Perdagangan derivatif kripto terus berkembang seiring meningkatnya minat trader terhadap instrumen perpetual futures.
Di tengah dominasi bursa terpusat, muncul sejumlah decentralized exchange (DEX), yaitu platform perdagangan tanpa perantara yang memungkinkan pengguna tetap memegang kendali aset sendiri, yang menawarkan pengalaman trading cepat tanpa harus menyerahkan kendali aset kepada pihak ketiga.
Dua nama yang sedang banyak dibicarakan adalah Aster (Aster to IDR) dan Hyperliquid. Keduanya sama-sama fokus pada perdagangan perpetual futures, salah satu instrumen derivatif kripto yang memungkinkan trader membuka posisi tanpa tanggal kedaluwarsa, tetapi dibangun dengan filosofi dan pendekatan yang berbeda
Ada yang lebih mengutamakan kesederhanaan penggunaan, ada pula yang mengejar performa setara bursa terpusat.
Lalu, bagaimana perbandingan keduanya? Apa saja kelebihan dan kekurangan masing-masing? Artikel ini membahas perbedaan Aster dan Hyperliquid dari berbagai aspek yang relevan bagi trader maupun pengguna DeFi.
Mengenal Aster dan Hyperliquid
Aster adalah platform perdagangan derivatif terdesentralisasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman trading yang sederhana dan mudah diakses.
Fokus utama Aster adalah menghadirkan produk perpetual futures dengan antarmuka yang ramah pengguna sehingga dapat digunakan baik oleh trader berpengalaman maupun pemula.
Sementara itu, Hyperliquid (HYPE to IDR) merupakan salah satu DEX perpetual terbesar yang dibangun di atas blockchain khusus miliknya sendiri.
Platform ini terkenal karena kecepatan eksekusi transaksi yang tinggi, likuiditas yang dalam, dan pengalaman pengguna yang mendekati bursa terpusat.
Meski sama-sama menawarkan perdagangan perpetual futures, arah pengembangan kedua proyek ini berbeda. Aster berupaya memperluas akses ke trading derivatif melalui integrasi ekosistem DeFi yang lebih luas, sedangkan Hyperliquid lebih fokus pada performa trading dan efisiensi pasar.
Perbedaan Arsitektur Teknologi
Salah satu pembeda terbesar antara Aster dan Hyperliquid terletak pada fondasi teknologinya.
1.Hyperliquid membangun blockchain Layer-1
khusus yang dirancang untuk aktivitas perdagangan. Dengan pendekatan ini, seluruh order book berjalan secara on-chain tanpa mengorbankan kecepatan. Hasilnya adalah pengalaman trading yang sangat responsif dengan latensi rendah.
Pendekatan tersebut membuat Hyperliquid mampu memproses ribuan transaksi dalam waktu singkat.
Bagi trader aktif yang sering membuka dan menutup posisi dalam hitungan menit bahkan detik, kecepatan menjadi faktor yang sangat penting.
2.Di sisi lain, Aster lebih mengedepankan fleksibilitas ekosistem
Platform ini memanfaatkan infrastruktur blockchain yang sudah ada dan berfokus pada integrasi dengan berbagai layanan DeFi.
Strategi ini memungkinkan Aster berkembang lebih cepat tanpa harus membangun jaringan blockchain sendiri dari nol.
Pilihan arsitektur tersebut mencerminkan tujuan masing-masing platform. Hyperliquid mengejar performa maksimal, sementara Aster lebih menekankan interoperabilitas dan kemudahan akses.
Pengalaman Trading dan Antarmuka
Banyak trader menilai kualitas sebuah DEX dari kenyamanan saat digunakan sehari-hari.
1.Hyperliquid dikenal memiliki tampilan yang sangat mirip dengan platform trading profesional
Grafik harga, order book, data pasar, dan fitur manajemen posisi disusun secara lengkap. Trader yang terbiasa menggunakan Binance Futures atau Bybit biasanya tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi.
Selain itu, proses pembukaan posisi berlangsung sangat cepat. Order market maupun limit dapat dieksekusi dalam waktu singkat dengan slippage yang relatif rendah pada pasangan aset utama.
2.Aster mengambil pendekatan yang lebih sederhana
Antarmukanya dibuat lebih bersih dan tidak terlalu kompleks sehingga pengguna baru dapat memahami fitur-fitur utama tanpa harus mempelajari banyak menu.
Bagi sebagian trader, kesederhanaan ini menjadi nilai tambah. Namun bagi trader profesional yang membutuhkan alat analisis lebih lengkap, Hyperliquid sering dianggap menawarkan pengalaman yang lebih komprehensif.
Likuiditas dan Volume Perdagangan
Likuiditas merupakan salah satu faktor paling penting dalam trading derivatif.
Semakin tinggi likuiditas suatu platform, semakin kecil kemungkinan trader mengalami slippage ketika membuka atau menutup posisi dalam jumlah besar.
1.Saat ini Hyperliquid unggul dalam aspek tersebut
Platform ini berhasil menarik volume perdagangan harian yang sangat besar dan menjadi salah satu DEX derivatif terbesar di industri kripto.
Likuiditas yang tinggi memberikan beberapa keuntungan:
- Eksekusi order lebih cepat.
- Spread bid-ask lebih sempit.
- Risiko slippage lebih rendah.
- Harga lebih kompetitif.
2.Aster masih berada pada tahap pertumbuhan dibandingkan Hyperliquid
Walaupun terus mengalami peningkatan pengguna dan volume perdagangan, skala likuiditasnya belum menyamai Hyperliquid.
