Daniele Sestagalli: Arsitek DeFi dari DAO hingga AI
icon search
icon search

Top Performers

Daniele Sestagalli: Arsitek DeFi dari DAO hingga AI

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Daniele Sestagalli: Arsitek DeFi dari DAO hingga AI

Daniele Sestagalli Arsitek DeFi dari DAO hingga AI

Daftar Isi

Kalau kamu mengikuti DeFi sejak gelombang awal, kamu pasti sadar satu hal: ekosistem DeFi ini tumbuh bukan dari jalan yang mulus. Ada ide yang meledak, ada eksperimen yang berhasil, ada juga yang ambruk dan meninggalkan pelajaran. Di tengah dinamika itu, ada beberapa nama yang terus muncul karena berani mendorong batas. Salah satunya Daniele Sestagalli, yang sering juga disebut Daniele Sesta.

Membahas Daniele itu menarik karena profilnya tidak sederhana. Di satu sisi, ia dikenal sebagai builder yang produktif, melahirkan protokol dan komunitas yang membentuk lanskap DeFi. Di sisi lain, jejaknya juga penuh kontroversi yang sering dipakai sebagai bahan studi tentang risiko, tata kelola DAO, dan etika di ruang terdesentralisasi. Dan di fase terbaru, ia muncul lagi dalam narasi DeFi berbasis AI, sebuah arah yang mulai ramai dibicarakan sampai 2026.

Artikel ini mengajak kamu melihat Daniele secara utuh: siapa dia, apa kontribusinya, apa yang diperdebatkan, dan kenapa jejaknya masih relevan ketika DeFi bergerak dari eksperimen DAO menuju automasi berbasis AI.

 

Siapa Daniele Sestagalli?

Latar belakang dan identitas

Daniele Sestagalli adalah figur DeFi asal Italia yang dikenal sebagai pendiri dan penggerak beberapa proyek penting di ekosistem keuangan terdesentralisasi. Banyak orang mengenalnya bukan karena citra personal atau gaya hidup, melainkan karena ide dan produk yang ia dorong ke pasar. Ia sering muncul dalam konteks arsitektur protokol, desain tokenomics, dan cara komunitas mengambil keputusan di DAO (Decentralized Autonomous Organization).

.

Nama Daniele kerap disebut sebagai sosok yang lebih nyaman bekerja di balik layar sebagai builder. Itu juga yang membuat profilnya terasa “teknis” dibanding tokoh crypto lain yang lebih menonjol di sisi branding. Dari sini, kamu bisa melihat bahwa reputasinya dibangun dari rekam jejak proyek dan responsnya saat masalah terjadi, bukan dari narasi personal yang dipoles rapi.

 

Pendidikan dan fondasi keilmuan

Dalam beberapa profil publik, Daniele disebut punya latar belakang engineering dengan fokus yang dekat ke computer science, blockchain, dan kriptografi. Namun, informasi detail seperti universitas, gelar akademik spesifik, atau tahun kelulusan tidak banyak dipublikasikan secara eksplisit. Karena itu, cara paling aman untuk menuliskannya dalam konteks edukasi adalah menekankan fondasi teknisnya tanpa mengklaim detail yang tidak pernah disebut terbuka.

Fondasi engineering ini terasa ketika kamu melihat pendekatan Daniele. Ia cenderung membangun lewat eksperimen produk, menguji mekanisme insentif, dan membiarkan komunitas memvalidasi ide melalui penggunaan nyata. Pola seperti ini akan sering kamu temui pada builder DeFi generasi awal yang tumbuh dari budaya open source dan iterasi cepat.

 

Awal perjalanan Daniele di DeFi

Daniele mulai dikenal luas ketika DeFi sedang berada di fase eksplorasi besar, terutama sekitar 2019 hingga 2020. Di periode itu, fokus industri banyak berkutat pada dua hal: bagaimana mengoptimalkan yield dan bagaimana membuat likuiditas bertahan di protokol. Bagi pengguna, DeFi terlihat seperti rangkaian strategi yang rumit, dan bagi builder, ini adalah arena untuk merancang insentif yang cukup kuat agar modal tetap mengalir.

