Bitcoin (BTC) dinilai mulai memasuki babak baru setelah sempat terkoreksi tajam dari level tertingginya beberapa bulan lalu.
Menurut Executive Chairman Strategy, Michael Saylor, harga Bitcoin telah membentuk bottom di area sekitar $60.000.
Dilansir dari wawancara CNBC pada Selasa (21/7), Saylor menyebut bahwa pasar berpeluang memasuki “fase spring”, yaitu periode awal pemulihan setelah tren turun.
“At the top in October, about 125, I think we bottomed at 60. I think we’re moving into the spring phase. We’ve got decent support here at these levels. I think we’ll rally from here,” kata Saylor.
Analis Temukan Sejumlah Sinyal Bottom Bitcoin
Pandangan Saylor sejalan dengan analisis Crypto Coach Luis yang diunggah melalui YouTube, menilai sejumlah indikator teknikal mulai menunjukkan tanda-tanda bahwa Bitcoin sedang membentuk dasar pergerakan harga baru.
Salah satu indikator yang disorot adalah weekly RSI divergence, yaitu kondisi ketika pergerakan harga dan indikator Relative Strength Index (RSI) tidak lagi bergerak searah. Secara historis, pola ini beberapa kali muncul menjelang terbentuknya titik terendah pasar.
Selain itu, Luis mencatat volatilitas Bitcoin mulai menurun ke level yang sebelumnya sering dikaitkan dengan fase akumulasi. Kondisi ini mengindikasikan minat investor jangka pendek mulai berkurang, sementara investor jangka panjang masih tetap bertahan.
Ia juga menyoroti arus keluar ETF Bitcoin yang cukup besar sepanjang Juni sebagai kemungkinan tanda terjadinya kapitulasi.
Baca juga: Whale Beli 200 Juta DOGE Saat Elon Musk Kembali Singgung Dogecoin, Ada Apa?
Level Harga yang Perlu Diperhatikan
Menurut Luis, Bitcoin saat ini sedang berupaya merebut kembali area sekitar $65.700. Jika mampu ditutup di atas level tersebut dalam grafik mingguan, kondisi itu dapat menjadi sinyal perubahan struktur pasar ke arah yang lebih bullish.

Sumber: YouTube/Crypto Coach Luis
Ia memperkirakan Bitcoin berpotensi bergerak hingga $80.000 apabila berhasil menembus area resistance terdekat.
Bahkan, jika harga mampu melewati $73.000, peluang menuju $84.000 pada September atau Oktober disebut semakin terbuka.
Meski demikian, Luis menilai skenario yang lebih mungkin terjadi adalah penolakan harga dalam jangka pendek sebelum membentuk higher low.
Sebaliknya, jika Bitcoin turun di bawah level terendah pada 6 Februari, skenario bullish tersebut dinilai tidak lagi berlaku.
Kesimpulan
Pandangan Michael Saylor dan analisis Crypto Coach Luis sama-sama mengarah pada satu kesimpulan, yakni Bitcoin kemungkinan telah membentuk titik terendah di sekitar $60.000.
Berbagai indikator teknikal, mulai dari RSI divergence, penurunan volatilitas, hingga struktur pasar, dinilai mulai mendukung potensi pemulihan harga.
Meski prospek jangka pendek masih dipengaruhi kondisi ekonomi makro, level teknikal yang disebutkan analis akan menjadi area penting untuk menentukan apakah Bitcoin benar-benar memasuki “fase spring” atau masih membutuhkan waktu sebelum melanjutkan tren naik.
FAQ
1. Apa yang dimaksud Bitcoin mencapai bottom?
Bottom adalah titik terendah harga dalam suatu siklus pasar sebelum aset mulai memasuki fase pemulihan atau tren kenaikan baru.
2. Apa itu “fase spring” pada Bitcoin?
Fase spring merupakan istilah yang digunakan Michael Saylor untuk menggambarkan periode ketika Bitcoin mulai pulih setelah melewati fase penurunan dan membangun fondasi untuk potensi kenaikan berikutnya.
3. Mengapa level $60.000 dianggap penting bagi Bitcoin?
Menurut Michael Saylor dan Crypto Coach Luis, area $60.000 menjadi level support yang menunjukkan minat beli cukup kuat sehingga berpotensi menjadi dasar pembalikan tren harga.
4. Apa itu RSI divergence dalam analisis Bitcoin?
RSI divergence adalah kondisi ketika arah pergerakan harga berbeda dengan indikator Relative Strength Index (RSI). Pola ini sering digunakan analis untuk mengidentifikasi potensi pembalikan arah pasar.
5. Apa yang dimaksud kapitulasi dalam pasar kripto?
Kapitulasi adalah kondisi ketika banyak investor menjual asetnya akibat tekanan pasar yang berkepanjangan. Dalam analisis teknikal, fase ini terkadang dianggap sebagai salah satu tanda bahwa pasar mulai mendekati titik terendah.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinPedia – Michael Saylor Says Bitcoin May Have Bottomed at $60,000, diakses pada 23 Juli 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Michael Saylor, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.30%
Solana 4.19%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
