Bukan ETF, Hal Ini Ternyata Perlu Diwaspadai Investor Bitcoin (BTC)
icon search
icon search

Top Performers

Bukan ETF, Hal Ini Ternyata Perlu Diwaspadai Investor Bitcoin (BTC)

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Bukan ETF, Hal Ini Ternyata Perlu Diwaspadai Investor Bitcoin (BTC)

Bukan ETF, Hal Ini Ternyata Perlu Diwaspadai Investor Bitcoin (BTC)

Daftar Isi

Konflik geopolitik antara AS dan Iran dan kebijakan The Federal Reserve (The Fed) selalu menjadi topik panas bagi para investor belakangan ini. 

Di balik itu, menurut BullTheory, risiko terbesar yang perlu diwaspadai investor saat ini bukan hanya inflow maupun outflow ETF, melainkan potensi kembalinya inflasi akibat terganggunya pasokan minyak dunia.

Jika inflasi kembali meningkat, bank sentral berpotensi mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama. Kondisi tersebut dapat memengaruhi sentimen investor terhadap berbagai aset berisiko, termasuk Bitcoin.

 

Potensi Gangguan Pasokan Minyak Kembali Jadi Sorotan

 

BullTheory pada Senin (20/7) menjelaskan bahwa perubahan situasi dimulai setelah gencatan senjata di Timur Tengah berakhir, sehingga kembali memunculkan risiko terhadap jalur distribusi minyak global.

Salah satu titik paling krusial adalah Selat Hormuz, yang mengalirkan sekitar 20,3 juta barel minyak per hari atau hampir 20% konsumsi minyak dunia. Menurut data yang dikutip BullTheory, lalu lintas kapal tanker di kawasan tersebut turun lebih dari 90% setelah konflik kembali meningkat.

Selain itu, Selat Bab el-Mandeb yang menjadi jalur sekitar 7,4 juta barel minyak per hari atau sekitar 7% pasokan minyak global juga menghadapi risiko gangguan. 

Berdasarkan laporan Reuters, Iran disebut telah meminta kelompok Houthi bersiap menutup jalur tersebut apabila Amerika Serikat menyerang fasilitas energi Iran.

Apabila kedua jalur tersebut mengalami gangguan secara bersamaan, sekitar 27% pasokan minyak global berpotensi terdampak. 

 

Baca juga: Bitcoin Cs Mendadak Tegang Usai Trump Janji Hantam Iran Lebih Keras

 

Inflasi Dinilai Bisa Menjadi Tantangan Baru

Berkurangnya pasokan minyak global umumnya membuat harga minyak naik, yang kemudian dapat meningkatkan biaya produksi dan distribusi berbagai barang sehingga memicu inflasi.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah Amerika Serikat biasanya dapat memanfaatkan Strategic Petroleum Reserve (SPR) untuk membantu menjaga pasokan minyak. 

Namun, BullTheory mencatat cadangan tersebut kini hanya sekitar 326 juta barel yang berarti masuk dalam level terendah sejak 1983 setelah mengalami penurunan selama 13 minggu berturut-turut.

Di sisi lain, proyeksi terbaru The Fed juga menunjukkan perhatian terhadap inflasi masih cukup tinggi. Sebanyak 9 dari 18 pejabat The Fed memperkirakan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga pada 2026, sementara proyeksi inflasi dinaikkan menjadi 3,6%.

Ketika inflasi meningkat, The Fed dapat mempertahankan atau menaikkan suku bunga untuk meredam kenaikan harga. 

Kondisi tersebut umumnya membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko, termasuk saham dan Bitcoin, sehingga sentimen pasar berpotensi ikut melemah.

 

Kesimpulan

Menurut BullTheory, risiko yang perlu diperhatikan investor saat ini bukan hanya kebijakan The Fed atau perkembangan ETF Bitcoin, tetapi juga kemungkinan meningkatnya inflasi akibat terganggunya pasokan minyak dunia. 

Meski demikian, analisis tersebut merupakan skenario makroekonomi yang perlu dicermati, bukan kepastian bahwa harga Bitcoin akan bergerak ke arah tertentu, karena pasar tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor lain.

 

FAQ

1. Mengapa inflasi bisa memengaruhi sentimen investor Bitcoin?
Inflasi yang tinggi dapat membuat bank sentral mempertahankan atau menaikkan suku bunga. Kondisi ini sering membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

2. Apa itu Selat Hormuz dan mengapa penting?
Selat Hormuz adalah jalur pelayaran utama yang dilalui sekitar 20% konsumsi minyak dunia setiap hari. Gangguan di wilayah ini dapat memengaruhi pasokan dan harga minyak global.

3. Apa fungsi Strategic Petroleum Reserve (SPR)?
SPR adalah cadangan minyak strategis milik Amerika Serikat yang dapat digunakan untuk membantu menstabilkan pasokan energi saat terjadi gangguan pasokan atau krisis.

4. Mengapa harga minyak berkaitan dengan inflasi?
Ketika harga minyak naik, biaya transportasi, logistik, dan produksi ikut meningkat. Kenaikan biaya tersebut dapat mendorong harga barang dan jasa secara lebih luas.

5. Apakah kenaikan inflasi selalu membuat harga Bitcoin turun?
Tidak selalu. Inflasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar, tetapi pergerakan Bitcoin juga dipengaruhi kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, serta permintaan dan penawaran di pasar kripto.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

Author: Alo 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Pergerakan Harga Crypto, #Berita Bitcoin, #Crypto ETF, #Berita Timur Tengah Terkini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
T/IDR
Threshold
457
339.42%
D/IDR
DAR Open N
103
123.91%
WTEC/IDR
World Trad
2
100%
PUNDIX/USDT
Pundi X (N
0
73.24%
MPRO/IDR
Max Proper
3
50%
Nama Harga 24H Chg
UW3S/IDR
Utility We
2
-33.33%
NIGHT/IDR
Midnight
348
-27.2%
LOOKS/IDR
LooksRare
3
-25%
AVA/IDR
AVA
148
-24.87%
ZEREBRO/IDR
Zerebro
654
-21.96%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Perusahaan Jepang Bakal Gaji Ribuan Sopir Pakai Stablecoin Yen, Ini Alasannya
20/07/2026
Perusahaan Jepang Bakal Gaji Ribuan Sopir Pakai Stablecoin Yen, Ini Alasannya

Perusahaan logistik asal Jepang, AZ-COM Maruwa Holdings, berencana menggunakan stablecoin

20/07/2026
Moonshot AI Siap IPO, Persaingan AI China Bisa Berdampak ke Bitcoin?
20/07/2026
Moonshot AI Siap IPO, Persaingan AI China Bisa Berdampak ke Bitcoin?

Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal China, Moonshot AI, bersiap melantai

20/07/2026
Harga Chainlink (LINK) Menghijau! Berikut 3 Katalis Besar Seminggu Terakhir
20/07/2026
Harga Chainlink (LINK) Menghijau! Berikut 3 Katalis Besar Seminggu Terakhir

Harga Chainlink (LINK) mencatat kenaikan sekitar 4% dalam sepekan terakhir

20/07/2026