Total value locked (TVL) di protokol lending Aave (AAVE) anjlok hampir $8 miliar hanya dalam hitungan hari, menyusul efek domino dari peretasan Kelp DAO senilai sekitar $293 juta.
Penurunan ini terjadi di tengah aksi penarikan dana besar-besaran oleh investor yang khawatir terhadap risiko likuiditas di platform tersebut.
Data DeFiLlama menunjukkan TVL Aave turun dari sekitar $26,4 miliar menjadi $18,6 miliar pada akhir pekan, sekaligus membuatnya kehilangan posisi sebagai protokol DeFi terbesar.

Sumber Gambar: DefiLlama
Hack Kelp DAO Picu Efek Domino ke Aave
Peristiwa ini bermula dari eksploitasi terhadap Kelp DAO, di mana peretas berhasil mencuri sekitar 116.500 token restaked ETH (rsETH).
Aset hasil curian tersebut kemudian digunakan sebagai jaminan di Aave v3 untuk meminjam wrapped Ether (wETH).
Due to the KelpDAO exploiter borrowing over 82,600 $ETH ($195M) from #Aave using $RSETH as collateral, bad debt has appeared on #Aave.
Many whales have withdrawn funds from #Aave, causing its TVL to drop from $26.396B to $20.114B — a decline of $6.28B.
Major withdrawals… pic.twitter.com/rhN28AMul9
— Lookonchain (@lookonchain) April 19, 2026
Langkah ini menciptakan tekanan besar di sistem Aave. Menurut data dari platform analitik kripto Lookonchain, aktivitas tersebut memicu sekitar $195 juta “bad debt” atau utang bermasalah di dalam protokol.
Situasi ini menunjukkan bagaimana satu insiden keamanan di satu proyek dapat menyebar cepat ke ekosistem DeFi yang saling terhubung.
Baca berita lainnya: Skandal Kripto $320 Juta Terbongkar, 2 Penyanyi Top Brasil Ditangkap
Penarikan Dana Besar-Besaran Tekan TVL
Kekhawatiran investor terhadap potensi risiko membuat banyak pihak menarik dana mereka dari Aave dalam waktu singkat. Beberapa pemain besar bahkan tercatat melakukan penarikan dalam jumlah signifikan.
Bursa kripto MEXC dilaporkan menarik sekitar $431 juta, sementara Abraxas Capital menarik sekitar $392 juta dari platform tersebut.
Gelombang penarikan ini menjadi faktor utama yang mempercepat penurunan TVL Aave hingga miliaran dolar dalam waktu singkat.
Likuiditas Ketat, Stablecoin Sulit Ditarik
Tekanan likuiditas kini menjadi perhatian utama. Pool stablecoin utama di Aave, termasuk USDT dan USDC, tercatat mencapai tingkat utilisasi 100%.
Artinya, sebagian besar dana telah dipinjam dan tidak tersedia untuk ditarik oleh pengguna lain.
Dalam salah satu kasus, dari total pool USDT sebesar $2,87 miliar, hanya sekitar $2.540 yang tersedia untuk ditarik pada saat laporan dibuat. Kondisi ini mencerminkan ketatnya likuiditas di dalam protokol.
Harga AAVE Ikut Tertekan

Sumber Gambar: CoinMarketCap
Dampak dari insiden ini juga terlihat pada harga token AAVE. Dalam waktu sekitar 24 jam, harga AAVE turun 20%, dari kisaran $112 menjadi sekitar $89,5.
Penurunan ini memperkuat sentimen negatif pasar terhadap risiko yang muncul dari insiden tersebut.
Aave Ambil Langkah Mitigasi Risiko
Sebagai respons cepat, Aave membekukan beberapa market yang terkait dengan rsETH di versi v3 dan v4 untuk mencegah aktivitas peminjaman mencurigakan lebih lanjut.
Selain itu, cadangan wETH juga dibekukan di beberapa jaringan, termasuk Ethereum, Arbitrum, Base, Mantle, dan Linea.
Aave menyatakan bahwa rsETH di jaringan utama Ethereum tetap memiliki backing aset yang memadai, meskipun tekanan tetap terjadi di sisi likuiditas.
Baca juga berita terkait: Musisi Ini Kehilangan Dana Pensiun 6 Bitcoin Gara-Gara Ledger Palsu
Risiko Sistemik DeFi Kembali Disorot
Insiden ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana risiko di sektor DeFi tidak hanya terbatas pada satu platform, tetapi bisa menyebar ke protokol lain melalui mekanisme seperti collateral dan lending.
Beberapa platform yang terhubung dengan rsETH atau bridge LayerZero, seperti Curve Finance, Ethena, dan Wrapped Bitcoin (WBTC), juga mengambil langkah dengan menghentikan sementara penggunaan bridge hingga situasi lebih jelas.
Hal ini menunjukkan bahwa keamanan dan manajemen risiko tetap menjadi faktor krusial dalam ekosistem DeFi yang semakin kompleks.
Kesimpulan
Kasus Kelp DAO dan dampaknya terhadap Aave memperlihatkan bahwa kepercayaan pasar bisa berubah sangat cepat ketika terjadi insiden keamanan besar.
Dalam sistem yang saling terhubung seperti DeFi, satu celah bisa memicu tekanan luas, mulai dari likuiditas hingga harga aset.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa meskipun teknologi DeFi terus berkembang, risiko sistemik masih menjadi tantangan yang harus diantisipasi oleh pelaku pasar maupun pengembang protokol.
FAQ
- Apa itu TVL dalam DeFi dan kenapa penting?
TVL (Total Value Locked) adalah total nilai aset yang dikunci dalam suatu protokol DeFi. Angka ini mencerminkan tingkat kepercayaan dan likuiditas di dalam platform tersebut. - Apa yang dimaksud dengan bad debt di Aave?
Bad debt adalah kondisi ketika pinjaman tidak lagi memiliki jaminan yang cukup untuk menutup nilainya. Dalam kasus ini, collateral dari hasil hack membuat utang tidak bisa dilikuidasi secara normal. - Kenapa hack di Kelp DAO bisa berdampak ke Aave?
Karena ekosistem DeFi saling terhubung. Aset dari Kelp DAO digunakan sebagai jaminan di Aave, sehingga ketika aset tersebut bermasalah, dampaknya ikut dirasakan oleh Aave. - Apa arti utilisasi 100% di pool stablecoin Aave?
Utilisasi 100% berarti semua dana di pool telah dipinjam. Akibatnya, pengguna lain tidak bisa menarik dana mereka sampai ada likuiditas baru atau pinjaman dilunasi. - Apakah dana pengguna di Aave masih aman?
Aave masih memiliki mekanisme seperti overcollateralization dan likuidasi otomatis. Namun, kondisi likuiditas yang ketat bisa membatasi akses penarikan dalam jangka pendek.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Cointelegraph – Aave’s TVL tanks $8B a day after $293M Kelp DAO hack, diakses pada 20 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Blockchain, #Berita Scam Crypto






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