Di fase awal ini, Daniele aktif mengerjakan ide yang terkait yield optimization dan liquidity provision di ekosistem berbasis Ethereum. Dari situ, arah ketertarikannya bergerak ke hal yang lebih besar: bukan hanya mencari yield, tetapi membentuk cara protokol dikelola oleh komunitas melalui mekanisme DAO. Pergeseran ini penting, karena menjadi jembatan menuju proyek-proyek yang kemudian melekat pada namanya.

 

Proyek-proyek besar yang membentuk namanya

Popsicle Finance dan eksperimen yield optimization

Salah satu proyek yang mengangkat nama Daniele adalah Popsicle Finance, yang ia co-found pada 2021. Popsicle diposisikan sebagai protokol lintas chain yang berfokus membantu liquidity provider mengoptimalkan hasil di berbagai decentralized exchange. Di DeFi, liquidity provision bukan sekadar menaruh aset lalu menunggu untung. Ada risiko besar seperti impermanent loss, dan banyak protokol mencoba menambalnya dengan strategi otomatis atau insentif tambahan.

Popsicle datang dengan narasi mengurangi friksi itu: membantu pengguna mengelola strategi di banyak jaringan, serta mencoba merancang mekanisme yang membuat pengalaman liquidity provider lebih masuk akal secara risiko dan imbal hasil. Namun, DeFi tidak pernah hanya soal ide. Implementasi teknis adalah medan ujian yang sesungguhnya.

Pada Agustus 2021, Popsicle Finance mengalami security breach yang mengakibatkan kerugian finansial. Ini momen yang sering dipakai orang untuk menilai karakter seorang builder. Daniele merespons secara terbuka, mengakui insiden, dan menyampaikan langkah untuk menutup celah serta memperbaiki sistem. Terlepas dari bagaimana orang menilai proyeknya, episode ini menegaskan satu hal: ia tidak menghilang ketika krisis datang. Dari Popsicle, kamu dapat pelajaran konkret bahwa inovasi DeFi selalu membawa risiko teknis, terutama soal keamanan smart contract, dan cara builder merespons risiko itu sering kali lebih penting daripada janji di awal.

Dari sini, pembahasan wajar bergeser ke proyek yang membuat namanya jauh lebih dikenal, terutama di ranah stablecoin DeFi.

 

Abracadabra Money dan Magic Internet Money (MIM)

Jika Popsicle memberi konteks tentang eksperimen yield, Abracadabra Money menjadi pintu masuk ke kontribusi Daniele yang lebih “struktural” di DeFi. Abracadabra dikenal sebagai platform lending yang memungkinkan pengguna meminjam dengan jaminan aset yang menghasilkan yield. Mekanisme seperti ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar karena membuka cara baru mengoptimalkan modal: aset yang sudah menghasilkan yield masih bisa dipakai sebagai jaminan untuk memperoleh likuiditas tambahan.

Di dalam ekosistem Abracadabra, lahir Magic Internet Money atau MIM, stablecoin terdesentralisasi yang dipatok terhadap dolar AS. MIM menjadi terkenal bukan hanya karena namanya yang unik, tetapi karena desainnya yang memanfaatkan konsep “cauldron”, tempat aset jaminan dikelola untuk proses peminjaman. Bagi banyak pengguna DeFi, ini terasa seperti lego keuangan: kamu menaruh aset yang produktif, lalu meminjam stablecoin untuk strategi lain, sehingga modal bisa diputar lebih efisien.

Di titik ini, jasa Daniele tidak hanya berupa satu protokol. Ide tentang meminjam dengan jaminan yield-bearing assets menjadi pola yang menginspirasi banyak desain protokol lain. Kamu bisa melihat Abracadabra sebagai salah satu blueprint penting dalam sejarah stablecoin DeFi dan mekanisme leverage yang lebih fleksibel. Dan ketika berbicara soal stablecoin dan leverage, pembahasannya hampir selalu bersinggungan dengan satu kata: risiko. Risiko itulah yang kemudian menjadi latar penting ketika Daniele meluncurkan proyek lain yang lebih kontroversial.

