Harga Chainlink (LINK) mencatat kenaikan sekitar 4% dalam sepekan terakhir di tengah derasnya kabar positif dari berbagai institusi global.
Berdasarkan data CoinMarketCap pada Senin (20/7), LINK diperdagangkan di kisaran $8,34 dengan kapitalisasi pasar sekitar $6,24 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $178,5 juta.

Sumber: CoinMarketCap
Penguatan tersebut terjadi bersamaan dengan meningkatnya peran Chainlink dalam berbagai proyek pemerintahan AS, bank sentral, hingga regulator keuangan.
Berikut 3 katalis utama yang menjadi sorotan selama sepekan terakhir.
1. Chainlink Makin Banyak Digunakan Pemerintah dan Bank Sentral
Salah satu katalis terbesar datang dari semakin luasnya adopsi Chainlink pada proyek aset digital sektor publik.
Dilansir dari Coin Bureau pada Minggu (19/7), teknologi Chainlink kini digunakan dalam proyek yang melibatkan Departemen Perdagangan Amerika Serikat, Bank Sentral Brasil, Hong Kong, Singapura, dan Australia.
Di Amerika Serikat, Department of Commerce memilih Chainlink untuk membawa berbagai data ekonomi penting ke blockchain, seperti Real GDP dan PCE Price Index. Data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai referensi dalam berbagai aplikasi blockchain secara otomatis dan transparan.
Sementara itu, Chainlink juga berperan dalam proyek e-HKD milik Hong Kong Monetary Authority, Project Guardian di Singapura, serta pengembangan solusi CBDC atau mata uang digital bank sentral di Brasil.
Baca juga: Layak Masuk Watchlist! 3 Altcoin Ini Punya Ekosistem yang Terus Berkembang
2. Dukungan Regulasi di Amerika Serikat Semakin Kuat

Sumber: x.com/@chainlink
Selain adopsi oleh berbagai institusi, Chainlink juga memperoleh sejumlah katalis positif dari sisi regulasi di Amerika Serikat berdasarkan laporan pada Jumat (17/7):
- Masuk dalam White House Digital Asset Report
Teknologi Chainlink mendapat sorotan dalam White House Digital Asset Report sebagai salah satu infrastruktur yang dinilai mendukung pengembangan stablecoin, aset yang ditokenisasi, serta ekosistem ekonomi berbasis blockchain. - Pendiri Chainlink bergabung dengan komite penasihat CFTC
Pendiri Chainlink, Sergey Nazarov, ditunjuk sebagai anggota Innovation Advisory Committee milik Commodity Futures Trading Commission (CFTC) yang bertugas memberi masukan kepada regulator terkait. - Chainlink Labs berdiskusi dengan SEC
Chainlink Labs mengikuti sejumlah pembahasan bersama Securities and Exchange Commission (SEC) mengenai tokenisasi aset, transfer agen, dan struktur pasar. - LINK diklasifikasikan sebagai digital commodity
SEC dan CFTC mengeluarkan interpretasi bersama yang mengklasifikasikan LINK sebagai digital commodity, sehingga memberikan kejelasan mengenai status aset tersebut dalam kerangka regulasi Amerika Serikat. - Mantan petinggi Chainlink bergabung dengan SEC
Mantan Deputy General Counsel Chainlink Labs resmi ditunjuk sebagai Chief Counsel di Crypto Task Force SEC yang menangani berbagai isu terkait regulasi aset digital di Amerika Serikat.
3. Peran Chainlink Semakin Besar di Ekosistem Blockchain Global
Chainlink’s role at the center of international digital asset policy continues to rapidly accelerate:
?? Just this week, Chainlink:
• Engaged with leaders at the International Monetary Fund (@IMFNews) and @WorldBankGroup Spring Meetings on the emerging role of tokenized assets… pic.twitter.com/RpDPQ7xzid
— Chainlink (@chainlink) April 17, 2026
Tak hanya di Amerika Serikat, Chainlink juga memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga internasional.
Dalam sepekan terakhir, Chainlink terlibat dalam diskusi bersama International Monetary Fund (IMF) dan World Bank mengenai perkembangan aset yang ditokenisasi di pasar global.
Chainlink juga berpartisipasi dalam forum Atlantic Council, National Institute of Standards and Technology (NIST), hingga pembahasan di Capitol Hill terkait arah kebijakan blockchain di Amerika Serikat.
Rangkaian perkembangan tersebut menunjukkan bahwa peran Chainlink tidak lagi terbatas sebagai penyedia oracle blockchain, tetapi mulai menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur aset digital dan kebijakan blockchain di tingkat global.
Kesimpulan
Dalam seminggu terakhir, Chainlink memperoleh sejumlah katalis positif mulai dari adopsi oleh pemerintah dan bank sentral, penguatan hubungan dengan regulator Amerika Serikat, hingga keterlibatan dalam pembahasan kebijakan aset digital internasional.
Di saat yang sama, harga LINK turut menguat sekitar 4%, mencerminkan meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan fundamental proyek tersebut meski pergerakan harga tetap dipengaruhi berbagai faktor lainnya.
FAQ
1. Mengapa harga Chainlink naik dalam sepekan terakhir?
Harga LINK menguat di tengah berbagai katalis positif, seperti adopsi oleh lembaga pemerintah, perkembangan regulasi di Amerika Serikat, serta meningkatnya keterlibatan Chainlink dalam proyek blockchain global.
2. Apa fungsi Chainlink dalam proyek bank sentral?
Chainlink menyediakan infrastruktur yang membantu menghubungkan data dunia nyata dengan blockchain sehingga dapat dimanfaatkan dalam proyek CBDC, tokenisasi aset, dan penyelesaian transaksi lintas jaringan.
3. Apa yang dimaksud dengan digital commodity?
Digital commodity adalah aset digital yang diperlakukan sebagai komoditas dalam kerangka regulasi. Status ini dapat memberikan kejelasan mengenai perlakuan hukum terhadap suatu aset.
4. Mengapa keterlibatan IMF dan World Bank penting bagi Chainlink?
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa teknologi blockchain, termasuk solusi yang dikembangkan Chainlink, mulai menjadi bagian dari diskusi mengenai masa depan sistem keuangan digital di tingkat internasional.
5. Apa itu tokenisasi aset yang sering dikaitkan dengan Chainlink?
Tokenisasi aset adalah proses mengubah kepemilikan aset nyata, seperti obligasi atau saham, menjadi token digital di blockchain sehingga transaksi dapat dilakukan dengan lebih efisien dan transparan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga media sosial INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Pergerakan Harga Crypto, #Berita Altcoin, #Berita LINK Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
