Amerika Serikat dan Iran menyepakati untuk melanjutkan negosiasi nuklir pekan depan di Wina, setelah pertemuan enam jam di Jenewa disebut menghasilkan “kemajuan signifikan”. Meski belum ada kesepakatan final, kedua pihak menyatakan pembicaraan berjalan serius.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut sesi ini sebagai salah satu yang terbaik, namun perbedaan masih ada.
Di sisi lain, Presiden Donald Trump tetap menegaskan tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.
Situasi ini menempatkan pasar global, termasuk Bitcoin dan aset kripto lain, dalam posisi siaga. Ketegangan geopolitik biasanya memicu volatilitas karena investor cenderung mengurangi risiko saat ketidakpastian meningkat.
Apa yang Dipertaruhkan dalam Negosiasi Ini?
Dilansir dari The New York Times, Iran dikabarkan menawarkan penghentian sementara aktivitas nuklir selama tiga hingga lima tahun, sambil tetap mempertahankan tingkat pengayaan rendah sekitar 1,5% untuk riset medis.
Iran juga bersedia membuka akses penuh kepada pengawas Badan Energi Atom PBB.
Sebagai imbalannya, Iran mengharapkan pelonggaran sanksi ekonomi dan jaminan tidak ada serangan militer. AS sendiri telah meningkatkan kehadiran militer di kawasan Timur Tengah, yang disebut sebagai pengerahan terbesar sejak 2003.
Jika pembicaraan gagal, opsi militer tetap terbuka. Iran menyatakan akan membalas setiap serangan dengan menargetkan pangkalan AS di kawasan tersebut.
Baca juga: Jumlah Wallet Besar Bitcoin (BTC) Tembus Rekor, Sinyal Bullish?
Dampaknya ke Bitcoin dan Pasar Kripto

Harga top 5 kripto hari ini (27/02) | Sumber: TradingView
Ketegangan geopolitik sering berdampak pada aset berisiko, termasuk kripto. Dalam kondisi risiko meningkat, investor institusional biasanya mengurangi eksposur terhadap aset volatil.
Namun, Bitcoin juga kerap diposisikan sebagian pelaku pasar sebagai lindung nilai terhadap ketidakstabilan global. Respons harga biasanya bergantung pada apakah konflik meningkat atau justru mereda.
Saat ini belum ada data lonjakan ekstrem di pasar kripto yang dikaitkan langsung dengan negosiasi ini. Tetapi, volatilitas dapat meningkat mendekati jadwal pertemuan teknis di Wina.
Mengapa Pasar Masih Waspada?
Waktu menjadi faktor krusial. Analis konflik internasional menyebut kedua pihak belum mencapai titik akhir, sementara tekanan politik di dalam negeri masing-masing negara tetap tinggi.
Kegagalan negosiasi dapat memperbesar risiko konflik regional, yang berpotensi mempengaruhi harga minyak, pasar saham, dan likuiditas global. Efek berantai seperti itu bisa berdampak pada sentimen kripto.
Kesimpulan
Negosiasi AS – Iran memasuki fase penting dengan pembicaraan lanjutan di Wina. Selama ketidakpastian geopolitik belum mereda, Bitcoin dan pasar kripto tetap berada dalam zona waspada, menunggu arah yang lebih jelas dari meja diplomasi.
FAQ
1. Kenapa negosiasi AS – Iran bisa mempengaruhi Bitcoin?
Karena konflik geopolitik meningkatkan ketidakpastian global, yang biasanya memicu volatilitas di aset berisiko termasuk kripto.
2. Apakah Bitcoin selalu naik saat ada konflik?
Tidak selalu. Respons harga bergantung pada sentimen pasar dan kondisi likuiditas global.
3. Apa itu pengayaan uranium 1,5%?
Itu adalah tingkat pengayaan rendah yang biasanya digunakan untuk tujuan medis atau energi sipil, bukan untuk senjata.
4. Kenapa AS meningkatkan kehadiran militer?
Sebagai langkah tekanan diplomatik sekaligus kesiapan jika negosiasi gagal.
5. Kapan dampak terbesar ke pasar bisa terjadi?
Biasanya menjelang atau setelah pengumuman resmi hasil negosiasi, saat ketidakpastian berubah menjadi kepastian.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
The New York Times – A Deal or War? Talks Will Continue Between U.S. and Iran Next Week, diakses pada 27 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Donald Trump





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
