Miliarder sekaligus manajer hedge fund Bridgewater Associates, Ray Dalio, memperingatkan bahwa central bank digital currency atau CBDC kemungkinan besar akan segera diterapkan secara luas.
Menurutnya, sistem ini menawarkan efisiensi transaksi, tetapi berisiko menghapus privasi finansial dan memberi kontrol besar kepada pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan Dalio dalam wawancara di Tucker Carlson Show pada Selasa (10/1). Ia menegaskan bahwa mata uang digital bank sentral hampir pasti akan diimplementasikan, meski perdebatan publik soal dampaknya masih berlangsung.
CBDC Dinilai Hilangkan Privasi Finansial

Sumber Gambar: Youtube The Tucker Carlson Show
Dalio menyebut salah satu konsekuensi utama CBDC adalah hilangnya anonimitas transaksi. Berbeda dengan uang tunai, seluruh transaksi berbasis CBDC akan tercatat dalam sistem bank sentral.
Menurutnya, kondisi ini memang bisa membantu pemerintah menekan aktivitas ilegal. Namun, di sisi lain, seluruh arus dana masyarakat akan berada dalam pengawasan penuh otoritas.
“Tidak akan ada privasi, dan ini menjadi mekanisme kontrol yang sangat efektif bagi pemerintah,” tegas Dalio dikutip dari Cointelegraph.
Artinya, setiap pembayaran, transfer, hingga aktivitas keuangan harian berpotensi dapat dipantau secara real-time oleh negara.
Baca juga berita terkait: Ray Dalio: Simpan 15% Aset di Bitcoin & Emas, Hindari Dolar AS!
Uang Bisa Diprogram dan Dikendalikan
Dalio juga menyoroti aspek programmable money dalam CBDC. Karena bersifat digital dan terpusat, mata uang ini memungkinkan fitur yang tidak dimiliki uang konvensional.
Ia menilai pemerintah dapat:
- Menarik pajak langsung dari saldo pengguna
- Membekukan atau menyita dana
- Menerapkan kontrol devisa
- Membatasi penggunaan dana untuk tujuan tertentu
- Memutus akses individu yang dianggap bermasalah secara politik
Dalio bahkan menyebut kemungkinan seseorang bisa “dimatikan” aksesnya jika dianggap tidak sejalan secara politik. Kekhawatiran ini berkaitan dengan potensi penyalahgunaan sistem keuangan terpusat.
Tidak Menjadi Instrumen Penyimpan Nilai
Dalio juga meragukan daya tarik CBDC sebagai alat penyimpan nilai. Ia memperkirakan CBDC kemungkinan tidak akan memberikan bunga seperti instrumen keuangan lainnya.
Tanpa imbal hasil dan tetap terpapar depresiasi mata uang fiat, CBDC dinilai kurang ideal sebagai sarana lindung nilai jangka panjang.
Pandangan ini konsisten dengan sikap Dalio yang sebelumnya kerap menyoroti risiko utang Amerika Serikat dan pelemahan daya beli dolar.
Baca selanjutnya: Grayscale Sebut Bitcoin (BTC) Mirip Saham Tech, Bukan Safe Haven
Posisi Amerika Serikat dan Perkembangan Global
Meski Dalio menilai CBDC hampir pasti akan diterapkan, Amerika Serikat belum menunjukkan arah yang sama.
Presiden Donald Trump, tak lama setelah menjabat kembali pada Januari 2025, menandatangani perintah eksekutif yang melarang pendirian, penerbitan, dan penggunaan CBDC di AS.
Sementara itu, berdasarkan data Atlantic Council CBDC Tracker:
- 3 negara telah resmi meluncurkan CBDC: Nigeria, Jamaika, dan Bahama
- 49 negara sedang melakukan uji coba, termasuk China, Rusia, India, dan Brasil
- 20 negara dalam tahap pengembangan
- 36 negara masih dalam tahap riset
India bahkan dilaporkan mengusulkan integrasi CBDC antarnegara BRICS untuk mendukung pembayaran lintas batas dan sektor pariwisata.
Data tersebut menunjukkan bahwa adopsi mata uang digital bank sentral terus bergerak, meski implementasinya belum merata.
Kesimpulan
Ray Dalio tidak menolak keberadaan CBDC. Ia justru mengakui sistem tersebut kemungkinan besar akan diwujudkan. Namun, tanpa batasan yang kuat, mata uang digital bank sentral berpotensi menjadi alat kontrol yang sangat efektif.
Di tengah percepatan transformasi sistem pembayaran global, perdebatan mengenai privasi, kebebasan finansial, dan peran negara dalam mengelola uang akan semakin menguat.
CBDC bukan sekadar evolusi teknologi finansial, tetapi juga perubahan struktur relasi antara individu dan negara dalam mengelola aset dan transaksi.
FAQ
- Apa itu CBDC dan bagaimana cara kerjanya?
CBDC adalah mata uang digital yang diterbitkan dan dikendalikan langsung oleh bank sentral suatu negara. Transaksi dilakukan melalui sistem digital resmi, bukan melalui jaringan blockchain publik seperti Bitcoin. Seluruh aktivitas tercatat dalam sistem otoritas moneter. - Apa perbedaan CBDC dengan cryptocurrency seperti Bitcoin?
CBDC bersifat terpusat dan dikontrol pemerintah, sedangkan cryptocurrency seperti Bitcoin bersifat desentralisasi dan tidak dikendalikan satu otoritas. CBDC dirancang sebagai representasi digital mata uang fiat, bukan aset independen. - Apakah CBDC benar-benar bisa menghilangkan privasi?
Potensi tersebut muncul karena seluruh transaksi CBDC tercatat dalam sistem bank sentral. Tingkat privasi bergantung pada desain kebijakan masing-masing negara, termasuk apakah data transaksi bisa diakses secara luas atau dibatasi. - Negara mana saja yang sudah meluncurkan CBDC?
Menurut Atlantic Council, Nigeria, Jamaika, dan Bahama telah resmi meluncurkan CBDC. Puluhan negara lain masih dalam tahap uji coba atau pengembangan. - Mengapa CBDC dianggap bisa menjadi alat kontrol pemerintah?
Karena CBDC dapat diprogram dan diawasi secara langsung oleh bank sentral, pemerintah berpotensi mengenakan pajak otomatis, membatasi transaksi tertentu, atau membekukan saldo pengguna sesuai kebijakan yang berlaku. - Apakah Amerika Serikat sudah memiliki CBDC?
Belum. Pada Januari 2025, Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang melarang pembentukan dan penggunaan CBDC di Amerika Serikat.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita CBDC, #Berita Tokoh Kripto Dunia






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