 

Wonderland DAO dan kontroversi nya

Wonderland adalah salah satu proyek Daniele yang paling banyak dibicarakan, terutama karena menggabungkan konsep reserve currency dengan format DAO di jaringan Avalanche. Proyek ini memperkenalkan token TIME dan mengusung ide bahwa treasury bisa menjadi penopang nilai melalui aset cadangan. Bagi pendukungnya, ini adalah eksperimen ekonomi terdesentralisasi yang berani. Bagi pengkritiknya, ini adalah model yang berisiko tinggi, bergantung pada dinamika tokenomics dan sentimen pasar.

Wonderland juga menarik karena menjadi panggung untuk melihat bagaimana governance berjalan ketika tekanan datang. Pada awal 2022, proyek ini mendapat sorotan besar setelah terungkap bahwa salah satu kontributor inti dikaitkan dengan QuadrigaCX, sebuah kasus yang meninggalkan luka di komunitas crypto. Di sinilah momen yang sering dipakai sebagai studi tentang tata kelola.

Daniele tidak menutupi isu tersebut. Ia mengangkat opsi untuk membubarkan proyek dan mengembalikan keputusan kepada komunitas melalui voting. Banyak orang mengkritik Wonderland, tetapi dari sisi edukasi, kamu bisa mengambil satu pelajaran nyata: DAO bukan sekadar istilah keren. DAO adalah mekanisme sosial dan politik. Ketika keputusan sulit datang, transparansi, akuntabilitas, dan proses komunitas menentukan apakah sebuah ekosistem bisa bertahan atau runtuh dengan cara yang relatif terhormat.

Setelah Wonderland, diskusi tentang Daniele sering membawa kamu ke satu benang merah: komunitas. Karena bagi Daniele, proyek tidak berdiri sendirian. Ada narasi besar yang ia bangun lewat komunitas lintas proyek.

 

Frog Nation dan filosofi di balik ekosistemnya

Di sekitar proyek-proyek yang ia dorong, Daniele memperkenalkan gagasan Frog Nation, sebuah komunitas yang mengikat banyak inisiatif dan identitas kolektif para pendukungnya. Dalam wawancara publik, ia menekankan bahwa tribalism adalah pola lama, sedangkan kolaborasi lintas chain adalah masa depan. Intinya, ia ingin komunitas tidak terjebak perang kubu, melainkan bergerak bersama untuk membangun ekosistem yang saling terhubung.

Frog Nation bukan hanya soal meme atau simbol. Ia adalah cara Daniele membangun kultur komunitas yang percaya pada eksperimen dan keberanian mengambil risiko. Di sisi positif, kultur ini menciptakan solidaritas dan energi untuk bereksperimen lintas jaringan. Di sisi lain, kultur yang terlalu kompak juga bisa membuat sebagian orang sulit membedakan antara dukungan komunitas dan penilaian objektif terhadap risiko protokol.

Bagian ini penting untuk kamu pahami sebelum masuk ke fase terbaru. Karena ketika Daniele bergerak ke DeFi berbasis AI, pola komunitas dan eksperimen itu tidak hilang. Ia hanya berganti bentuk.

 

Peralihan ke DeFAI, ketika DeFi bertemu AI

Apa itu DeFAI dan kenapa jadi pembahasan besar

Sampai 2026, salah satu masalah klasik DeFi masih sama: terlalu kompleks bagi banyak orang. Untuk melakukan strategi sederhana saja, kamu sering harus melewati banyak langkah, memahami risiko teknis, membaca data on-chain, dan memilih protokol yang kompatibel. Di level pengguna, ini membuat DeFi terasa seperti ruang yang hanya ramah untuk orang yang “sudah paham”.

Di sinilah konsep DeFAI muncul, singkatan dari decentralized finance dan AI. Ide besarnya adalah membuat DeFi lebih mudah diakses lewat automasi dan agen AI yang bisa membantu eksekusi strategi, manajemen risiko, dan proses pengambilan keputusan berbasis data. Bagi industri, ini bukan hanya soal kenyamanan. Ini soal mengurangi hambatan masuk dan menekan kesalahan manusia dalam eksekusi strategi yang kompleks.

Daniele melihat arah ini sebagai evolusi wajar. Setelah fase DeFi manual dan fase DAO eksperimental, langkah berikutnya adalah DeFi yang bisa dioperasikan lebih cerdas. Dari sudut ini, masuk akal jika ia kemudian memperkenalkan proyek yang menggabungkan AI dengan DeFi.

