Crypto Weekly Recap
Pekan ini pasar kripto bergerak dalam dua arah yang kontras. Bitcoin (BTC) melemah setelah risalah The Fed bernada hawkish, sementara sejumlah altcoin justru mendapat sorotan lewat arus dana ETF dan proyeksi harga yang agresif.
Kondisi ini membuat pasar tidak sepenuhnya bearish, melainkan selektif. Berikut lima berita yang paling membentuk arah pergerakan kripto sepanjang sepekan ini.
1. KIMI AI Ramal XRP, DOGE, dan SOL Cetak ATH Baru
Model kecerdasan buatan KIMI AI memproyeksikan XRP ke US$8, Dogecoin ke US$1, dan Solana ke US$400 pada akhir 2026. Angka tersebut langsung menarik perhatian karena mengarah pada potensi all-time high baru.
XRP saat ini berada di kisaran US$1,38, sementara SOL masih diperdagangkan di bawah US$100 setelah koreksi panjang. Proyeksi ini didasarkan pada kombinasi indikator teknikal, perkembangan regulasi, dan pertumbuhan ekosistem.
Meski bukan jaminan arah harga, prediksi berbasis AI ini ikut memanaskan ekspektasi altcoin di tengah tekanan terhadap Bitcoin.
2. ETF BTC dan ETH Outflow, SOL dan XRP Justru Inflow
Data mingguan menunjukkan perubahan arus dana yang cukup mencolok. ETF spot Bitcoin mencatat outflow US$359,91 juta, sementara ETF Ethereum kehilangan US$161,15 juta.
Sebaliknya, ETF Solana inflow US$13,17 juta dan ETF XRP inflow US$7,65 juta dalam periode yang sama.
Pergerakan ini mengindikasikan rotasi dana, bukan eksodus total dari kripto. Investor tampak melakukan penyesuaian alokasi dengan memberi porsi lebih pada altcoin tertentu.
3. CEO Ripple: Clarity Act Bisa Jadi Pemicu Bull Run
CEO Ripple Brad Garlinghouse menyebut ada peluang 80% bahwa RUU Clarity Act akan disahkan sebelum akhir April 2026.
Regulasi ini bertujuan memberi kejelasan hukum terhadap aset digital dan batas kewenangan regulator seperti SEC. Jika benar-benar lolos, kepastian hukum dinilai dapat menurunkan hambatan bagi investor institusi.
Di tengah pasar yang sensitif terhadap kebijakan, isu regulasi kembali menjadi faktor penting dalam pembentukan sentimen.
4. Bitcoin Rontok ke US$66.000 Usai Sinyal Hawkish The Fed
Risalah rapat Januari The Fed menunjukkan belum ada urgensi pemangkasan suku bunga dan membuka kemungkinan penyesuaian lebih ketat jika inflasi bertahan.
Setelah notulen dirilis, Bitcoin melemah dari sekitar US$68.300 ke US$66.000, turun sekitar 1,6% dalam 24 jam.
Ketika ekspektasi suku bunga turun mundur, aset berisiko seperti kripto biasanya mengalami tekanan tambahan. Sentimen risk-off global ikut mempercepat pelemahan.
5. Data Arkham: Siapa Pemilik Bitcoin Terbanyak di 2026?
Platform analitik blockchain Arkham merilis daftar terbaru pemilik Bitcoin terbesar. Satoshi Nakamoto masih diperkirakan memegang sekitar 1,096 juta BTC berdasarkan pola penambangan awal.
Di sisi lain, cold wallet milik exchange besar seperti Binance serta institusi keuangan global dan pemerintah juga menguasai ratusan ribu BTC.
Struktur kepemilikan ini menunjukkan pergeseran supply ke entitas besar, yang dapat memengaruhi likuiditas jika terjadi perpindahan dana dalam skala signifikan.
Kesimpulan
Pekan ini menegaskan satu hal: pasar kripto sedang berada dalam fase selektif. Bitcoin tertekan oleh sentimen makro dan arah suku bunga, tetapi sebagian altcoin justru mendapat perhatian melalui arus dana ETF dan narasi regulasi.
Rotasi modal ini menunjukkan bahwa minat terhadap aset digital belum sepenuhnya surut. Pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh konsistensi arus dana ETF dan perkembangan kebijakan di Amerika Serikat.
FAQ
- Kenapa Bitcoin rontok pekan ini?
Karena risalah The Fed bernada hawkish dan mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. - Apa arti outflow ETF Bitcoin dan Ethereum?
Outflow berarti investor menarik dana dari produk ETF tersebut, yang dapat memengaruhi likuiditas dan sentimen pasar. - Mengapa SOL dan XRP justru inflow?
Hal ini mengarah pada rotasi dana ke altcoin tertentu, bukan keluarnya modal sepenuhnya dari kripto. - Apakah Clarity Act bisa memicu bull run?
Jika memberi kepastian hukum dan mendorong partisipasi institusi, sentimen pasar bisa membaik. - Apakah struktur kepemilikan BTC memengaruhi harga?
Perpindahan dana besar dari entitas yang memegang banyak BTC dapat memengaruhi likuiditas dan volatilitas.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Solana, #Berita Meme Coin, #Berita Dogecoin, #ETF Bitcoin, #Crypto ETF, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
