar menjadi US$3,3 miliar sepanjang tahun ini.
Secara teknikal, area US$80 hingga US$82 menjadi resistance utama yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan menuju kisaran US$90 hingga US$95. Jika gagal bertahan di atas support US$75, harga SOL berpotensi kembali bergerak ke area US$70 hingga US$72.
Meski sentimen pasar membaik setelah rilis data CPI AS, pergerakan XRP dan Solana masih akan ditentukan oleh kemampuan keduanya menembus level resistance terdekat.
Kesimpulan
Meredanya inflasi AS berhasil mengembalikan optimisme investor terhadap aset berisiko dan menjadi katalis awal penguatan pasar kripto.
XRP dan Solana ikut menikmati sentimen tersebut, tetapi keduanya juga memiliki faktor pendukung yang berbeda, mulai dari meningkatnya aktivitas XRP Ledger hingga bertambahnya adopsi jaringan Solana.
Meski prospek jangka pendek terlihat membaik, investor tetap perlu mencermati level teknikal penting serta perkembangan kebijakan moneter AS.
Kombinasi faktor makro dan fundamental akan menjadi penentu apakah reli kedua aset dapat berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.
FAQ
- Apa hubungan data CPI AS dengan harga XRP dan Solana?
Data CPI mencerminkan tingkat inflasi di Amerika Serikat. Ketika inflasi lebih rendah dari perkiraan, pasar biasanya memperkirakan peluang penurunan suku bunga The Fed semakin besar. Kondisi tersebut dapat meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk XRP dan Solana. - Mengapa XRP ikut menguat setelah data inflasi dirilis?
Selain terdorong sentimen pasar secara umum, XRP mendapat dukungan dari meningkatnya aktivitas XRP Ledger serta bergabungnya Ripple dalam inisiatif tokenisasi yang dibentuk UK Treasury. - Apa yang mendorong pertumbuhan ekosistem Solana?
Pertumbuhan Solana didukung oleh meningkatnya aktivitas transaksi, bertambahnya jumlah wallet aktif, serta pemanfaatan jaringan untuk pembayaran stablecoin dan pengembangan aset dunia nyata (RWA). - Apa arti resistance dalam analisis harga kripto?
Resistance adalah area harga yang sering menjadi titik munculnya tekanan jual. Jika harga berhasil menembus level tersebut dengan volume yang kuat, peluang melanjutkan tren kenaikan biasanya menjadi lebih besar. - Faktor apa saja yang perlu diperhatikan investor setelah reli ini?
Selain perkembangan inflasi dan kebijakan suku bunga The Fed, investor juga perlu memantau pergerakan Bitcoin, aktivitas on-chain, serta perkembangan fundamental masing-masing proyek karena faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi arah pasar kripto berikutnya.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Solana, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Pergerakan Harga Crypto, #Berita Consumer Price Index






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