 

Hey Anon dan AI agent di DeFi

Hey Anon adalah proyek yang diposisikan sebagai integrasi AI dengan DeFi, sering disebut sebagai pendekatan DeFAI. Dalam beberapa profil yang beredar, proyek ini disebut beroperasi di jaringan Metis dan berupaya memakai machine learning untuk membantu automasi trading serta risk management. Kamu bisa melihatnya sebagai upaya membuat interaksi DeFi terasa lebih praktis, terutama bagi pengguna yang tidak ingin menghabiskan waktu membaca puluhan dokumentasi protokol.

Hey Anon juga dikaitkan dengan token WAGMI, yang sempat menarik perhatian karena pergerakan nilainya setelah peluncuran. Bagian ini perlu dibahas dengan nada edukatif. Lonjakan harga token memang sering memancing rasa ingin tahu, tetapi inti pembahasannya seharusnya ada pada pertanyaan yang lebih penting: apakah automasi berbasis AI benar-benar membantu pengguna mengelola risiko, atau justru menambah lapisan risiko baru karena keputusan diambil algoritme.

Di sinilah posisi Daniele menjadi unik. Ia membawa mentalitas eksperimen DeFi ke ruang AI. Ia tidak hanya menambahkan fitur AI untuk gaya, tapi mencoba mendorong model baru bagaimana strategi DeFi bisa dieksekusi dengan lebih otomatis. Namun, automasi bukan jawaban final. Automasi selalu membutuhkan pagar, audit, dan pemahaman risiko yang jernih. Dan Daniele sendiri mengangkat pentingnya hal-hal itu dalam diskusi publik.

 

Gemma dan arah baru DeFi berbasis data

Pada 2026, Daniele tampil dalam diskusi yang membahas Gemma, sebuah platform AI yang diposisikan untuk membantu pengguna membangun strategi investasi DeFi yang lebih personal. Ide yang diangkat mencakup analisis gabungan data on-chain dan off-chain, lalu menerjemahkannya menjadi strategi yang bisa dieksekusi secara otomatis. Konsep seperti ini menarik karena mencoba mengatasi masalah informasi asimetris di DeFi, di mana sebagian kecil pengguna punya akses ke alat dan data yang jauh lebih matang.

Gemma juga disebut memiliki pendekatan tokenomics yang meminta staking kecil agar pengguna bisa mengakses fitur penuh. Tujuannya mendorong partisipasi tanpa membuat akses hanya untuk pemilik modal besar. Di sisi lain, Daniele membahas kemungkinan integrasi dengan DAO agar komunitas bisa menyesuaikan strategi untuk kebutuhan tertentu, termasuk manajemen treasury dan liquidity provisioning.

Bagi kamu sebagai pembaca edukasi, nilai utama bagian ini bukan pada nama produknya semata, melainkan pada arah yang ditunjukkan: DeFi bergerak ke fase yang lebih data-driven, lebih otomatis, dan lebih dekat ke pengalaman pengguna yang praktis. Dan Daniele berada tepat di jalur evolusi itu.

 

Apakah Daniele Sestagalli masih relevan saat ini?

Pertanyaan ini wajar, karena banyak tokoh crypto bersinar sesaat lalu hilang. Pada Daniele, jawabannya lebih kompleks, tetapi tetap tegas: ia masih relevan, hanya bentuknya berubah.

Dulu, orang mengenal Daniele lewat proyek-proyek besar yang menguji batas tokenomics, stablecoin, dan DAO. Hari ini, relevansinya muncul dari dua hal. Pertama, banyak ide yang ia uji dulu menjadi fondasi diskusi DeFi modern, terutama soal stablecoin collateralized dan strategi leverage berbasis yield-bearing assets. Kedua, ia ikut mendorong arah baru: DeFi yang berinteraksi dengan AI, baik sebagai alat bantu eksekusi maupun sebagai lapisan interpretasi data.

Relevansi lain yang sering terlupakan adalah nilai edukatif dari kontroversi. Popsicle memberi contoh betapa pentingnya keamanan smart contract dan respons krisis. Wonderland memberi pelajaran nyata tentang governance, transparansi, dan dampak keputusan komunitas. Tidak semua kontribusi harus berakhir sebagai produk yang mulus. Kadang kontribusi terbesar adalah pelajaran yang membentuk cara industri bekerja setelahnya.

