David Schwartz, CTO Emeritus Ripple sekaligus salah satu pengembang utama XRP Ledger, mengaku menyesali keputusannya menjual sebagian besar kepemilikan XRP dan Ethereum (ETH) terlalu dini.
Meski tetap memperoleh keuntungan saat itu, ia mengakui telah kehilangan potensi profit yang jauh lebih besar seiring lonjakan harga kedua aset tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Pengakuan tersebut disampaikan Schwartz melalui unggahan di platform X pada 20 Juli 2026 setelah seorang pengguna kembali menyinggung keputusan lamanya menjual XRP di kisaran US$0,10 dan Ethereum di sekitar US$1,05.
David Schwartz Akui Menyesal Menjual XRP dan ETH Terlalu Cepat

Sumber Gambar: X.com
Menanggapi komentar tersebut, Schwartz mengatakan bahwa jika melihat kondisi saat ini, ia tentu berharap tidak menjual aset-aset tersebut terlalu cepat.
“Tentu saja saya berharap dulu saya tidak melakukan itu,” tulis Schwartz.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena kehilangan kepercayaan terhadap XRP maupun Ethereum. Sebaliknya, keputusan itu diambil sebagai bagian dari strategi mengurangi risiko investasi.
Menurut Schwartz, ia dan istrinya telah membuat kesepakatan untuk menjual sebagian aset kripto setiap kali nilai portofolio mereka mencapai rekor tertinggi baru.
Tujuannya adalah mengurangi eksposur terhadap aset yang memiliki volatilitas tinggi dan mengamankan keuntungan yang sudah diperoleh.
“Namun, saya dan istri telah sepakat untuk menjual sebagian kepemilikan setiap kali mencapai rekor harga tertinggi (ATH). Saya memang sangat tidak menyukai risiko,” jelasnya.
Baca berita lainnya: Ethereum Lagi Jadi Favorit Whale, Sinyal Reli ETH Makin Menguat
Manajemen Risiko Jadi Alasan Utama
Schwartz menjelaskan dirinya termasuk investor yang sangat menghindari risiko (risk averse). Karena itu, ia memilih merealisasikan keuntungan secara bertahap dibanding mempertahankan seluruh kepemilikan dengan harapan harga akan terus naik.
Melansir dari Crypto.News, Ia mengungkapkan bahwa pada masa awal XRP diperdagangkan, harga US$0,10 sudah dianggap sangat tinggi. Bahkan, saat itu ia merasa XRP mencapai US$0,25 merupakan skenario yang sulit terjadi.
Pandangan tersebut akhirnya terbukti meleset setelah XRP berkembang menjadi salah satu aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di industri.
Hal serupa juga terjadi pada Ethereum. Schwartz mengaku pernah menjual sekitar 40.000 ETH di harga sekitar US$1,05 per koin.
Dalam pernyataan sebelumnya pada Mei 2026, ia mengatakan bahwa keputusan tersebut tidak akan diambil apabila saat itu ia memperkirakan Ethereum memiliki peluang, meski hanya 1 persen, untuk mencapai harga ribuan dolar di masa depan.
Tak Hanya XRP dan Ethereum
Strategi pengurangan risiko tersebut ternyata juga berlaku untuk Bitcoin. Schwartz sebelumnya pernah mengungkapkan bahwa ia menjual sebagian besar kepemilikan Bitcoin miliknya jauh sebelum aset tersebut mencapai harga saat ini.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena menganggap Bitcoin akan gagal, melainkan murni bagian dari strategi diversifikasi kekayaan.
Menurutnya, mengurangi kepemilikan aset kripto secara bertahap membuat porsi kekayaan keluarganya tidak sepenuhnya bergantung pada instrumen yang memiliki fluktuasi harga tinggi.
Kepemilikan XRP Kini Jauh Berkurang
Schwartz juga mengungkapkan bahwa kepemilikan XRP pribadinya kini jauh lebih kecil dibanding beberapa tahun lalu.
