Circle Internet Group (CRCL) tengah melakukan transformasi besar.
Perusahaan yang selama ini dikenal sebagai penerbit stablecoin USDC kini memperluas bisnisnya menjadi operator infrastruktur digital aset lengkap, mencakup blockchain Layer-1, jaringan pembayaran global, dan sistem pembayaran AI.
Transformasi ini diumumkan melalui laporan Q1 2026 yang menjadi titik awal full vertical integration Circle.
USDC Masih Jadi Tulang Punggung Pendapatan
Hingga Q1 2026, 94% pendapatan Circle masih berasal dari reserve interest USDC, dengan margin RLDC mencapai 41,4% pada kuartal ini.

Sumber Gambar: Tiger Research
Total pendapatan tercatat $694 juta, naik 20% YoY, sedangkan adjusted EBITDA mencapai $151 juta dengan margin 53%. Meskipun yield USDC turun dari 3,81% menjadi 3,50% QoQ, penggunaan USDC di platform milik Circle naik signifikan dari 6% menjadi 17,2%.
Peningkatan ini dipicu oleh pertumbuhan pengguna di Circle Payments Network (CPN), jaringan pembayaran proprietary Circle yang kini melayani 136 lembaga keuangan global, dengan total payment volume (TPV) tahunan sekitar $8,3 miliar (+17% QoQ).
Layanan CPN dibagi menjadi beberapa tahap:
- Fiat Payments: cross-border payments di 50+ negara.
- Stablecoin Payments: settlement langsung menggunakan USDC dan EURC di 180+ negara.
- Managed Payments: lisensi, custody, kepatuhan, dan likuiditas USDC terintegrasi via API, partner hanya urus fiat.
Semakin banyak transaksi terjadi di platform Circle sendiri, semakin sedikit pendapatan yang harus dibagi dengan partner, meningkatkan margin RLDC.
Baca juga berita terkait: Bukan Lagi Sekadar Smart Contract, DeFi Kini Bergantung pada Sosok Ini
Arc: Membangun Blockchain Sendiri untuk Diversifikasi Pendapatan

Sumber Gambar: Tiger Research
Untuk mengurangi ketergantungan pada bunga USDC, Circle sedang mengembangkan Arc, blockchain Layer-1 proprietary. Arc ditujukan untuk pasar cross-border payments global, yang saat ini memiliki biaya rata-rata hingga 14,99% per transaksi melalui jalur tradisional.
Arc akan memungkinkan Circle memperoleh pendapatan dari:
- Transaction fees di mainnet Arc
- On-chain FX engine (StableFX) untuk stablecoin conversion dengan biaya lebih rendah
- Circle Payments Network sebagai jalur pembayaran lintas institusi
Hingga saat ini, Arc masih dalam fase testnet dengan lebih dari 430 juta transaksi tercatat, melibatkan 100+ institusi global termasuk BlackRock, HSBC, Visa, dan AWS.
Mainnet Arc dijadwalkan aktif pertengahan 2026, membuka potensi pendapatan nyata dari fee transaksi dan layanan infrastruktur.
Agent Stack: Siapkan Masa Depan AI Payments

Sumber Gambar: Tiger Research
Circle juga menyiapkan Agent Stack, ekosistem pembayaran untuk ekonomi AI, di mana AI agent dapat bertransaksi secara otonom menggunakan USDC.
Komponen utama Agent Stack:
- Agent Wallets: dompet USDC dikelola AI sesuai aturan manusia
- Agent Marketplace: marketplace untuk API dan layanan berbasis AI
- Agent Nanopayments: pembayaran instan USDC hingga $0,000001 tanpa biaya gas
- Circle CLI & Skills: tool untuk menghubungkan AI ke produk finansial Circle
Komersialisasi Agent Stack dijadwalkan 2028, seiring adopsi regulasi (GENIUS Act) dan kesiapan pasar untuk transaksi mikro AI. Hingga saat itu, ini berperan sebagai nilai prospektif yang memengaruhi harga saham Circle.
Baca berikutnya: AI Agent Kini Bisa Trading Hingga Bayar Sendiri, Ethereum dan Visa Mulai Waspada
Hyperliquid: Kanal Strategis untuk Perluas USDC

Sumber Gambar: Tiger Research
Pertumbuhan USDC juga didorong oleh kemitraan Circle dengan DEX Hyperliquid.
Dengan total value locked (TVL) Hyperliquid yang naik dari $2 miliar ke $4 miliar, platform ini bisa menambah USDC circulation dari $77 miliar menjadi $84 miliar dalam tiga tahun, sekaligus memperkuat posisi Circle dalam derivatif DEX.
Meski pembagian pendapatan dengan platform ini mengurangi margin jangka pendek, strategi ini dianggap penting untuk volume transaksi yang tidak tergantikan.
Kesimpulan
Circle tengah bertransformasi dari penerbit stablecoin menjadi platform infrastruktur aset digital lengkap.
Dengan pengembangan Arc, ekspansi CPN, dan Agent Stack, perusahaan menyiapkan aliran pendapatan baru dari transaksi, fee jaringan, dan ekonomi AI.
Transformasi ini menandai langkah Circle keluar dari ketergantungan bunga USDC, sekaligus menempatkan perusahaan sebagai pemain utama dalam pembayaran digital dan inovasi blockchain global.

Artikel ini hasil Kolaborasi antara INDODAX x Tiger Research
FAQ
- Apa itu Circle USDC dan mengapa penting?
USDC adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS, diterbitkan Circle. Stabilitas dan likuiditasnya menjadi sumber pendapatan utama melalui bunga cadangan. - Apa itu Arc Blockchain milik Circle?
Arc adalah blockchain Layer-1 proprietary Circle, dirancang untuk mendukung cross-border payments, on-chain FX, dan fee transaksi untuk diversifikasi pendapatan. - Bagaimana Circle Payments Network (CPN) bekerja?
CPN menghubungkan institusi ke jaringan pembayaran Circle, memfasilitasi transaksi fiat dan stablecoin dengan settlement lebih cepat, biaya lebih rendah, dan kontrol penuh di platform Circle. - Apa itu Agent Stack dan manfaatnya untuk AI?
Agent Stack memungkinkan AI agent melakukan pembayaran otonom menggunakan USDC, termasuk mikro-transaksi hingga $0,000001, yang tidak mungkin diproses via kartu kredit tradisional. - Mengapa Hyperliquid penting bagi Circle?
Hyperliquid menjadi platform utama untuk memperluas USDC circulation, meningkatkan volume transaksi, dan menambah pendapatan melalui stablecoin di DEX. - Kapan Arc dan Agent Stack diperkirakan mulai menghasilkan pendapatan nyata?
Arc mainnet dijadwalkan rilis pertengahan 2026, sementara Agent Stack baru diproyeksikan komersialisasi dan pendapatan signifikan pada 2028. - Bagaimana strategi ini memengaruhi ketergantungan Circle pada suku bunga USDC?
Dengan Arc dan Agent Stack, Circle mulai menciptakan aliran pendapatan dari fee transaksi dan infrastruktur, mengurangi risiko pendapatan yang hanya tergantung pada bunga USDC.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Blockchain







Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


