Bitcoin Ternyata Sudah Masuk Crypto Winter Sejak Awal 2025, Kata Bitwise
icon search
icon search

Top Performers

Bitcoin Ternyata Sudah Masuk Crypto Winter Sejak Awal 2025, Kata Bitwise

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Bitcoin Ternyata Sudah Masuk Crypto Winter Sejak Awal 2025, Kata Bitwise

Bitcoin Ternyata Sudah Masuk Crypto Winter Sejak Awal 2025, Kata Bitwise

Daftar Isi

Pasar kripto disebut telah berada dalam fase crypto winter sejak Januari 2025, meski tidak semua investor menyadarinya. 

Pernyataan ini disampaikan oleh Chief Investment Officer (CIO) Bitwise, Matt Hougan, yang menilai tekanan pasar sudah berlangsung cukup lama, namun tertahan oleh kuatnya pembelian institusi.

Bitwise mencatat, sejak mencapai rekor tertinggi, harga Bitcoin (BTC) telah turun sekitar 39%, sementara Ethereum terkoreksi hingga 53%.

Penurunan ini dinilai bukan sekadar koreksi jangka pendek, melainkan cerminan pasar kripto yang sedang berada dalam fase musim dingin penuh, mirip dengan siklus 2018 dan 2022.

 

ETF dan institusi menahan kedalaman penurunan

Menurut Hougan, arus masuk dana dari exchange-traded fund (ETF) dan digital asset treasury membuat kondisi pasar tampak lebih stabil dari kenyataannya. Aktivitas beli dari institusi besar dinilai menutupi tekanan yang sebenarnya dirasakan investor ritel.

Bitwise menyebut, sepanjang setahun terakhir, institusi mengakumulasi sekitar 744.417 Bitcoin, dengan nilai mendekati US$75 miliar. Tanpa pembelian tersebut, Bitwise memperkirakan harga Bitcoin bisa mengalami koreksi jauh lebih dalam.

“Investor ritel sudah berada dalam crypto winter sejak awal 2025. Untuk sementara, pembelian institusi membuat sebagian aset terlihat lebih kuat,” tulis Hougan dikutip dari FXStreet.

 

Baca juga berita terkait: Crypto Winter atau Fase Baru? Ini yang Sebenarnya Terjadi di Pasar Kripto

 

Kinerja aset terbelah berdasarkan akses institusi

 

Bitwise

Sumber Gambar: Bitwise via FXStreet

 

Bitwise juga menyoroti perbedaan performa aset kripto berdasarkan tingkat minat dan akses institusi.

  • Kelompok pertama, seperti Bitcoin, Ethereum, dan XRP, terkoreksi relatif lebih terbatas, sekitar 10% hingga 20%.

  • Kelompok kedua, termasuk Solana, Litecoin, dan Chainlink, mengalami penurunan lebih dalam, mencapai 36% hingga 46%.

  • Kelompok ketiga, seperti Cardano, Avalanche, Sui, dan Polkadot, mencatat penurunan paling tajam, bahkan hingga 70%.

Perbedaan ini menegaskan bahwa kehadiran institusi menjadi faktor kunci yang membedakan ketahanan harga antar aset selama tekanan pasar berlangsung.

 

Akhir crypto winter disebut mulai mendekat

Meski menggambarkan kondisi pasar yang berat, Bitwise menilai fase crypto winter kali ini sudah mendekati akhir. Hougan membandingkan situasi saat ini dengan fase akhir musim dingin kripto sebelumnya, yang rata-rata berlangsung sekitar 13 bulan.

Bitwise menyebut beberapa faktor yang berpotensi memicu pemulihan, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang lebih solid, kemajuan regulasi aset digital di Amerika Serikat, hingga kemungkinan munculnya permintaan Bitcoin dari institusi berskala negara.

Menurut Hougan, koreksi harga saat ini belum mengubah fondasi utama kripto, termasuk adopsi dan perkembangan regulasi yang dinilai tetap bergerak ke arah positif.

 

Baca selanjutnya: Kabar Baik di Balik Crash Kripto, Arus Dana ETF XRP Berbalik Positif!