Sebelumnya, ia pernah memiliki sekitar 26 juta XRP. Namun sebagian besar aset tersebut telah dijual secara bertahap mengikuti strategi manajemen risiko yang diterapkannya.
Meski demikian, ia masih memiliki eksposur terhadap industri aset digital melalui kepemilikan saham di Ripple. Schwartz tidak mengungkapkan secara rinci jumlah XRP, Bitcoin, maupun Ethereum yang masih dimilikinya saat ini.
Baca selanjutnya: XRP dan Ethereum Ramai Diborong Saat Turun, Sinyal Rebound atau Jebakan?
Tetap Aktif di Ekosistem XRP Ledger
Walaupun telah meninggalkan tugas operasional sebagai Chief Technology Officer Ripple pada akhir 2025 dan kini menyandang jabatan CTO Emeritus, Schwartz masih aktif berkontribusi dalam pengembangan XRP Ledger.
Sepanjang 2026, ia tetap terlibat dalam berbagai diskusi teknis, menjalankan infrastruktur XRPL secara independen, serta mendukung pembaruan jaringan, termasuk implementasi XRP Ledger 3.2.0 yang membawa sejumlah peningkatan untuk ekosistem decentralized finance (DeFi), tokenisasi aset, dan infrastruktur blockchain.
Kesimpulan
Pengakuan David Schwartz menunjukkan bahwa keputusan investasi terbaik sering kali baru terlihat setelah waktu berlalu.
Ia mengaku kehilangan potensi profit besar karena menjual XRP dan Ethereum terlalu cepat, tetapi tetap menilai langkah tersebut sesuai dengan prinsip manajemen risiko yang diyakininya saat itu.
Bagi Schwartz, mengurangi risiko merupakan prioritas, meskipun konsekuensinya adalah melewatkan sebagian keuntungan yang akhirnya tercipta ketika pasar kripto berkembang jauh melampaui ekspektasi awal.
FAQ
- Apa alasan David Schwartz menjual XRP di harga US$0,10?
David Schwartz menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada strategi manajemen risiko. Saat itu ia menganggap harga XRP sudah sangat tinggi dan memilih mengurangi eksposur terhadap aset kripto yang volatil. - Berapa harga Ethereum saat dijual David Schwartz?
Schwartz mengungkapkan bahwa ia pernah menjual sekitar 40.000 ETH di kisaran US$1,05 per koin, jauh sebelum Ethereum mencapai harga ribuan dolar. - Apakah David Schwartz masih memiliki XRP?
Ya. Schwartz menyatakan masih memiliki XRP, tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding sebelumnya. Ia juga masih memiliki eksposur terhadap industri kripto melalui kepemilikan saham di Ripple. - Mengapa David Schwartz menyesali keputusan tersebut?
Ia mengaku menyesal karena kehilangan potensi keuntungan yang jauh lebih besar setelah harga XRP dan Ethereum melonjak dalam beberapa tahun berikutnya. Namun, ia tetap menilai keputusan tersebut sesuai dengan toleransi risikonya saat itu. - Apakah David Schwartz memberikan prediksi harga XRP terbaru?
Tidak. Dalam pernyataan terbarunya, Schwartz tidak menyampaikan target harga maupun prediksi baru untuk XRP. Ia hanya menjelaskan alasan di balik keputusan investasinya di masa lalu dan bagaimana strategi tersebut dipengaruhi oleh prinsip manajemen risiko. - Siapa David Schwartz di Ripple?
David Schwartz merupakan salah satu pencipta XRP Ledger dan pernah menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO) Ripple. Sejak akhir 2025, ia berperan sebagai CTO Emeritus dan masih aktif mendukung pengembangan ekosistem XRP Ledger.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Ethereum, #Berita Tokoh Kripto Dunia






Polkadot 2.25%
BNB 0.38%
Solana 4.19%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