Dengan kata lain, jasa Daniele hari ini tidak selalu terlihat di permukaan. Ia ada di pola desain protokol, dalam diskusi tentang tata kelola DAO, dan dalam eksperimen bagaimana AI bisa membuat DeFi lebih mudah dioperasikan.

 

Pelajaran penting dari perjalanan Daniele Sestagalli

Ada tiga pelajaran besar yang bisa kamu bawa pulang dari profil Daniele.

Pertama, inovasi DeFi selalu berjalan beriringan dengan risiko. Semakin berani desainnya, semakin besar kemungkinan muncul celah teknis atau celah tata kelola. Yang membedakan builder bukan hanya kemampuan membangun, tetapi kemampuan menghadapi dampak ketika sistem diuji oleh pasar dan oleh kenyataan.

Kedua, DAO bukan sekadar model organisasi, melainkan latihan tanggung jawab kolektif. Ketika kontroversi muncul, mekanisme voting dan transparansi bukan jaminan hasilnya indah, tetapi itu adalah cara ekosistem mencoba memutuskan masa depannya secara terbuka.

Ketiga, fase AI di DeFi bukan sekadar tren. Ia adalah respons terhadap masalah aksesibilitas dan kompleksitas. Namun, AI juga membawa risiko baru: kualitas data, bias model, dan keputusan otomatis di pasar volatil. Jika kamu tertarik pada DeFAI, fokus terbaik bukan mengejar sensasi, melainkan memahami bagaimana automasi memindahkan risiko, bukan menghapusnya.

 

Kesimpulan

Daniele Sestagalli pada akhirnya tidak bisa dipahami hanya dari daftar proyek yang pernah ia bangun. Nilai terbesarnya justru terletak pada cara ia mendorong DeFi keluar dari zona nyaman. Lewat eksperimen yang berani, ia menunjukkan bahwa keuangan terdesentralisasi bukan sistem statis, melainkan ruang uji yang terus berevolusi melalui kegagalan, perdebatan, dan koreksi kolektif.

Proyek-proyek seperti Abracadabra Money dan Magic Internet Money memperlihatkan bagaimana desain keuangan terdesentralisasi bisa menjadi semakin kompleks, fleksibel, sekaligus berisiko. Wonderland DAO, dengan segala kontroversinya, membuka mata banyak orang bahwa governance berbasis komunitas bukan konsep ideal tanpa gesekan, melainkan proses sosial yang menuntut transparansi dan tanggung jawab nyata. Dari sini, DeFi belajar bahwa desentralisasi bukan hanya soal kode, tetapi juga soal manusia dan keputusan yang mereka ambil bersama.

Ketika Daniele kemudian bergerak ke arah DeFi berbasis AI, pergeseran ini terasa konsisten dengan pola sebelumnya. AI tidak diposisikan sebagai solusi ajaib, melainkan sebagai alat untuk menjawab masalah lama DeFi: kompleksitas, keterbatasan informasi, dan kesenjangan akses. Di titik ini, perannya berubah dari pembuat eksperimen ekonomi menjadi arsitek arah baru, yang mencoba menghubungkan otomatisasi, data, dan pengambilan keputusan terdesentralisasi.

Bagi kamu yang ingin memahami DeFi secara lebih utuh, kisah Daniele Sestagalli menawarkan perspektif penting. Ia menunjukkan bahwa kemajuan ekosistem sering lahir dari ide yang tidak selalu sempurna, dari sistem yang diuji pasar secara keras, dan dari keberanian untuk membuka keputusan kepada komunitas. DeFi berkembang bukan karena semua eksperimen berhasil, tetapi karena setiap eksperimen meninggalkan pelajaran.

Dengan membaca jejak Daniele, kamu tidak hanya melihat perjalanan satu tokoh, tetapi juga membaca cermin evolusi DeFi itu sendiri: dari fase eksplorasi, menuju kesadaran akan risiko dan governance, hingga pencarian bentuk baru melalui integrasi AI. Dan di tengah perubahan itu, satu hal menjadi jelas: masa depan DeFi akan selalu dibangun oleh mereka yang berani mencoba, bertanggung jawab atas dampaknya, dan siap belajar ketika sistem yang mereka rancang diuji oleh realitas.

