Harga Bitcoin (BTC) kembali menarik perhatian pasar setelah menembus level US$66.000, tertinggi dalam sekitar lima pekan terakhir.

Sumber Gambar: INDODAX Market
Kenaikan ini terjadi di tengah kembalinya arus dana ke ETF Spot Bitcoin di Amerika Serikat, yang mencatat lima hari berturut-turut net inflow untuk pertama kalinya sejak akhir April.
Berdasarkan data SoSoValue yang dikutip dari CoinDesk, ETF Spot Bitcoin menerima net inflow sekitar US$227 juta pada 20 Juli 2026.
Secara akumulatif, total dana yang masuk dalam lima hari terakhir mencapai sekitar US$727 juta, menjadi rangkaian pembelian paling konsisten sejak pasar mengalami gelombang outflow besar pada Juni 2026.
Baca berita lainnya: Absen Beli Bitcoin, Strategy Tambah Cadangan USD Sebesar $225 Juta
ETF Bitcoin Kembali Catat Arus Dana Positif

Sumber Gambar: SoSoValue
Masuknya dana ke ETF menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pelaku pasar karena mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap eksposur Bitcoin melalui instrumen investasi yang diperdagangkan di bursa.
Selain itu, total aset kelolaan seluruh ETF Spot Bitcoin di AS juga kembali meningkat menjadi sekitar US$79 miliar, setelah sebelumnya sempat turun ke kisaran US$75 miliar pada awal Juli.
Di sisi lain, ETF Spot Ethereum juga mencatat arus dana positif sekitar US$38 juta dalam periode yang sama. Produk ETHA milik BlackRock menjadi penyumbang terbesar dengan inflow sekitar US$34 juta.
Baca juga berita terbaru: Bitcoin Diburu Investor Institusi Jelang Rapat The Fed, Dibidik Tembus US$72.000
Pasar Masih Menanti Dua Katalis Besar
Meski sentimen terhadap Bitcoin mulai membaik, pergerakan harga masih berpotensi dipengaruhi sejumlah agenda penting dalam waktu dekat.
Pasar kini menunggu hasil rapat Federal Reserve (The Fed) pada 28–29 Juli 2026 untuk mencari petunjuk arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Keputusan bank sentral tersebut sering menjadi faktor yang memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada musim laporan keuangan perusahaan teknologi besar seperti Alphabet, Tesla, dan Intel.
Hasil kinerja emiten-emiten tersebut diperkirakan dapat memengaruhi sentimen pasar secara lebih luas, terutama setelah Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir bergerak searah dengan saham sektor teknologi.
Sementara itu, Bitcoin sempat menyentuh level US$66.400 sebelum mengalami koreksi tipis ke sekitar US$66.200.
Penurunan tersebut terjadi ketika harga minyak dunia naik menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang kembali memicu kehati-hatian investor.
Kesimpulan
Kembalinya arus dana ke ETF Spot Bitcoin menjadi salah satu sinyal bahwa minat pasar mulai pulih setelah tekanan jual pada Juni. Meski belum menjamin tren kenaikan harga akan berlanjut, inflow selama lima hari berturut-turut menunjukkan sentimen terhadap Bitcoin kembali membaik.
Arah pergerakan harga Bitcoin selanjutnya kemungkinan akan dipengaruhi oleh keputusan The Fed, laporan keuangan perusahaan teknologi besar, serta apakah arus dana ke ETF mampu bertahan dalam beberapa hari ke depan.
FAQ
- Apa itu ETF Spot Bitcoin?
ETF Spot Bitcoin adalah produk investasi yang melacak harga Bitcoin secara langsung sehingga investor dapat memperoleh eksposur terhadap BTC tanpa harus membeli dan menyimpan aset kripto secara langsung. - Apa yang dimaksud dengan net inflow pada ETF Bitcoin?
Net inflow adalah kondisi ketika nilai dana yang masuk ke ETF lebih besar dibandingkan dana yang keluar dalam periode tertentu. Hal ini sering digunakan untuk melihat minat investor terhadap produk investasi tersebut. - Mengapa arus dana ETF Bitcoin penting bagi harga BTC?
Masuknya dana ke ETF dapat meningkatkan permintaan terhadap Bitcoin karena pengelola ETF perlu membeli aset acuan untuk mendukung produk investasinya. Namun, arus dana bukan satu-satunya faktor yang menentukan harga. - Apa perbedaan inflow dan outflow pada ETF?
Inflow berarti dana bersih masuk ke ETF, sedangkan outflow menunjukkan lebih banyak dana yang ditarik atau dijual dibandingkan dana yang masuk. - Faktor apa saja yang dapat memengaruhi harga Bitcoin selain ETF?
Selain arus dana ETF, harga Bitcoin juga dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga bank sentral, kondisi ekonomi global, sentimen investor, perkembangan regulasi, serta peristiwa geopolitik yang memengaruhi pasar keuangan secara keseluruhan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #ETF Bitcoin, #Crypto ETF, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Pergerakan Harga Crypto






Polkadot 2.25%
BNB 0.30%
Solana 4.19%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