Namun demikian, pertumbuhan sektor DeFi yang cepat membuat peluang ekspansi Aster tetap terbuka lebar, terutama jika mampu menarik lebih banyak penyedia likuiditas dan mitra ekosistem.
Ekosistem dan Pengembangan Produk
Persaingan DEX saat ini tidak hanya ditentukan oleh fitur trading, tetapi juga kekuatan ekosistem.
Hyperliquid berhasil membangun komunitas yang sangat aktif. Selain produk perpetual futures, platform ini mulai mengembangkan berbagai layanan tambahan yang memperluas aktivitas pengguna di dalam ekosistemnya.
Komunitas yang besar sering menjadi faktor penting karena mampu meningkatkan aktivitas perdagangan, menciptakan likuiditas, dan mempercepat adopsi fitur baru.
Aster memilih jalur yang berbeda dengan memperkuat integrasi ke berbagai layanan DeFi. Pendekatan ini membuka peluang bagi pengguna untuk memanfaatkan aset mereka tidak hanya untuk trading, tetapi juga untuk berbagai aktivitas keuangan terdesentralisasi lainnya.
Jika Hyperliquid lebih mirip mesin trading berperforma tinggi, maka Aster berupaya menjadi bagian dari ekosistem DeFi yang lebih luas.
Token dan Insentif Pengguna
Dalam industri kripto, token sering menjadi salah satu daya tarik utama sebuah platform.
Hyperliquid mendapatkan perhatian besar setelah distribusi token HYPE yang memberikan penghargaan kepada pengguna awal platform. Distribusi tersebut menjadi salah satu airdrop terbesar dalam sejarah DeFi dan meningkatkan popularitas Hyperliquid secara signifikan.
Keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya membangun komunitas yang loyal sejak awal.
Sementara itu, Aster juga mengembangkan mekanisme insentif untuk mendorong partisipasi pengguna dan pertumbuhan ekosistem. Program reward, kampanye komunitas, serta potensi utilitas token menjadi bagian dari strategi pengembangan jangka panjang.
Meski insentif menarik perhatian pengguna, faktor fundamental seperti likuiditas, keamanan, dan kualitas produk tetap menjadi penentu keberhasilan sebuah DEX dalam jangka panjang.
Siapa yang Cocok Menggunakan Aster?
Aster dapat menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang:
- Menginginkan antarmuka yang sederhana.
- Aktif menggunakan berbagai aplikasi DeFi.
- Baru mulai mencoba perdagangan perpetual futures.
- Mencari platform yang berkembang dalam ekosistem DeFi yang lebih luas.
Pendekatan yang lebih ramah pengguna membuat Aster terasa lebih mudah dipahami dibandingkan beberapa DEX derivatif lain yang cenderung kompleks.
Siapa yang Cocok Menggunakan Hyperliquid?
Hyperliquid lebih sesuai bagi pengguna yang:
- Aktif melakukan trading harian.
- Membutuhkan likuiditas tinggi.
- Mengutamakan kecepatan eksekusi.
- Menginginkan pengalaman mendekati bursa terpusat.
- Sering membuka posisi dengan ukuran besar.
Kombinasi antara order book on-chain, volume perdagangan tinggi, dan komunitas aktif membuat Hyperliquid menjadi salah satu pemain dominan di sektor DEX perpetual saat ini.
Kesimpulan
Aster dan Hyperliquid menawarkan solusi yang berbeda untuk kebutuhan yang berbeda pula. Hyperliquid unggul dalam kecepatan, likuiditas, dan pengalaman trading yang mendekati bursa terpusat. Tidak mengherankan jika platform ini menjadi salah satu DEX derivatif terbesar saat ini.
Di sisi lain, Aster hadir dengan pendekatan yang lebih sederhana dan terintegrasi dengan ekosistem DeFi yang lebih luas.
Platform ini menarik bagi pengguna yang mencari pengalaman trading yang lebih mudah diakses tanpa harus berhadapan dengan kompleksitas berlebihan.
Tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang lebih unggul. Pilihan terbaik bergantung pada tujuan, gaya trading, dan kebutuhan masing-masing pengguna.
Memahami karakteristik setiap platform dapat membantu kamu menentukan DEX yang paling sesuai sebelum mulai bertransaksi.
Itulah informasi menarik tentang Aster vs Hyperliquid, Mana DEX Perpetual Terbaik? yang bisa kamu dalami lebih lanjut di kumpulan artikel kripto dari Indodax Academy. Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.
Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru. Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.
Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ
- Apa itu Hyperliquid?
Hyperliquid adalah decentralized exchange yang berfokus pada perdagangan perpetual futures dengan blockchain Layer-1 khusus untuk mendukung kecepatan dan likuiditas tinggi.
- Apa itu Aster?
Aster merupakan platform DEX derivatif yang menawarkan perdagangan perpetual futures dengan fokus pada kemudahan penggunaan dan integrasi ekosistem DeFi.
- Mana yang memiliki likuiditas lebih tinggi?
Saat ini Hyperliquid memiliki likuiditas dan volume perdagangan yang lebih besar dibandingkan Aster.
- Apakah Aster dan Hyperliquid aman digunakan?
Keduanya menggunakan pendekatan non-custodial sehingga pengguna tetap memegang kendali atas aset mereka. Namun, risiko smart contract dan volatilitas pasar tetap perlu diperhatikan.
- Apakah DEX perpetual cocok untuk pemula?
Bisa, tetapi pengguna perlu memahami leverage, margin, dan risiko likuidasi sebelum melakukan perdagangan derivatif.
Author: Rz





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
