Arthur Hayes kembali menjadi sorotan pasar kripto setelah mengumumkan telah menjual seluruh kepemilikan dua altcoin berupa Hyperliquid (HYPE) dan Near Protocol (NEAR) minggu lalu.
Tak selang seminggu, mantan CEO BitMEX itu kembali tercatat membeli kembali token HYPE saat harganya terkoreksi tajam.
Namun tidak lama setelah informasi tersebut viral, Hayes langsung membantah tuduhan bahwa dirinya kembali membeli HYPE.
Data On-Chain Picu Spekulasi Baru

Sumber: x.com/@lookonchain
Data Arkham yang dibagikan Lookonchain menunjukkan sebuah dompet yang dikaitkan dengan Arthur Hayes kembali membeli 33.978 HYPE senilai sekitar $2,09 juta.
Temuan ini menarik perhatian pasar karena hanya beberapa hari sebelumnya Hayes diketahui telah menjual seluruh kepemilikan HYPE dan NEAR miliknya.
Sebelumnya, Hayes dikabarkan melakukan penjualan sekitar 247.334 HYPE senilai $18,02 juta saat harga token tersebut berada di atas $72.
Baca juga: Top Altcoin yang Layak Dipantau Saat Pasar Kripto Kembali Bergairah
Hayes Langsung Membantah
Spekulasi bahwa Hayes kembali masuk ke HYPE tidak berlangsung lama.
Melalui akun X, Hayes secara langsung membantah narasi tersebut dengan menuliskan:
“I didn’t buy,” tulisnya di X.
Pernyataan singkat itu memunculkan pertanyaan baru mengenai status dompet yang sebelumnya dikaitkan dengannya.
Hingga saat ini belum ada penjelasan lebih lanjut apakah dompet tersebut memang masih berada di bawah kendali Hayes, digunakan pihak lain, atau hanya memiliki hubungan historis dengan dirinya.
Pasar Kini Fokus pada Validitas Data Dompet
Kasus ini menunjukkan bahwa analisis on-chain tidak selalu dapat langsung diartikan sebagai keputusan investasi seseorang.
Meski aktivitas sebuah dompet dapat dilacak secara publik, kepemilikan atau kendali atas dompet tersebut tidak selalu bisa dipastikan tanpa konfirmasi langsung dari pemiliknya.
Akibatnya, fokus pasar kini bukan lagi pada apakah Hayes membeli HYPE, melainkan apakah dompet yang digunakan dalam transaksi tersebut benar-benar mewakili aktivitas investasinya saat ini.
Kesimpulan
Data on-chain sempat memicu spekulasi bahwa Arthur Hayes kembali mengakumulasi HYPE setelah menjual seluruh posisinya beberapa hari sebelumnya.
Namun narasi tersebut berubah setelah Hayes secara langsung membantah telah melakukan pembelian.
Untuk saat ini, yang dapat dipastikan hanyalah adanya transaksi HYPE dari dompet yang dikaitkan dengan Hayes.
FAQ
1. Apakah Arthur Hayes benar-benar membeli HYPE lagi?
Belum bisa dipastikan. Data on-chain menunjukkan adanya transaksi dari dompet yang dikaitkan dengannya, tetapi Arthur Hayes secara langsung membantah.
2. Mengapa data on-chain dan pernyataan Arthur Hayes bisa berbeda?
Data on-chain hanya menunjukkan aktivitas sebuah dompet. Namun, data tersebut tidak selalu dapat memastikan siapa yang mengendalikan dompet tersebut pada saat transaksi terjadi.
3. Apa itu data on-chain dalam kripto?
Data on-chain adalah informasi transaksi yang tercatat secara publik di blockchain. Data ini sering digunakan untuk memantau aktivitas whale kripto, perpindahan aset, dan sentimen pasar.
4. Apakah transaksi whale selalu menjadi sinyal bullish?
Tidak. Transaksi whale dapat menunjukkan berbagai tujuan, seperti transfer internal, manajemen aset, penyimpanan dana, atau aktivitas perdagangan.
5. Mengapa pergerakan Arthur Hayes sering diperhatikan pasar?
Arthur Hayes dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di industri kripto yang sering membagikan pandangan makro mengenai Bitcoin, altcoin, likuiditas global, dan kondisi ekonomi yang dapat memengaruhi pasar aset digital.
6. Apa yang dimaksud dengan dompet yang “dikaitkan” dengan seseorang?
Istilah tersebut biasanya digunakan oleh platform analitik blockchain ketika sebuah alamat wallet memiliki hubungan historis atau pola transaksi yang mengarah pada individu tertentu.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Arthur Hayes, #Berita Whale Terkini, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
