Tekanan di pasar XRP meningkat seiring membludaknya posisi short di pasar derivatif.
Data menunjukkan funding rate XRP di Binance bertahan negatif, menandakan mayoritas trader bertaruh harga akan turun dan bersedia membayar biaya untuk mempertahankan posisi tersebut.
Kondisi ini terjadi saat harga XRP bergerak terbatas di area US$1,80–US$2,00, zona yang dalam beberapa bulan terakhir berulang kali menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya.
Dominasi Short Terbentuk Usai Koreksi Tajam

Sumber Gambar: CryptoQuant
Menurut data CryptoQuant yang dikutip Cointelegraph, tekanan short mulai menguat setelah harga XRP terkoreksi sekitar 50% dari puncak US$3,66 pada Juli 2025.
Sejak itu, konsensus bearish di pasar derivatif semakin terbentuk, tercermin dari funding rate yang cenderung negatif selama hampir dua bulan.
Analis on-chain Darkfrost menilai kondisi tersebut menciptakan ketidakseimbangan di pasar.
“Jika harga mulai bergerak naik, posisi-posisi tersebut berpotensi terlikuidasi dan justru mendorong kenaikan harga lebih lanjut,” jelasnya.
Akumulasi posisi short memang menambah tekanan jual jangka pendek, namun sekaligus menyimpan potensi reaksi berlawanan jika harga bergerak di luar ekspektasi mayoritas trader.
Baca juga berita terkait: Sentimen Ritel XRP Bergeser Drastis ke “Extreme Fear” dalam Seminggu
Pola Historis: Short Padat, Harga Bereaksi
Darkfrost menyoroti bahwa pola serupa pernah muncul beberapa kali sejak 2024.
Dalam periode tersebut, funding rate negatif yang berkepanjangan kerap diikuti rebound harga signifikan, termasuk kenaikan sekitar 50% pada Agustus–September 2024 dan lonjakan lebih dari 100% pada April 2025.
Reaksi tersebut terjadi ketika trader short dipaksa menutup posisi akibat pergerakan harga yang berlawanan, sehingga memicu pembelian beruntun di pasar.
Meski begitu, pola historis ini bersifat kontekstual dan tidak bisa dijadikan jaminan arah harga ke depan.
Level Harga Kunci Jadi Fokus Pasar

Sumber Gambar: TradingView via Cointelegraph
Secara teknikal, area US$1,80–US$2,00 kini menjadi support utama XRP. Zona ini sebelumnya menjadi titik awal reli besar pada April 2025 dan kembali diuji dalam fase konsolidasi saat ini.
Sementara itu, level US$2,22 yang berdekatan dengan rata-rata pergerakan 50 minggu masih menjadi penghalang bagi pemulihan harga. Selama XRP belum mampu merebut kembali area tersebut, tekanan pasar diperkirakan tetap tinggi.
Sumber Gambar: Glassnode via Cointelegraph
Data Glassnode menunjukkan bahwa setiap pengujian ulang area US$2 sejak awal 2025 diikuti kerugian terealisasi mingguan sekitar US$500 juta hingga US$1,2 miliar, menandakan banyak holder memilih mengurangi eksposur saat harga mendekati level tersebut.
Baca berita lainnya: Harga XRP Alami Koreksi Usai CEO Ripple Dukung RUU CLARITY Act
Risiko Lanjutan Jika Support Gagal Bertahan
Jika XRP gagal mempertahankan area US$1,80, tekanan bearish berpotensi berlanjut.
Dalam skenario tersebut, harga berisiko bergerak menuju EMA 200 minggu di sekitar US$1,40, level yang kerap menjadi titik keseimbangan baru dalam fase koreksi lebih dalam.
Sebaliknya, selama support utama bertahan, kepadatan posisi short tetap menjadi faktor risiko bagi pasar derivatif.
Kesimpulan
Lonjakan posisi short membuat pasar XRP berada dalam fase yang rapuh. Di satu sisi, tekanan bearish masih nyata.
Namun di sisi lain, kepadatan posisi short menyimpan risiko reaksi berantai jika harga bergerak di luar ekspektasi mayoritas pelaku pasar.
Dalam kondisi seperti ini, level harga kunci menjadi penentu utama arah berikutnya.
FAQ
- Apa arti funding rate negatif pada XRP?
Funding rate negatif berarti jumlah posisi short lebih banyak daripada long. Trader short harus membayar biaya pendanaan untuk mempertahankan posisinya, menandakan sentimen bearish di pasar derivatif. - Kenapa banyak trader melakukan short pada XRP?
Lonjakan short biasanya terjadi setelah penurunan harga tajam. Dalam kasus XRP, koreksi besar dari level tertinggi mendorong banyak trader berspekulasi bahwa tren turun masih berlanjut. - Apa itu short squeeze dan kenapa berbahaya?
Short squeeze terjadi ketika harga naik secara tiba-tiba dan memaksa trader short menutup posisi dengan membeli aset. Proses ini bisa mempercepat kenaikan harga dalam waktu singkat. - Level harga XRP mana yang paling krusial saat ini?
Area US$1,80–US$2,00 menjadi support utama. Jika level ini bertahan, tekanan pasar bisa mereda. Jika jebol, risiko penurunan lanjutan meningkat. - Apakah dominasi short berarti XRP pasti akan naik?
Tidak. Dominasi short hanya menunjukkan ketidakseimbangan posisi di pasar derivatif. Arah harga tetap bergantung pada kemampuan XRP mempertahankan level teknikal penting dan respons pasar secara keseluruhan.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


