Firma crypto asal Texas, Multicoin Capital dikabarkan melakukan unstake sebagian besar kepemilikan HYPE miliknya.
Namun, Co-Founder sekaligus Managing Partner Tushar Jain menegaskan bahwa langkah tersebut bukan dilakukan untuk menjual token.
“Yesterday we unstaked a large slug of HYPE. We did not unstake to sell,” tulis Jain.
Melalui unggahannya di platform X pada Rabu (23/7), Jain menjelaskan keputusan itu didorong oleh kebutuhan akan privasi on-chain, bukan karena perubahan pandangan terhadap HYPE.
Privasi On-Chain Jadi Perhatian Institusi
Yesterday we unstaked a large slug of HYPE. We did not unstake to sell.
This is why privacy matters. Our funds are constantly tracked, forcing regular wallet rotations. Institutions need privacy to operate. This is why we’re long $ZAMA and $ZEC. Zama unlocks private defi, Zcash…
— Tushar Jain (@tushar_jain) July 22, 2026
Jain mengatakan aktivitas dompet milik perusahaan investasi terus dipantau oleh pelaku pasar.
Bagi investor ritel, kondisi tersebut mungkin bukan masalah besar. Namun, bagi institusi yang mengelola dana bernilai jutaan hingga miliaran dolar, setiap transaksi dapat menjadi sinyal bagi pasar.
Karena itu, menurut Jain, institusi kerap melakukan wallet rotation tujuannya bukan untuk menyembunyikan aset, melainkan agar pihak lain tidak mudah menghubungkan seluruh riwayat transaksi dengan satu dompet yang sama.
“Our funds are constantly tracked, forcing regular wallet rotations. Institutions need privacy to operate.”
Dengan cara tersebut, aktivitas investasi menjadi lebih sulit dipantau secara langsung oleh pelaku pasar.
Menurut Jain, tingkat privasi seperti ini dibutuhkan agar institusi dapat menjalankan strategi investasinya tanpa tekanan akibat pengawasan publik di blockchain.
Baca juga: Bitcoin (BTC) Turun Usai Serangan Houthi di Laut Merah, XRP Ikut Tertekan
ZAMA Disebut Jadi Solusi Privasi Blockchain
Dalam unggahan yang sama, Jain juga mengungkapkan alasan Multicoin berinvestasi pada ZAMA, proyek yang berfokus pada teknologi privasi di ekosistem blockchain.
Private DeFi merupakan konsep layanan keuangan terdesentralisasi yang memungkinkan aktivitas di blockchain tetap terlindungi tanpa mengorbankan proses verifikasi transaksi.
Dengan kata lain, transaksi tetap dapat divalidasi, tetapi informasi sensitif pengguna tidak seluruhnya terbuka untuk publik.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa menurut Multicoin, privasi akan menjadi salah satu kebutuhan utama ketika semakin banyak aktivitas pasar modal dan layanan keuangan berpindah ke jaringan blockchain.
Kesimpulan
Penarikan HYPE dari staking oleh Multicoin bukan merupakan sinyal bahwa perusahaan melepas investasinya.
Sebaliknya, langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi operasional untuk menjaga privasi aktivitas investasi di blockchain.
Pandangan Tushar Jain juga menunjukkan bahwa privasi on-chain mulai menjadi perhatian investor institusi.
Seiring meningkatnya adopsi blockchain di sektor keuangan, teknologi seperti ZAMA yang mendukung private DeFi dinilai berpotensi memainkan peran yang semakin penting dalam membantu institusi menjaga kerahasiaan aktivitas mereka di jaringan blockchain.
FAQ
1. Mengapa Multicoin menarik HYPE dari staking?
Menurut Tushar Jain, langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan privasi on-chain, bukan karena perusahaan ingin menjual token HYPE.
2. Apa yang dimaksud privasi on-chain?
Privasi on-chain adalah upaya melindungi informasi transaksi atau aktivitas dompet di blockchain agar tidak mudah dipantau oleh pihak lain, meski transaksi tetap dapat diverifikasi oleh jaringan.
3. Apa itu wallet rotation dalam blockchain?
Wallet rotation adalah praktik mengganti alamat dompet kripto secara berkala untuk mengurangi kemungkinan aktivitas transaksi dilacak oleh pihak lain melalui data blockchain yang bersifat publik.
4. Apa itu private DeFi dan bagaimana cara kerjanya?
Private DeFi adalah layanan keuangan terdesentralisasi yang menggunakan teknologi privasi agar transaksi tetap dapat diverifikasi di blockchain tanpa membuka seluruh data sensitif pengguna kepada publik.
5. Apa itu ZAMA?
ZAMA adalah proyek blockchain yang mengembangkan teknologi untuk mendukung private DeFi. Fokus utamanya adalah menghadirkan solusi privasi sehingga aplikasi blockchain dapat memproses transaksi dengan tetap menjaga kerahasiaan informasi pengguna.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Blockchain





Polkadot 2.25%
BNB 0.30%
Solana 4.19%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