 

Pandangan berbeda dari CryptoQuant

Di sisi lain, CryptoQuant memiliki pandangan berbeda soal waktu dimulainya pasar bearish. Kepala riset CryptoQuant, Julio Moreno, menilai fase bearish Bitcoin justru dimulai pada November 2025, berdasarkan data on-chain dan struktur pasar.

Perbedaan waktu ini berdampak pada proyeksi akhir siklus. Moreno memperkirakan pasar kripto baru berpotensi keluar dari tekanan pada kuartal ketiga 2026.

Lembaga riset Bernstein juga menilai Bitcoin masih berpeluang menyentuh level terendah di kisaran US$60.000 sebelum pulih secara bertahap.

Pada saat laporan ini disusun, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$74.100, turun sekitar 5% dalam 24 jam terakhir dan telah kehilangan lebih dari 20% nilainya dalam dua pekan.

 

Kesimpulan

Pernyataan Bitwise memperkuat gambaran bahwa tekanan di pasar kripto bukan fenomena baru, melainkan proses yang sudah berlangsung sejak awal 2025. 

Perbedaan pendapat antar lembaga riset menunjukkan bahwa narasi crypto winter masih terbuka, baik dari sisi waktu mulai maupun perkiraan akhirnya. 

Yang jelas, peran institusi kini menjadi pembeda utama dalam menjaga stabilitas harga di tengah tekanan pasar.

 

FAQ

  • Apa itu crypto winter?
    Crypto winter adalah fase pasar kripto yang ditandai dengan penurunan harga berkepanjangan, volume transaksi melemah, dan sentimen investor yang cenderung negatif.
  • Mengapa banyak investor tidak sadar Bitcoin sudah masuk crypto winter?
    Karena pembelian besar dari ETF dan institusi membuat penurunan harga terlihat lebih terbatas, terutama pada aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum.
  • Apakah crypto winter selalu berarti harga akan terus turun?
    Tidak selalu. Crypto winter menggambarkan fase tekanan pasar. Harga bisa bergerak sideways dalam waktu lama sebelum menemukan arah baru.
  • Kenapa aset altcoin turun lebih dalam dibanding Bitcoin?
    Sebagian besar altcoin belum mendapat akses pembelian institusi atau ETF, sehingga lebih rentan terhadap tekanan jual saat sentimen pasar melemah.
  • Kapan crypto winter diperkirakan berakhir?
    Bitwise menilai akhir crypto winter mulai mendekat, sementara CryptoQuant memperkirakan fase ini bisa berlangsung hingga kuartal ketiga 2026.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin#Berita Ethereum, #Berita Altcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Tokoh Kripto Dunia

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita,Bitcoin,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
SKYAI/IDR
SKYAI
5.804
67.75%
RAY/IDR
Raydium
11.498
32.05%
DEGEN/IDR
Degen
26
30%
PORTAL/IDR
Portal
350
28.21%
GWEI/IDR
ETHGas
2.437
27.93%
Nama Harga 24H Chg
VELOFIN/IDR
Velodrome
192
-19.33%
SNX/IDR
Synthetix
3.804
-19.27%
WLD/IDR
Worldcoin
7.520
-18.8%
ZRO/IDR
LayerZero
16.347
-17.81%
CBG/IDR
Chainbing
5
-16.67%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Bitcoin Masih Bisa Turun? Ini 4 Sinyal yang Mulai Bikin Investor Waspada
06/06/2026
Bitcoin Masih Bisa Turun? Ini 4 Sinyal yang Mulai Bikin Investor Waspada

Harga Bitcoin (BTC) masih menghadapi tekanan meski pasar saham Amerika

06/06/2026
Bitcoin Bisa ATH di 2027? Analis Temukan Pola yang Terus Berulang
06/06/2026
Bitcoin Bisa ATH di 2027? Analis Temukan Pola yang Terus Berulang

Adam Livingston, penulis buku dan komentator pasar Bitcoin (BTC), memperkirakan

06/06/2026
XRP Bisa Naik 12 Kali Lipat Jika Bitcoin Capai US$150.000 di Akhir 2026
06/06/2026
XRP Bisa Naik 12 Kali Lipat Jika Bitcoin Capai US$150.000 di Akhir 2026

XRP berpotensi melonjak hingga 12 kali lipat dari harga saat

06/06/2026