Bitcoin (BTC) berada di bawah tekanan setelah sejumlah indikator jangka panjang mengindikasikan potensi koreksi lanjutan hingga 15% atau lebih.
Pergerakan ini terjadi di tengah pengujian level support teknikal penting yang kembali menjadi perhatian pelaku pasar.
Melansir dari Coindesk, Bitcoin saat ini tengah menguji rata-rata pergerakan 200 minggu (200-week moving average atau 200WMA) di kisaran $62.400.
Level ini merupakan indikator tren jangka panjang yang kerap digunakan untuk menilai kekuatan siklus pasar, serta menjadi batas penting antara fase bullish dan bearish.
200WMA Jadi Titik Krusial Tekanan Bitcoin
Dalam analisis historis, 200WMA sering menjadi area pertahanan penting Bitcoin di berbagai siklus pasar.
Namun, jika level ini gagal dipertahankan, tekanan jual biasanya meningkat dan membuka ruang koreksi lebih dalam.
Saat ini, Bitcoin masih bertahan di sekitar area tersebut, tetapi tekanan pasar mulai meningkat seiring berkurangnya momentum kenaikan dalam jangka pendek. Jika terjadi breakdown, fokus pasar akan bergeser ke area support berikutnya.
Baca juga berita terkait: Bitcoin (BTC) Melemah Sepanjang Juni 2026, Deutsche Bank Ungkap Biangnya
Realized Price Jadi Sinyal Support Berikutnya
Indikator berikut yang menjadi sorotan adalah realized price, yang saat ini berada di kisaran $53.457.

Sumber Gambar: Glassnode
Realized price sendiri merupakan rata-rata harga akumulasi semua Bitcoin yang beredar di jaringan. Secara sederhana, angka ini mencerminkan “harga rata-rata beli” seluruh holder Bitcoin.
Secara historis, pada setiap siklus bear market besar, harga Bitcoin cenderung sempat turun di bawah realized price sebelum akhirnya membentuk titik bottom siklus. Pola ini pernah terjadi pada:
- Bear market 2011
- 2015
- 2018–2019
- Crash Maret 2020
- Siklus 2022
Artinya, level ini sering menjadi area psikologis penting yang menandai fase capitulation.
Area $50.000–$54.000 Jadi Zona Pertempuran

Sumber Gambar: Glassnode
Data on-chain menunjukkan bahwa area $50.000–$54.000 berpotensi menjadi zona kunci berikutnya jika tekanan jual berlanjut.
Beberapa kelompok besar investor memiliki cost basis di area ini:
- Whale 10.000–100.000 BTC: sekitar $54.300
- Whale besar >100.000 BTC: sekitar $49.000
Sementara itu, investor ritel dengan kepemilikan kecil masih relatif berada di zona profit, dengan realized price di bawah $48.000.
Kondisi ini menciptakan potensi pertempuran antara tekanan jual dan upaya mempertahankan harga di area tersebut.
Baca berita lainnya: Resmi! Rapat CLARITY Act Digelar DPR AS di Juli 2026, Kapan Tanggalnya?
Koreksi 15% Jadi Skenario yang Diawasi Pasar
Jika tekanan berlanjut dan Bitcoin gagal bertahan di 200WMA, skenario koreksi ke area realized price membuka peluang penurunan sekitar 15% dari level saat ini.
Dalam konteks pasar kripto, pergerakan seperti ini sering dikaitkan dengan fase akhir koreksi siklus, di mana volatilitas meningkat dan sentimen investor cenderung melemah sebelum pembentukan bottom baru.
Namun demikian, hingga saat ini Bitcoin masih belum secara konsisten menembus realized price, sehingga sebagian analis menilai siklus belum memasuki fase capitulation penuh.
Kesimpulan
Bitcoin saat ini berada di titik penting antara pertahanan tren jangka panjang dan potensi koreksi lanjutan. Indikator 200WMA dan realized price menjadi dua level kunci yang akan menentukan arah pergerakan berikutnya.
Jika tekanan jual meningkat dan kedua level tersebut ditembus, koreksi menuju area $50.000–$54.000 menjadi skenario yang semakin diperhatikan pasar sebagai potensi zona bottom siklus berikutnya.
FAQ
- Apa itu 200-week moving average (200WMA) Bitcoin?
200WMA adalah rata-rata harga Bitcoin selama 200 minggu yang digunakan untuk melihat tren jangka panjang dan level support utama dalam siklus pasar. - Apa yang dimaksud realized price Bitcoin?
Realized price adalah rata-rata harga beli seluruh Bitcoin yang beredar di jaringan berdasarkan data on-chain. - Kenapa realized price penting saat bear market?
Karena secara historis, Bitcoin sering menyentuh atau turun di bawah realized price sebelum membentuk titik bottom siklus pasar. - Apakah koreksi 15% Bitcoin sudah pasti terjadi?
Belum pasti. Ini masih skenario berdasarkan indikator teknikal dan on-chain jika level support utama gagal bertahan. - Area harga berapa yang dianggap krusial saat ini?
Area $50.000–$54.000 dianggap zona penting karena menjadi pertemuan cost basis whale dan level realized price. - Apakah ini tanda Bitcoin akan masuk bear market?
Belum tentu. Indikator ini lebih menunjukkan potensi tekanan lanjutan, bukan konfirmasi bear market baru.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


