Harga XRP sempat anjlok tajam ke $1.3 kemarin Senin (9/2), menandai level terendah dalam 15 bulan terakhir.
Tekanan jual ini memicu kekhawatiran di pasar, terutama di kalangan pemegang jangka pendek yang terdorong melepas asetnya.
Meski begitu, XRP berhasil menghindari penurunan lebih dalam pada fase kritis tersebut. Di tengah kepanikan pasar, data on-chain justru menunjukkan adanya pergerakan besar dari investor bermodal kuat.
Aksi Whale Muncul di Tengah Tekanan Harga

Sumber: Santiment
Data on-chain menunjukkan dompet besar XRP mulai kembali melakukan akumulasi saat harga melemah.
Wallet dengan kepemilikan antara 100 juta hingga 1 miliar XRP tercatat membeli lebih dari 1,6 miliar XRP hanya dalam satu pekan.
Dengan harga saat ini, nilai pembelian tersebut setara lebih dari $2,2 miliar. Aksi ini berperan penting menahan tekanan jual dan membantu XRP memantul dari titik terendahnya.
Meski akumulasi whale sering dianggap sinyal positif, hal ini belum tentu langsung memicu reli harga.
Namun, pembelian besar biasanya membantu memperbaiki likuiditas dan mengurangi tekanan jual jangka pendek.
Baca juga: Ripple (XRP) Perluas Layanan Custody, Bank Kini Bisa Staking Kripto
Pemegang Jangka Panjang Masih Bersikap Hati-hati

Sumber: glassnode
Berbeda dengan whale, pemegang jangka panjang menunjukkan sinyal yang lebih berhati-hati. Indikator Liveliness XRP tercatat meningkat selama fase penurunan harga.
Kenaikan indikator ini menandakan bahwa token lama mulai berpindah tangan, sebuah sinyal bahwa sebagian pemegang jangka panjang memilih menjual.
Kondisi ini bisa menjadi penghambat pemulihan harga jika berlanjut, karena kelompok ini biasanya menjadi penyangga stabilitas pasar.
Dengan kata lain, akumulasi whale saat ini masih harus “berhadapan” dengan distribusi dari investor lama.
Tekanan Derivatif dan Level Kunci Harga XRP
Dikutip dari Be(in)crypto, dari sisi pasar derivatif, struktur masih condong ke arah bearish.
Data likuidasi menunjukkan posisi short sekitar $399 juta, jauh lebih besar dibanding posisi long sekitar $152 juta.
Ketimpangan ini menandakan banyak trader masih berspekulasi pada penurunan lanjutan. Jika XRP kembali mendekati area $1, risiko likuidasi beruntun bisa meningkat dan memperbesar volatilitas.

Sumber: TradingView
Saat ini, XRP diperdagangkan di angka support $1,42. Jika terjadi penurunan di bawah level ini berpotensi membawa harga kembali ke area $1,11.
Sebaliknya, jika tekanan jual mereda dan akumulasi whale berlanjut, XRP berpeluang menguji area $1,91 hingga mendekati $2.
Kesimpulan
Penurunan XRP ke level terendah 15 bulan terakhir memicu ketakutan pasar, tetapi juga membuka ruang bagi akumulasi besar dari whale.
Di satu sisi, aksi beli bernilai miliaran dolar membantu menahan harga. Di sisi lain, sikap hati-hati pemegang jangka panjang dan tekanan di pasar derivatif masih menjadi tantangan.
Dalam jangka pendek, pergerakan XRP sangat bergantung pada kemampuan harga bertahan di atas area support kunci.
Selama ketidakpastian ini masih berlangsung, volatilitas tetap menjadi ciri utama pergerakan XRP.
FAQ
- Kenapa harga XRP bisa anjlok ke level terendah 15 bulan?
Penurunan XRP dipicu kombinasi tekanan jual dari trader jangka pendek dan sentimen pasar derivatif yang masih condong ke arah bearish. Kondisi pasar kripto yang belum stabil ikut memperbesar tekanan tersebut. - Apa makna whale memborong miliaran XRP saat harga turun?
Aksi whale biasanya menandakan investor besar melihat harga sudah cukup menarik untuk akumulasi. Langkah ini membantu menyerap tekanan jual, meski belum tentu langsung memicu kenaikan harga. - Apakah akumulasi whale menjamin XRP akan rebound?
Tidak. Akumulasi whale bisa menahan penurunan, tetapi arah harga tetap dipengaruhi perilaku pemegang jangka panjang dan kondisi pasar secara keseluruhan. - Mengapa pergerakan pemegang jangka panjang perlu diperhatikan?
Karena jika pemegang lama mulai menjual, tekanan suplai bisa meningkat dan mengimbangi pembelian whale. Ini dapat membatasi pemulihan harga XRP. - Level harga XRP apa yang paling krusial saat ini?
Support penting berada di area $1,42 dan $1,11. Sementara itu, pemulihan baru terlihat kuat jika XRP mampu bergerak menuju $1,91–$2,00.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – XRP Price Crash To 15-Month Low Inspires $2.2 Billion Whale Buying, diakses pada 10 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Whale Terkini, #Berita XRP





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
