Pendiri SkyBridge Capital, Anthony Scaramucci, kembali menegaskan pandangan bullish terhadap Bitcoin (BTC) dan emas.
Menurutnya, kedua aset tersebut dapat menjadi bagian dari solusi ketika inflasi terus menggerus daya beli masyarakat akibat meningkatnya utang pemerintah Amerika Serikat.
Pernyataan itu disampaikan Scaramucci melalui akun X saat membahas dampak jangka panjang dari defisit anggaran AS yang terus membesar.
Ia menilai inflasi menjadi konsekuensi yang sulit dihindari apabila pemerintah terus membiayai pengeluaran melalui utang.
Defisit AS Dinilai Berpotensi Memicu Inflasi
Imagine an American president in 2036 or 2040 sitting in front of a $55 trillion deficit.
The money isn’t worth anything anymore because deficit spending is unfunded tax liability and the only way we’ve been willing to pay for it is through the most pernicious, most regressive… pic.twitter.com/CbzkBGL75a
— Anthony Scaramucci (@Scaramucci) July 21, 2026
Dalam unggahannya, Scaramucci mengajak publik membayangkan seorang presiden AS pada 2036 atau 2040 yang harus menghadapi defisit hingga $55 triliun, naik dari sekitar $39 triliun saat ini.
Menurutnya, pembengkakan utang tersebut pada akhirnya dibayar melalui inflasi, bukan sekadar kenaikan pajak secara langsung. Kondisi ini membuat nilai uang terus melemah sehingga daya beli masyarakat ikut menurun.
Sebagai ilustrasi, Scaramucci menyebut uang senilai $1.000 di masa depan bisa saja hanya memiliki daya beli setara $750. Dengan kata lain, masyarakat terlihat memiliki jumlah uang yang sama, tetapi nilai riil yang dapat digunakan untuk membeli barang dan jasa terus berkurang.
Ia menjelaskan bahwa mekanisme tersebut menjadi salah satu cara pemerintah “memonetisasi utang”, yaitu mengurangi beban utang melalui penurunan nilai mata uang akibat inflasi.
Baca juga: Whale Beli 200 Juta DOGE Saat Elon Musk Kembali Singgung Dogecoin, Ada Apa?
Bitcoin dan Emas Dinilai Punya Peran Penting
Melihat kondisi tersebut, Scaramucci mengatakan dirinya tetap memilih Bitcoin dan emas sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.
Menurutnya, ketika sistem moneter terus berkembang dan mengalami perubahan, kedua aset tersebut dapat menjadi bagian dari solusi untuk menjaga nilai kekayaan.
“That’s why I’m long gold. That’s why I’m long Bitcoin,” tulis Scaramucci di X.
Pandangan ini juga sejalan dengan sikap bullish yang selama ini ia tunjukkan terhadap Bitcoin.
Sebelumnya, Scaramucci pernah menyatakan bahwa Bitcoin berpotensi mencapai setengah dari kapitalisasi pasar emas dalam jangka panjang apabila adopsinya terus meningkat.
Kesimpulan
Anthony Scaramucci menilai ancaman terbesar bukan hanya besarnya utang pemerintah AS, melainkan penurunan daya beli akibat inflasi yang muncul sebagai konsekuensinya.
Dalam kondisi tersebut, ia memandang Bitcoin dan emas sebagai aset yang dapat membantu menjaga nilai kekayaan ketika sistem moneter terus mengalami perubahan.
FAQ
- Mengapa Anthony Scaramucci memilih Bitcoin dan emas?
Scaramucci menilai Bitcoin dan emas dapat membantu menjaga nilai kekayaan ketika inflasi meningkat dan daya beli mata uang terus menurun. - Apa yang dimaksud inflasi menggerus kekayaan?
Inflasi membuat harga barang dan jasa naik sehingga uang yang dimiliki memiliki daya beli lebih rendah dibanding sebelumnya. - Mengapa defisit pemerintah dapat memicu inflasi?
Menurut Scaramucci, defisit yang terus membesar berpotensi meningkatkan inflasi, sehingga nilai mata uang dan daya beli masyarakat ikut menurun. - Apakah Bitcoin dianggap sebagai lindung nilai inflasi?
Sebagian investor memandang Bitcoin sebagai aset lindung nilai karena pasokannya terbatas, meski pergerakan harganya tetap dipengaruhi kondisi pasar. - Mengapa Bitcoin dan emas sering dipilih saat ketidakpastian ekonomi?
Kedua aset tersebut kerap dipilih investor sebagai alternatif untuk membantu menjaga nilai kekayaan di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Benziga – Anthony Scaramucci Explains Why He’s Long Bitcoin and Gold: ‘Imagine an American President…Sitting in Front of a $55 Trillion Deficit‘, diakses pada 23 Juli 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.30%
Solana 4.19%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
