Pasar kripto memasuki pekan dengan tekanan tinggi seiring padatnya agenda ekonomi dan kebijakan Amerika Serikat.
Kombinasi faktor geopolitik, moneter, dan data makro membuat pergerakan Bitcoin dan aset kripto lain lebih sensitif dari biasanya.
Dilansir dari CoinPedia, berikut enam agenda utama yang menjadi perhatian pasar!
1. Dampak Tarif 10% AS ke Eropa
Pasar global masih mencerna kebijakan tarif 10% AS terhadap impor Eropa yang diumumkan Presiden Trump. Kebijakan ini memicu kekhawatiran eskalasi konflik dagang AS – Uni Eropa.
Dalam situasi geopolitik yang memanas, investor cenderung mengurangi eksposur ke aset berisiko. Kripto sering ikut tertekan saat sentimen pasar berubah defensif.
2. Putusan Mahkamah Agung AS soal Tarif
Mahkamah Agung AS dijadwalkan memutuskan apakah Presiden dapat menggunakan kewenangan darurat untuk menerapkan tarif tersebut. Keputusan ini dinilai krusial oleh pasar.
Ketidakpastian hukum seperti ini sering memicu volatilitas tinggi karena pasar harus menyesuaikan ekspektasi dalam waktu singkat.
Baca juga: Bitcoin Disorot Lagi, Michael Saylor Unggah Cuitan Misterius
3. Suntikan Likuiditas The Fed di Awal Pekan
Federal Reserve dijadwalkan menyuntikkan likuiditas sekitar $15 – 20 miliar ke sistem keuangan. Secara historis, tambahan likuiditas sering memberi ruang napas bagi aset berisiko.
Namun, karena pasar saham AS libur, kondisi likuiditas tipis berpotensi memperbesar fluktuasi harga kripto dalam jangka pendek.
Baca juga: Bitcoin Disorot Lagi, Michael Saylor Unggah Cuitan Misterius
4. Laporan Ekonomi FOMC
Pasar menunggu laporan ekonomi FOMC yang akan memberikan gambaran sikap The Fed terhadap inflasi dan kondisi ekonomi.
Nada laporan ini kerap memengaruhi persepsi pasar terhadap arah kebijakan moneter, yang berdampak langsung pada sentimen kripto.
5. Pembaruan Neraca The Fed
Selain laporan FOMC, pembaruan neraca The Fed juga menjadi sorotan. Data ini menunjukkan apakah likuiditas di sistem keuangan bertambah atau justru menyusut.
Perubahan arah neraca sering dijadikan acuan untuk membaca tekanan atau dukungan terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.
6. Data Ekonomi AS dan Keputusan Jepang
Sejumlah data penting AS dijadwalkan rilis, termasuk Pending Home Sales, PDB kuartal III 2025, dan inflasi PCE. Data ini memengaruhi ekspektasi suku bunga dan pertumbuhan ekonomi.
Di sisi global, keputusan suku bunga Jepang menambah lapisan tekanan. Kenaikan suku bunga internasional umumnya mengurangi minat terhadap aset alternatif seperti kripto.
Kesimpulan
Enam agenda besar minggu ini menciptakan lingkungan pasar yang penuh ketidakpastian bagi kripto.
Bukan hanya hasil akhirnya, tetapi proses menunggu kejelasan dari setiap agenda yang sering memicu volatilitas.
Dalam kondisi seperti ini, pasar kripto cenderung lebih reaktif terhadap dinamika makro global dibanding faktor internal. Memahami konteks agenda menjadi kunci membaca pergerakan pasar secara objektif.
FAQ: Seputar Agenda AS dan Pasar Kripto
- Mengapa agenda ekonomi AS berdampak ke kripto?
Karena kebijakan AS memengaruhi likuiditas global, suku bunga, dan sentimen risiko yang juga berdampak pada kripto. - Apa pengaruh tarif perdagangan terhadap Bitcoin?
Tarif meningkatkan ketidakpastian ekonomi dan biasanya menekan aset berisiko, termasuk Bitcoin. - Kenapa suntikan likuiditas The Fed penting?
Likuiditas memengaruhi aliran modal. Saat likuiditas bertambah, aset berisiko sering ikut bereaksi. - Apakah data inflasi AS selalu memengaruhi pasar kripto?
Tidak selalu, tetapi data inflasi memengaruhi ekspektasi suku bunga yang berdampak ke kripto. - Mengapa keputusan Jepang ikut diperhatikan pasar kripto?
Karena kebijakan Jepang memengaruhi arus modal global dan keseimbangan pasar keuangan internasional.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan satu-satunya exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinPedia – Major U.S. Economic Events This Week Could Trigger Extreme Volatility in Crypto Markets, diakses pada 19 Januari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Regulasi Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