 

Itulah informasi menarik tentang Daniele Sestagalli yang bisa kamu eksplorasi lebih dalam di artikel populer Akademi crypto di INDODAX. Selain memperluas wawasan investasi, kamu juga bisa terus update dengan berita crypto terkini dan pantau langsung pergerakan harga aset digital di INDODAX Market.

Untuk pengalaman trading yang lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading kami di INDODAX. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu selalu mendapatkan informasi terkini seputar aset digital, teknologi blockchain, dan berbagai peluang trading lainnya hanya di INDODAX Academy.

 

Kamu juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Maksimalkan juga aset kripto kamu dengan fitur INDODAX Staking/Earn, cara praktis untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset yang kamu simpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!

Dalam praktekknya, transparansi aset kini diadopsi oleh sejumlah platform kripto, salah satunya melalui publikasi data Proof of Reserves (PoR) dari pihak ketiga seperti CoinMarketCap. Di Indonesia, Indodax termasuk platform yang secara rutin memperbarui informasi tersebut agar dapat diakses publik.

 

Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

FAQ

 

1) Siapa Daniele Sestagalli?

Daniele Sestagalli, juga dikenal sebagai Daniele Sesta, adalah builder DeFi asal Italia yang dikenal lewat beberapa proyek besar seperti Abracadabra Money, Magic Internet Money (MIM), Wonderland, dan inisiatif terbaru yang mengarah ke DeFi berbasis AI.

2) Apa itu Magic Internet Money (MIM)?

Magic Internet Money atau MIM adalah stablecoin terdesentralisasi yang dipatok terhadap dolar AS dan terhubung dengan Abracadabra Money. Mekanismenya memungkinkan peminjaman dengan jaminan aset yang menghasilkan yield melalui sistem cauldron.

3) Kenapa Wonderland DAO sempat kontroversial?

Wonderland menjadi sorotan karena isu terkait salah satu kontributor inti yang dikaitkan dengan QuadrigaCX. Peristiwa ini memicu perdebatan besar tentang tata kelola DAO, transparansi, dan keputusan komunitas melalui voting.

4) Apa yang dimaksud DeFAI?

DeFAI adalah konsep penggabungan decentralized finance dan AI, dengan tujuan membuat strategi dan eksekusi DeFi lebih otomatis, lebih berbasis data, dan lebih mudah dioperasikan, sekaligus memperkenalkan risiko baru yang perlu dipahami.

5) Apakah Daniele Sestagalli masih relevan di 2026?

Masih relevan. Relevansinya terlihat dari dua sisi: kontribusi desain stablecoin dan lending DeFi yang membentuk pola industri, serta keterlibatannya dalam arah baru DeFi berbasis AI melalui proyek dan diskusi publik.

 

 

Author : RB

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

Lebih Banyak dari DeFi

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
VOXEL/IDR
Voxies
83
31.75%
BETA/IDR
Beta Finan
123
28.13%
ZEREBRO/IDR
Zerebro
625
25%
BP/IDR
Backpack
10.612
21.02%
H2O/IDR
H2O DAO
8
14.29%
Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
1
-50%
RDNT/IDR
Radiant Ca
19
-32.14%
SYN/IDR
Synapse
2.900
-25.64%
CHT/IDR
CyberHarbo
3
-25%
ALITAS/IDR
Alitas
3
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

BNB vs ETH: Perbedaan, Fee, dan Kekuatan Ekosistem
18/06/2026
BNB vs ETH: Perbedaan, Fee, dan Kekuatan Ekosistem

Di permukaan, BNB dan ETH sering terlihat seperti dua aset

18/06/2026
Parithosh Jayanthi: Sosok Penting Ethereum Foundation
18/06/2026
Parithosh Jayanthi: Sosok Penting Ethereum Foundation

Ethereum tidak pernah berjalan sebagai sistem yang bisa diperbarui secara

18/06/2026
Factom vs Bitcoin: Mengapa Satu Bertahan & Satu Menghilang?
18/06/2026
Factom vs Bitcoin: Mengapa Satu Bertahan & Satu Menghilang?

Bitcoin dan Factom sama-sama lahir dari keyakinan bahwa blockchain bisa

18/06/2026